
Richi dan Daniel tertawa kecil mengingat saat-saat bertemu dengan Aurora.
" kau masih ingat setelah kita sampai ke markas ini, Aurora langsung menunjuk kamar dan ruang pribadi kita masing-masing "
terang Richi yang masih tertawa walau airmata nya terus menetes.
" iya aku ingat, terus kita bertanya kenapa kita adalah Joker dan As, terus Aurora menjawab karena tanda di punggung kita dan selama ini dia terus mengawasi kita "
Daniel pun berkata dengan semangatnya sambil menangis.
Keduanya lalu terdiam tanpa disadari tangan mereka mengusap pipi kiri dan kanan Aurora. Richi pun berkata.
" Antoni dan Excel pasti sudah memblok semua jalan, satu-satunya cara Aurora naik pesawat Orlando "
" itu tidak mungkin, bagaimana kalau Riki bertemu dengan mu "
" yang pergi kau dengan Aurora, aku akan menyusul walaupun harus menggunakan Virus Phoenix "
Daniel mengangguk tanda setuju dengan rencana Richi. keduanya mulai mempersiapkan segala sesuatu agar rencana mereka lancar.
" aku akan membantu mu bertemu Khira dan Kevin apa pun caranya, dan aku juga akan membuat mereka bersedia mendonorkan sum sum tulang belakang kepada mu Queen "
Batin Richi.
☆☆☆☆
" pesawat sudah siap "
Tegas Riki kepada Orlando, Dengan memakai setelan tuxedo serba hitam Orlando melangkahkan kakinya keluar dari vila.
" Daniel .. "
" tenang saja, anak nakal itu sudah ada di pesawat "
Keduanya keluar bersamaan dengan tegapnya dan masuk kedalam mobil. Riki masih sibuk dengan laptop nya, baru beberapa menit dirinya sudah mulai gelisah bahkan sampai mengacak-acak rambutnya yang rapi. Orlando yang tau terus menatap sahabatnya itu dengan pandangan tajam.
Sesaat mata Riki melirik kearah tatapan tersebut.
" pantesan ada hawa iblis ternyata kau melihatku dengan mata tajam mu "
" aku tidak pernah melihat kau seperti ini "
Dengan senyum terpaksa Riki mengatakannya.
" akan ada hal berbahaya lagi yang akan kita hadapi "
Dengan senyum miring dan santai Orlando mengatakan kepada sahabatnya.
__ADS_1
" tenang lah, bahaya apa yang tidak bisa aku selesaikan dengan mudah "
" firasat ku mengatakan kali ini ... "
Riki sambil menggelengkan kepalanya dengan pelan. Orlando tau betul apa maksud dari ucapan Riki.
" phoenix "
" kau benar phoenix, dia adalah hacker no satu sekaligus mimpi buruk keluarga marco "
" kau yakin dia di negara ini "
" aku yakin 100% "
" apa yang akan kau lakukan saat bertemu dengannya "
" apa kau terlibat dengan My Queen ? itu yang akan aku tanya pertama kali "
Tidak beberapa lama sopir pribadi Riki berkata.
" tuan muda, kita sudah sampai "
kedua tuan muda turun dengan gaya maskulin nya. Orlando dan Riki berjalan menuju pesawat pribadinya, saat berjalan kedua tak lepas menjadi sorotan kaum hawa, bahkan ada yang tidak malu mencoba menghampiri dan merayu secara terang-terangan.
Orlando yang bersikap dingin terus berjalan begitu juga dengan Riki, walaupun Riki mempunyai sisi lembut tapi dirinya tidak sembarangan dekat dengan wanita.
Bisik Riki pelan ke telinga Orlando.
" lihat saja dan jangan ikut campur "
Tegas Orlando yang masih berjalan lurus.
Tidak beberapa lama Handphone Daniel bergetar.
" Joker ... ada apa dia menghubungiku saat seperti ini "
Batin Daniel bergumam sambil melirik Orlando yang terus berjalan kearah dirinya. Daniel menggunakan headset nya untuk mengangkat panggilan tersebut sambil memandangi Orlando dan Riki yang terus berjalan menuju pesawat.
" AS ... celaka, My Queen hilang "
" hilang .. bukannya tadi malam kita sepakat, kau membawa My Queen ke sini dan aku yang akan membawanya pergi "
Jawab Daniel pelan agar tidak terdengar oleh anak buah sepupunya.
