MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 57.


__ADS_3

Isabella dan Riki masih mengamati apa yang dilakukan Antoni kepada Khira. tidak berapa lama raut wajah Isabella mendadak berubah saat dirinya teringat apa yang dipasang oleh My Queen didalam telinganya, sebuah alat untuk mendengar sesuatu yang membuat Isabella terdiam.


" lepaskan tangan mu dari kerah baju ku, jika tidak kau akan tau akibatnya "


" sudah semakin berani, Khira sekali lagi aku peringatkan menjauh dari Aurora "


Khira menarik nafas panjang dan menggunakan tangannya untuk menyingkir tangan Antoni dari kerah bajunya.


Dan itu berhasil, tangan Antoni terlepas dari kerah bajunya. Khira pun menatap Antoni dengan sangat tajam dan penuh amarah.


" kenapa ? kau takut .. "


" aku .. takut .. jangan mimpi .. Khira apa kau masih ingat saat kau mau melenyapkan Aurora"


Seperti disambar petir disiang bolong, mendengar ucapan Antoni membuat Khira terduduk kembali. Bukan hanya Khira saja yang terkejut, Riki dan Isabella juga dibuat terkejut mendengarnya.


Kevin hanya bisa menepuk bahu saudara kembarnya, Khira menundukkan kepalanya, tanpa sadar airmata nya terjatuh membasahi pipinya, Kevin yang memiliki kontak batin kepada Khira mendadak airmata nya keluar.


Riki melihat dengan mata kepalanya sendiri, ada rasa sedih pada diri Riki, sejujurnya Riki tidak marah pada sahabat nya itu, tetapi Riki hanya merasa dikhianati oleh Khira dan Kevin selama bertahun-tahun.


☆☆☆☆☆


Masih didalam hotel milik Alfaro. Johan tertidur pulas diatas tubuh Monica. Tubuh Monica penuh dengan kepemilikan Johan, bahkan tidak ada celah sedikitpun. Monica terbangun dari tidurnya, tubuhnya terasa berat dan remuk. Ini adalah pengalaman pertama bagi Monica.


Johan merasakan kalau Monica terbangun, Johan berkata sambil menatap Monica,


" jangan banyak bergerak, jika tidak kita akan melakukan pagi ini "


" bagaimana mau bergerak sayang, tubuhku rasanya mau patah "


" Monica ... khusus hari ini aku mau kau melayani ku , jadi jangan pakai apa-apa dikamar ini "


" apa Isabella sudah tau, kalau hari ini suami nya harus lembur "


kata Monica sambil membalikkan badannya dengan sekuat tenaga, agar posisinya berubah, Johan sekarang berada dibawah dan Monica berada diatas.


" tidak masalah bagi ku untuk tidak mengenakan apapun, tapi aku mau sekarang, kau menghubungi istri mu saat aku berada diatas mu memberi kepuasan, bagaimana "


Johan mengambil mengambil handphone yang berada di tangan Monica dengan cepat jarinya mengetik nama istrinya dan menghubungi nya.


suara handphone pun berbunyi di kejauhan tetapi di hotel yang sama Isabella mengangkat handphone nya.


📱📱


" hallo "


jawab Isabella dengan tegar bahwa sesungguhnya Isabella telah mendengar suara percakapan yang dilakukan Johan dan Monica.


" malam .. ini .. bukan .. maksud .. ku .. hari .. ini .. aku .. tidak .. pulang .. karena .. harus .. memuaskan .. rekan ... kerja .. "


sebisa mungkin Johan menahan semua yang dirasakan nya.


Isabella menjawab dengar tegar agar tidak diketahui orang disekitarnya.


" baiklah suami ku, jika itu bisa membuat kau hebat "


Monica mematikan panggilan tersebut dan keduanya larut dalam hubungan terlarang itu.

__ADS_1


☆☆☆☆☆


Di seberang seseorang berteriak dengan histeris dan ketakutan karena melihat sesuatu yang mengerikan.


" ahhhh ... tolong ... tolong. .... "


teriak salah satu karyawati yang saat hendak mengantar sarapan keruangan tersebut.


Karyawati itu berlari hingga ketempat dimana Isabella , Riki, Khira, Kevin, Antoni dan Excel berada.


" tolong .. tolong .. tuan ... ada .. ada .. mayat .. yang mengerikan "


karyawati itu berkata sambil menunjuk kearah tempat dirinya berlari.


