
Orlando berdiri di pinggiran kolam renang, dirinya masih tidak percaya atas apa yang terjadi beberapa hari yang lalu. Riki berjalan dengan santai nya kearah Orlando sambil membawa segelas Wine untuk di berikan kepada sahabatnya Orlando.
Riki menghela nafas panjang sambil memberi segelas Wine, Orlando menatap tajam kearah sahabat sekaligus tangan kanan nya itu.
" My Queen adalah sebuah organisasi besar mafia, My Queen menguasai segala bidang bisnis selain itu My Queen bisa mengontrol perusahaan - perusahaan besar di seluruh negri "
" dari mana kau mendapat info itu, bukan kah kau bilang kau tidak bisa membobol sistem mereka "
Riki duduk di kursi dekat kolam renang dan merebahkan badan nya sambil melipat kedua tangan nya di atas dada bidang nya.
" Khira .. dia yang mengirim info itu melalui email, jujur aku masih penasaran tentang Khira dan Kevin, siapa sebenarnya mereka berdua, bila di lihat mereka biasa saja tapi saat menghadapi bahaya atau situasi sulit keduanya berubah 180° "
" bersabarlah jika mereka benar-benar percaya mereka pasti akan mengatakannya "
Sambil meneguk Wine yang diberi Riki tadi kepadanya.
" bersabar ... percaya ... , semenjak kejadian itu sudah dua hari Daniel tidak pulang "
Riki kembali duduk dan memegang kepalanya dengan tangan kanannya. Orlando yang mendengar ucapan Riki langsung membalikkan badannya dan menatap Riki tajam. Tiba-tiba Orlando terbayang sosok pria bertopeng yang menolong gadis berpakaian cosplay tersebut.
Orlando mendadak menggelengkan kepalanya tanda menghapus pikiran negatifnya.
" tidak, aku pasti salah, itu bukan dia , tapi kemana Daniel sebenarnya "
Batin Orlando berkata dengan perasaan ragu.
" sudahlah , bersiap-siaplah besok kita akan pulang meninggalkan negara J ini "
berjalan pergi sambil meninggalkan Riki yang masih berpikir kemana Daniel saat itu hingga sekarang.
Riki berlari mengejar Orlando untuk menanyakan sesuatu yang ada di otaknya. Melihat Orlando yang berjalan menaiki tangga dengan tegap nya Riki berteriak.
" apa kau masih ingat ucapan Antoni dan Excel Alexander tentang My Queen "
Orlando menghentikan langka kakinya tanpa melihat sahabatnya dia menjawab.
" lawan atau kawan, tenang lah aku akan memikirkan itu, tapi sebelum itu kau harus cari tau siapa di belakang MY Queen "
Riki menjadi bingung apa maksud dari ucapan sahabatnya itu.
" My Queen ... di belakang My Queen bukannya seharusnya My Queen."
Riki pun menghela nafas panjang lalu berjalan kearah kamarnya dan membaringkan tubuhnya diatas kasur.
☆☆☆☆
__ADS_1
Orlando duduk di ruang kerja di kamarnya lalu menghidupkan Laptop dan menghubungi Khira yang saat ini ada di Indonesia.
Keduanya melakukan Video Call.
" ada apa ? "
Begitu lah cara Khira menyapa Orlando, bisa di bilang sifat dasar orlando adalah sifat dasar Khira.
Keduanya sama-sama memiliki temperamen yang kasar dan arogan sehingga bila keduanya bertemu tidak ada kata-kata sopan atau pun ramah. Hal itu sudah biasa bagi orang di sekeliling mereka.
" Soal My Queen "
" bukankah Riki sudah menjelaskan, gunakan otak jenius mu bodoh "
" sialan kau, mau ku kasih makan buaya organ-organ mu itu"
Khira tertawa dengan senangnya mendengar ucapan sahabatnya itu.
" aku rasa kau akan salah kasih makan pada buaya mu itu nantinya "
" sialan kau "
Khira tertawa terbahak-bahak yang membuat Orlando semakin kesal di buatnya.