" AS ada satu hal lagi "
" apalagi Joker ? "
__ADS_1
" My Queen membawa hasil lab nya, dan yang lebih parahnya Raja Iblis mengerahkan seluruh anak buahnya menutup semua jalur di negara ini "
" Joker bukannya kau adalah seorang hacker, cukup serang semua sistem induk dalam beberapa menit, selesaikan "
" AS .. serang adalah hal yang mudah bahkan untuk membuka identitas ku itu hal yang kecil buat ku, tapi saat ini aku tidak tau dimana keberadaan My Queen "
Saat daniel baru mau menjawab tiba-tiba Orlando berhenti di hadapannya.
" Siapa yang menghubungi mu ? kau tidak biasanya serius seperti ini dalam menerima panggilan telepon "
" bukan siapa-siapa, hanya masalah kerjaan, masuklah kedalam pesawat"
Daniel pun menyingkir dari tengah jalan untuk membiarkan sepupunya masuk kedalam pesawat, baru mau melangkah satu kaki tiba-tiba seorang gadis datang dan memeluk Orlando dan menutupi wajahnya di dada Orlando. Riki dan Daniel dibuat terkejut.
Orlando yang dipeluk merasa jantungnya berdetak dengan kuat, Daniel yang mengetahui gadis yang memeluk sepupunya itu dengan cepat mengeluarkan pisau dan merobek baju Aurora dari atas sampai bawah. Saat Daniel melakukannya Riki dan Orlando dibuat terkejut, karena pikiran mereka mengatakan Daniel ingin membunuh gadis itu.
Setelah baju cosplay yang dikenakan Aurora terbelah dua saat Daniel mau menarik paksa Aurora dengan cepat menyerahkan Map yang dipegangnya ketangan Orlando. Pria yang di peluk oleh Aurora hanya menerimanya.
Dengan sekuat tenaga Daniel merobek dan menarik baju Aurora hingga lepas, Daniel tau kalau Aurora selalu menggunakan pakaian sebelum dirinya menggunakan baju cosplay. Riki dengan cepat melepaskan jas nya untuk menutupi tubuh Aurora tetapi dirinya langsung terkejut kalau gadis yang memeluk Orlando menggunakan Mini Dress berwarna merah tanpa lengan.
Sekilas mata Riki melihat rambut yang digunakan oleh Aurora adalah rambut palsu, tangan kanan Riki mencoba menarik tapi di tahan oleh Daniel. Riki pun tidak mau kalah dirinya mencoba menangkis dan berusaha menarik lagi rambut wig Aurora tapi tetap ditahan oleh Daniel, hingga akhirnya Riki mengalah.
Para anak buah Alexander berlari ke penjuru arah untuk mencari sang nona muda tapi gagal. Aurora menatap Orlando dengan mata yang sayup lalu berkata pelan.
" bawa aku ke Indonesia "
Aurora mendadak pingsan dan Orlando dengan cepat mengangkat lalu membawa masuk Aurora kedalam pesawat.
Riki mengikuti dari belakang sambil melirik Daniel. setelah sepupu dan sahabatnya masuk kedalam pesawat Daniel pun melanjutkan komunikasinya dengan Richi.
" My Queen ada di tanganku, mulailah"
" jaga Queen, aku akan menyusul nanti" komunikasi pun terputus, Daniel masuk kedalam pesawat, Richi mulai mengacaukan seluruh sistem satu negara, sebelum memulai Richi sudah memberitahu beberapa anak buah untuk berjaga-jaga diseluruh penjuru agar tidak terjadi kecelakaan atau korban karena ulahnya.
Dengan cepat Richi menggunakan kehebatan hacker nya, Dengan mengoperasikan seluruh komputer dihadapan nya dalam hitungan detik saja virus sudah menyebar kemana-mana, karena virus yang dikeluarkan Richi secara tidak sengaja pesawat Orlando terkena dampak, hasilnya pintu pesawat tidak bisa tertutup. Riki yang lagi asyik dengan laptop nya terkejut bahwa sistemnya ikut diserang. Orlando dan Daniel yang melihat ekspresi dari sahabatnya pun terkejut.
.
.
.
.
Like ... like .... please.
jangan bosan dan jangan lupa di my favorit.
__ADS_1
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