
Pameran lukisan sudah berakhir. Meskipun Elvis di pameran lukisan kali ini mendapatkan banyak untung karena hampir semua lukisannya terjual namun masih ada rasa kurang puas di hatinya.
Entah kenapa ia masih merasa rumput tetangga lebih hijau dari miliknya. Dan menurutnya Mark lebih unggul daripada dirinya.
“Aku akan membuat lukisan sebanyak mungkin yang ku bisa agar bisa menyaingi Mark.” gumam Elvis yang merasa tak pernah puas dan pria itu melukis di rumahnya dengan tubuh yang penuh cat.
Sedangkan Mark di rumahnya tetap terlihat tenang dan santai mengerjakan pesanan lukisan saja. Ia juga belum mendapatkan informasi dari polisi terkait siapa pelaku pembakaran galeri lukisnya namun pikirannya sudah stabil seperti sebelumnya.
Kita beralih pada Fiona yang berada di Stark Model. Di sana terlihat ramai kali ini karena ada acara peluncuran baju desain terbaru yang di kunjungi banyak sekali pengunjung. Namun yang dipamerkan kali ini bukan model asli namun modal peraga.
“Aku ingin membeli edisi baju yang dikenakan oleh Fiona kali ini.” ucap seorang pengunjung langsung menghampiri manekin Fiona.
Untuk edisi kali ini, Stark Model tidak membuat limited edition tapi membuat banyak untuk setiap edisi baju yang dikenakan model peraga kali ini.
__ADS_1
“Aku juga suka dengan yang dikenakan Fiona, lebih menarik dari yang lainnya.” ujar seorang pengunjung wanita lainnya yang juga memesan baju yang sedang diperagakannya.
Selain Fiona yang terkenal, di sana ada lagi satu manekin yang terkenal seperti dirinya yang di beri nama Scarlet.
Winnie merupakan milik seseorang, tempatnya seorang wanita bernama Scarlet. Seorang wanita pekerja kantoran yang suka mengoleksi patung lilin.
“Aku senang banyak yang suka denga model baju yang dikenakan Winnie. Itu artinya akan menambah pemasukan ku.” gumam wanita itu yang kali ini sedang tak masuk kerja dan menunggu manekinnya.
Saat itu memang banyak pengunjung yang memesan model baju yang diperagakan oleh Winnie.
Karena penasaran dia pun berbaur dengan pengunjung lain menghampiri Fiona.
“Ya, dia lumayan juga.” Scarlet mengamati Fiona. “Tapi masih lebih baik Scarlet menurutku.” tak mau mengakui ada yang lebih unggul daripada menaikin miliknya.
__ADS_1
Ia kembali menoleh ke arah Winnie membandingkan dengan jumlah pengunjung yang berada di sekirar Fiona.
“Apa aku tidak salah, bagaimana bisa manekin ini lebih banyak fansnya daripada Winnie ?” batinnya dari menghitung jumlah pengunjung yang ada di sekitar Winnie yang ternyata lebih sedikit jika dibandingkan dengan pengunjung di sekitar Fiona.
Ia pun menajamkan telinga dan mendengar percakapan para pengunjung yang ada di sekitar Fiona.
“Jadi manekin ini namanya Fiona.” batinnya akhirnya mengetahui nama manekin tersebut dari pembicaraan para pengunjung yang ada di sana.
Semakin lama jumlah pengunjung yang datang semakin banyak saja termasuk jumlah pengunjung yang memesan pakaian yang di peragakan oleh Fiona kali ini.
“Kenapa mereka tidak memesan desain pakaian yang dikenakan oleh Winnie ?” gumamnya melihat beberapa pengunjung pergi dari sisi Winnie dan lebih memilih Fiona. “Hey kalian desain yang dikenakan Winnie juga sangat bagus.”
Tak satupun pengunjung yang merespon Scarlet karena memang tak mengenal wanita itu, juga karena
__ADS_1
“Fiona jika kau terus mengambil pengunjung Winnie, maka aku akan memberikan pelajaran padamu.” wanita itu tersenyum menyeringai dari kejauhan dengan segala pemikirannya.