My Possessive Lecturer

My Possessive Lecturer
Part 79


__ADS_3

Mandi? Sudah. Makan? Sudah, dan kini saat sepasang pasutri itu bersantai menikmati cerah nya sore hari ini di balkon kamar mereka yang mengarah langsung ke pantai sana.


"Huh.." Hela berat Lilly membuat Erlan seketika menunduk menatap wajah sang istri.


"Kenapa?"


"Hanya sedikit kesal, padahal kemarin aku berniat untuk kembali melanjutkan istana pasir ku" Celoteh nya memainkan jari-jari Erlan.


Posisi kedua nya duduk di satu sofa panjang dengan Erlan yang duduk di belakang Lilly sedangkan Lilly duduk bersandar bahkan hampir tiduran di tubuh Erlan.


"Waktu kita masih banyak sayang, ini baru hari ke dua dan besok ada banyak hal yang ingin aku lakukan bersama mu di luar"


Sontak mendengar itu Lilly langsung mendongak. "Benarkah?"


Erlan mengangguk. "Aku sudah menyiapkan segala nya yang membuat istri kecil ku ini senang"


Seketika wajah Lilly berbinar antusias, andai saat ini kaki nya tidak terasa lemas dan tubuh nya baik-baik saja. Mungkin wanita itu sudah berlarian tak tentu arah di pulau indah tersebut.


"Baiklah aku tidak sabar untuk menanti nya!" Sahut Lilly yang hendak kembali meluruskan pandangan nya tetapi gerakan nya tertahan kala sebelah tangan Erlan menahan rahang nya.


"Bibir mu selalu menggoda dan mengundang ku untuk mencicipi nya.." Bisik Erlan tepat di depan bibir Lilly.


"Cih, kamu nya saja yang terlalu--eumhh.." Lilly menelan perkataan nya saat tiba-tiba Erlan kembali merasakan bibir nya.


Cukup lama hingga Lilly harus menepuk berkali-kali lengan pria itu saat merasakan pegal pada leher nya dan pasokan napas nya yang semakin menipis.


"Uhh.. Tidak memberi ku jeda!" Dengus berat Lilly menarik napas nya begitu dalam.


Bukan nya merasa bersalah tetapi Erlan malah terkekeh dan kembali memeluk perut rata Lilly dengan kepala yang bersandar di bahu nya.


"Berjanji pada ku untuk tetap seperti ini sampai tua bahkan sampai maut memisahkan kita" Ujar Erlan.


"Tidak mau!" Tolak kasar Lilly.

__ADS_1


Deg!


Wajah bahagia Erlan seketika berubah, hati nya berdebar tidak menentu.


"Siapa juga yang mau duduk aja di sini sampai tua, bisa-bisa mati karena pegal" Lanjut Lilly yang berhasil membuat rahang Erlan mengetat gemas.


Sedetik kemudian pria itu mengigit bahu Lilly.


"Aaww sakit Erlan..!!" Erang Lilly menjambak rambut Erlan hingga gigitan pria itu terlepas.


"Kamu sih ngeselin, bikin aku takut aja!"


"Kok aku, kamu tuh yang ngomong nya ngasal" Sahut Lilly tak ingin di salahkan.


Semakin gemas, dalam sekali gerakan Erlan membalik tubuh Lilly hingga kedua nya saling berhadapan.


Mengusap pipi sebelah kanan Lilly dengan sebelah tangan nya lagi yabg memegang pinggang wanita itu, Erlan pun mengunci tatapan Lilly.


Lilly terdiam sesaat menatap netra penuh cinta milik Erlan yang selalu menghangatkan nya.


"Aku ingin berjanji, tapi kamu belum memulai terapi nya" Jawab Lilly yang sudah mengetahui gangguan DID yang di derita sang suami.


"Sayang ih, aku serius lho!" Rengek kesal Erlan. "Lagi pula sebelum kamu kecelakaan aku sudah mengatur jadwal nya bersama dokter, tapi jadwal itu aku batalkan sampai saat ini"


"Seenaknya!" Gemas Lilly mencubit hidung Erlan. "Jadi kapan mau mulai terapi hum?" Tanya nya memastikan.


"Setelah pulang dari sini aku janji akan terapi, tetapi kamu harus menemani oke!"


Dengan senang hati Lilly mengangguk setuju, kini kedua tangan nya pun memeluk leher Erlan dan bergantian mengunci tatapan pria itu.


"Aku, Lilly Lawrance yang sudah berganti marga menjadi Lilly Harrison. Berjanji akan menjadi istri yang baik, menemani suami terbaik ku dan anak-anak kita sampai maut memisahkan"


Erlan tertegun selama beberapa saat dengan mata yang menampilkan binar air mata nya. Kedua tangan nya pun memegang pipi Lilly, menyatukan kening kedua nya.

__ADS_1


"Terima kasih istri ku, terima kasih.." Ucap lirih Erlan di iringi air mata.


"Terima kasih juga, dosen posesif ku.."


...********END********...


*


Mari kita akhiri kisah My Posesif Lecturer dengan akhir yang bahagia dimana Erlan mendapatkan cinta dan kasih sayang pujaan hati nya.


Dan Lilly telah berubah menjadi Lilly versi baru yang sangat amat mencintai Erlan, tidak pembangkang dan melawan seperti dahulu.


.


Author riri mengucapkan mohon maaf apabila ada disalah kata atau ending yang tidak sesuai harapan kalian.


Di akhir kisah ini author mau kasih sedikit apresiasi bagi para pendukung karya ini, hanya untuk 3 besar pendukung di "Ranking Umum"



Juara1. Pulsa sebesar 30Rb.


Juara2. Pulsa sebesar 20Rb.


Juara3. Pulsa sebesar 10rb.


Untuk tiga pemegang di atas segera DM+Follow Instagram @rxy_xx444 atau bisa juga lewat chat di aplikasi ini untuk mengirimkan nomornya🥰Batas pengiriman hanya sampai tanggal 14 juni 2023 jika lewat dari itu hadiah tersebut hangus.


Jangan lihat kecil nya apresiasi yang author berikan, setidaknya kita saling mengapresiasikan satu sama lain❤️‍🩹


See you next karya dan jangan lupa mampir di karya sebelah dengan judul "Perangkap Cinta CEO Licik" yang di akhir bab nanti author akan memberikan apresiasi lagi sesuai dengan dukungan yang kalian berikan ❤️‍🔥


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2