Melihat ekspresi dari Orlando membuat Khira berhenti tertawa dan menatap Orlando tajam.
Orlando dibuat terkejut dengan ucapan orang yang ada di layar Laptop nya.
" Orlando .. dia gadis yang baik, periang dan pintar, kau cocok bersamanya "
Orlando tambah di buat bingung dan terkejut mendengar ucapan dari Khira.
" kau tau dia ? "
Khira tersenyum manis, senyuman Khira tambah membuat Orlando menjadi semakin penasaran dengan sosok Khira sebenarnya.
Orlando masih menatap Khira, Khira yang di tatap merasa tau arti dari tatapan sahabatnya itu.
" Orlando ... ada satu yang harus kau ingat My Queen punya lima orang inti, lima diantaranya adalah orang-orang yang tidak bisa kita duga dan kita sangka, selain itu satu dari lima itu adalah orang yang hebat, karena orang itu siapa pun tidak akan bisa menyentuh Queen dan empat orang inti lainnya "
Orlando mendadak menghela nafas panjang membuat Khira terkejut, selama mengenal Orlando baru kali ini pria tampan dan angkuh itu merasa terbebani. Seorang pria yang sangat mirip dengan Khira duduk di samping Khira sambil tersenyum melihat tingkah sahabatnya.
" ada apa Bro ? "
" Red Spider Lily "
__ADS_1
jawab Khira singkat yang membuat Kevin menatap Orlando.
" Higanbana ... akhirnya kau ketemu lawan yang seimbang. tapi yang membuat aku penasaran apa hubungan wanita itu dengan My Queen ? "
" itu tugas kalian berdua untuk mencari tau, besok aku pulang "
Orlando langsung mematikan Laptop nya dan berjalan menuju tempat tidurnya, lansung membaringkan badan dan menutup kedua matanya.
☆☆☆☆
" sudah dua hari, masih juga tidak ada kabar dari anak nakal itu "
Teriak Antoni kepada Angel. Aurora gadis yang tidak di ketahui kehidupannya di keluarga Alexander, yang tau wajah asli gadis itu hanya orang-orang tertentu yang di percayaan oleh Antoni dan Excel.
Jika ada yang membocorkan rahasia tersebut maka ke matianlah yang akan ditemui para penghianat itu.
Angel hanya tertunduk, dirinya sama sekali tidak berani menatap mata Antoni, walaupun Angel menyukai nya tetapi untuk mendekati Antoni adalah hal yang jauh dari mimpinya.
" Angel keluarlah "
perintah Excel yang membuat Angel berjalan keluar dari kamar Aurora.
" kak .. Angel sudah berusaha, tapi .. "
belum sempat Excel melanjutkan kata-katanya Antoni langsung memotong.
" berhentilah membelanya, saat ini yang ingin aku tau dimana anak nakal itu berada " mendengar Antoni berkata membuat Excel tambah murka dan berkata keras kepada kakaknya.
" Kak .. berhenti memanggilnya anak nakal atau apalah, dia punya nama yang bagus, sudah lima belas tahun kita membohongi nya, selama itu kita tidak pernah mencari apa lagi menyayanginya, kita juga tidak pernah tau apa mau dan keinginannya, selama itu juga kita mengurung nya, bahkan membuat dirinya tidak diketahui oleh banyak orang, jika kau masih seperti ini aku akan beri tau Aurora apa yang terjadi lima belas tahun yang lalu antara kau dan Khira "
Mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Excel membuat Antoni naik darah dan semakin marah. Tanpa mereka sadari dikamar Aurora ada alat penyadap yang terhubung jauh ke ruangan Richi. Dan saat bersamaan Richi dan Daniel mendengar percakapan kedua kakak beradik tersebut.
Selain itu dibalik pintu ruangan Richi berdiri seorang gadis yang mengenakan pakaian dress mini serba putih dengan rambut panjang terurai berwarna silver, tanpa mengenakan alas kaki sama sekali.
.
.
.
.
Like .. like jangan lupa yah.
Jangan bosan membacanya.
__ADS_1
ikuti terus kisahnya....
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