My Magnificent Doll

My Magnificent Doll
Eps. 68 Lukisan Yang Hilang


__ADS_3

Elvis masih tak percaya menatap agama CCTV yang dilihatnya saat ini.


“Pa-patung lilin itu hidup ?!” pekiknya dengan tangan gemetar dan mengira itu hantu dan seluruh tubuhnya merinding.


“Haah... aku rasa Mark benar-benar gila. Terlebih patung lilin setan ini yang telah menyihir Mark menjadi tergila-gila padanya.” gumam pria itu lagi saat melihat adegan Mark mencium bibir Fiona dengan mesra.


Cih


Elvis sampai muak melihatnya apalagi jika membayangkan dirinya yang mencium patung lilin itu, mungkin saja ia akan muntah di tempat.


“Baiklah, ini tak penting sekarang. Aku harus segera pergi dari sini sebelum ada yang melihatku.”


Elvis pergi dari sana dengan cepat. Tak lupa ia membawa lukisan Fiona yang barusan diambilnya.


“Untung saja di luar sini masih sepi.” gumam Elvis ketika berada di luar rumah Mark.


Ia melihat tetangga sekitar Mark rumahnya masih tutup semua dan itu sangat menguntungkan baginya.


Broom


Elvis segera mengendarai mobilnya menuju ke luar kota, ke rumah yang disewanya.


Sore hari kemudian, Mark pulang bersama Fiona seperti biasanya.

__ADS_1


“Bagaimana pameran lukisan kali ini ?” ucap Fiona setelah sampai di dalam rumah.


“Semuanya lancar seperti biasanya.” jawab Mark lalu mengajak Fiona untuk duduk di sampingnya.


Mereka berdua ada dokter sama sejenak sebelum membersihkan diri dan tak peka sama sekali jika sebelumnya ada yang masuk ke rumah mereka, karena semuanya masih tertata rapi seperti sebelumnya.


Beberapa menit kemudian Fiona masuk ke kamar mandi itu lebih dulu untuk membersihkan dirinya.


“Kenapa pintu belakang ini terbuka ?” ia berhenti saat melihat pintu belakang sedikit terbuka. “Apa dia lupa mengunci nya ?” Fiona lalu mengunci pintu itu tanpa memeriksa keadaan sekitar dan setelahnya masuk ke kamar mandi.


Hari itu Mark merasa lelah dan tidak melukis.


“Kenapa berdiri saja dan tidak masuk ?” ucap Fiona dua jam kemudian saat melihat kekasihnya itu berdiri di depan pintu galeri lukisnya.


“Acara pameran lukisan hari ini cukup melelahkan.” balas Mark menutup kembali pintu ruang kerja yang barusan ia buka. “Aku lebih suka menghabiskan waktuku bersamamu.”


“Mark, apa yang kau lakukan ?” ucap Fiona saat pria itu beralih mencium leher Fiona.


Mark gambar respon kemudian menggendong Fiona dan membawanya masuk ke tempat tidur dan mengunci pintu kamarnya rapat-rapat.


“Aaah....” beberapa saat setelahnya terdengar desah-an yang saling bersahutan menyambung dari Fiona dan Mark.


Di rumah Elvis, pria itu duduk mantap lukisan yang diambilnya dari rumah Mark.

__ADS_1


Pria itu sudah mengambil foto lukisan tersebut dan kini ia terlihat sibuk sendiri.


“Aku akan mempostingnya sekarang.” langsung saja Elvis memposting lukisan Mark dan mengaku itu adalah hasil karyanya. “Kita tunggu hasilnya nanti.”


Satu minggu berlalu.


Meskipun setiap hari hari Mark melukis namun baru kali ini dia berniat untuk memasang lukisan Fiona.


“Sebaiknya aku pasang di kamar saja lukisan itu jadi biar aku saja yang melihatnya.” gumamnya setelah pesan teh di ruang tengah kemudian masuk ke ruang galeri kerjanya.


Mark mulai mencari lukisan tersebut, “Aneh sekali padahal aku ingat menaruh lukisan Itu di sini.” ia tak menemukan lukisan tersebut.


Mark mencoba mencari lagi di seluruh ruangan kerjanya itu namun masih tak menemukannya juga.


“Fiona apa kau memindah lukisan spesial ku ?” tanya Mark keluar dari galeri kerjanya dan menghampiri Fiona yang berada di ruang tengah.


“Maksud mu lukisan diri ku ?”


“Benar. Aku tidak menemukan lukisan itu di manapun.” jawab Mark terlihat panik juga bingung.


“Aku sama sekali tak memindah lukisan itu. Aku tak berani memindah lukisanmu tanpa izin dari mu.” bahkan Fiona pun sampai ikut panik.


“Atau mungkin kau lupa menaruhnya ?” tebak Fiona. “Kita cari bersama lukisan itu sekarang.”

__ADS_1


Mark dan Fiona kemudian mencari lukisan tersebut di seluruh rumah, tak hanya di ruang galeri kerja Mark saja.


“Dimana lukisan itu ?” ucap Mark setelah satu jam mencari di seisi rumah bersama Fiona, namun tetap tidak menemukannya juga.


__ADS_2