
Sore hari Mark datang menjemput Fiona ke Stark Model.
“Permisi manajer Willie Aku mau mengambil Fiona.” ucap Mark menghampiri manajer setelah masuk kantor agency model.
“Oh tuan Mark.” Manajer Willie berbalik menghadap pria tersebut dan meninggalkan sejenak rekan yang sedang diajaknya bicara. “Pearl bawa Fiona kemari.” teriaknya memanggil desainernya dari ruangan sebelah yang terbuka.
“Baik, manajer.”
Pearl meskipun baru beberapa kali memegang Fiona namun wanita itu ingatannya kuat dan dia hafal dengan nama setiap manekin yang ada di sana, termasuk Fiona.
“Ini, Manajer Willie.” Pearl menyerahkan Fiona pada atasannya yang langsung diterima.
“Ini tuan, Mark.” Manajer Willie kemudian menyerahkan manekin tersebut pada Mark yang tertegun sembari tersenyum saat menerima manekin.
“Tema kali ini apa bikini beach, Manajer ?” Mark malah iseng bertanya yang di angguki oleh manajer.
__ADS_1
Pria itu menatap Fiona kembali dengan membayangkan sesuatu. “Manajer Willie apa bikini ini tidak diambil kembali ?” tanya Mark karena seperti di GM, ia biasanya mengembalikan desain pakaian yang sering dipakai Fiona setelah selesai.
“Tidak tuan Mark. Ambil saja, kami biasa memberikan desain pakaian pada model kami, termasuk pada manekin.”
Ya, Stark Model merupakan salah satu agensi model besar dan karena itu mereka tidak menjual desain yang sedang dikenakan model mereka dan akan memberikan baru yang masih tersegel.
“Baik, terimakasih manajer.” Mark Kemudian berpamitan pada pria itu lalu segera masuk ke mobilnya dengan membawa Fiona.
Pfft
“Tuan Kenapa menatapku dan menertawai ku seperti itu ?” Fiona merasa tak nyaman saja memakai pakaian yang sangat terbuka di depan tuannya dengan wajah tersipu. “Harusnya nona Pearl mengembalikan bajuku bukan menukar bajuku seperti ini.” keluhnya kesal sembari menyilangkan tangannya di dada agar Mark tidak melihat bagian tubuhnya yang menonjol itu.
“Ya, sebenarnya kau pantas saja mengenakan setelan bikini itu.” ucapnya terus terang karena memang Fiona tanpa sangat seksi sekali.
Fiona terlihat memonyongkan bibirnya melihat reaksi tuannya yang terus tersenyum sedari tadi entah karena ia lucu atau atau karena hal lainnya, yang jelas itu sangat mengganggu.
__ADS_1
“Pakai ini.” Mark pun melepas jaketnya karena tak tega juga melihat Fiona yang tampak risih atau karena malu meskipun ia lebih suka melihat gadis itu memakai setelan bikini yang seksi.
Fiona menarik dengan cepat jaket dari tangan tuannya dan langsung memakainya, “Terimkasih tuan.”
Mata Mark masih saja menatap Fiona yang sekarang ini sudah menarik nasrating jaket dan memuaskan makanannya tertutup rapat oleh jaketnya.
“Sayang sekali padahal aku masih ingin melihatnya lebih lama lagi.” Tentu saja itu hanya ia ucapkan dalam hati saja sambil menelan salivanya dengan susah payah.
“Tuan, awas ada truk di depan !” pekik Fiona tiba-tiba melihat sebuah truk melintas dengan cepat di depan mobil yang ia tumpangi saat ini.
“Oh...” Mark ketika mengalihkan pandangannya dari Fiona dan beralih menetap ke depan, ke jalanan sembari menginjak rem dalam yang membuatnya seketika berhenti.
“Hampir saja.” ucap mereka berdua bersamaan.
“Apa yang kupikirkan tadi ? Kenapa aku tidak fokus mengemudi tadi ?” batin Mark yang kini kembali mengemudikan mobilnya dan menatap ke jalanan tak berani menatap Fiona lagi, takut nanti ia akan menabrak kendaraan.
__ADS_1