Excel menarik karyawati itu untuk duduk di sofa dan memberi segelas air putih.


" tenang .. sekarang pelan-pelan beritahu apa yang kau lihat "


bujuk Excel pelan agar karyawati itu bisa menerangi apa yang dilihatnya.


" sudah tenang , sekarang jelasin apa yang kau lihat "


tambah Kevin sambil tersenyum.


bisa dibilang sifat Excel dan Kevin hampir sama, jika tidak ada kesalahpahaman pasti mereka bisa cocok.


Karyawati itu menarik nafas panjang dan menatap semua orang yang ada di tempat dirinya berada.


" ada mayat dikamar VIP 2, ruangan itu sangat bau busuk, terlebih lagi di keliling mayat itu di penuhi bunga berwarna merah. "


terang Karyawati panjang lebar.


" dia ... dia datang buat balas dendam, kali ini My Queen melakukan nya dengan terang-terangan "


" tante Isabell, apa kau mengenal My Queen ? "


" dia bukan lawan yang muda, jalan pikiran dan isi hatinya tidak muda ditebak. itulah My Queen "


Isabella berjalan ke hadapan keempat putra keluarga Alexander. Keempatnya berdiri berhadapan dengan Isabella. Sedangkan Riki hanya mengamati.


" hanya King yang bisa menghentikan nya, hanya King, dan salah satu dari kalian adalah King, benarkan ? "


Isabella menatap Antoni, Excel, Khira dan Kevin bergantian.


" Tapi, yang aku dengar dari kakek, ada dua King, itu artinya jika King satu bisa menghentikan, King satunya lagi bisa melanjutkan atau bisa dibilang membantu My Queen. "


Mendengar Khira berkata membuat Isabella terkejut, dirinya benar-benar tidak tau soal dua King. yang dirinya tau ada satu King yang bisa membunuh My Queen. Antoni menatap tajam kearah Khira, dan melirik Isabella yang masih berdiri dihadapan nya.


" Tante .. kenapa semua orang yang berjalan didunia bisnis dan mafia takut mendengar kata MY QUEEN ini "


Isabella kembali dibuat terkejut, tanpa disadari oleh Isabella dirinya berjalan mundur hingga hampir terjatuh jika tidak ditangkap oleh Riki.


" tante .. apa kau baik-baik saja "


kata Riki pelan tapi masih terdengar oleh keempat putra keluarga Alexander.


" My Queen .. bisa lawan bisa kawan, tetapi jika menyangkut balas dendam, tidak ada yang bisa mendekatinya kecuali lima tangan kanan nya "

__ADS_1


kali ini Kevin yang berkata.


" dari awal hingga akhir sepertinya kalian tau banyak soal My Queen, siapa dia sebenarnya "


tanya Riki penasaran.


" dia .. IBLIS ... tapi bisa MALAIKAT "


jawab Excel singkat. Riki mencerna semua ucapan dari Excel, seperti memberi petunjuk dari kata Iblis & malaikat.


" daripada diam disini , lebih baik kita melihat apa yang terjadi di kamar itu"


kata Kevin agar fokus pada apa yang terjadi, bukan tentang siapa My Queen.


" tante disini saja, kalian yang lihat saja"


" baiklah, tante duduk disini, "


kata Riki sambil membantu Isabella duduk.


Antoni, Excel, Khira, Kevin dan Riki pergi kearah kamar VIP 2, dimana didalamnya ada mayat.


Isabella duduk dengan tidak tenang, apalagi alat yang diberi oleh My Queen didalam telinganya masih terpasang. Suara-suara ******* dan erangan dari mulut Johan dan wanita yang bersama masih terus berbunyi, seakan-akan keduanya tidak pernah lelah.


apalagi saat johan berkata,


" sayang .. kamu hebat bisa melakukan seharian bersamaku, "


" johan sayang, tetapkan aku jadi sekretaris mu, dengan bagitu kapanpun kau mau aku siap melayani mu, atau saat mau sedang tidak ***** dengan istri tua mu itu "


" ide bagus sayang. karena aku sudah tertarik dengan tubuh mu "


Akhirnya pertahanan Isabella pecah, Isabella menangis sejadi-jadinya. karyawati yang ada disana hanya bisa diam tanpa berkata sepatah pun.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa like dan vote ya.


jadi yang favorit agar tidak ketinggalan.


beri aku semangat ya.


.


.


.

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2