MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 54.


__ADS_3

Black Joker dan J mendadak terdiam, karena kedua wanita itu merasa ada yang masuk kedalam kamar Gracia. Black Joker dan J saling menatap dan dengan cepat bersembunyi, dimana J bersembunyi didalam lemari pakaian, sedangkan Black Joker bersembunyi di samping My Queen tepat nya dibelakang ranjang dimana My Queen masih tertidur.


Tepat disaat itu My Queen terbangun, gadis manis itu duduk dan memegang wajah nya karena ada yang melekat diwajah nya.


" apa ini ? topeng "


kata My Queen dengan bingung. Gadis manis itu melihat sekeliling ruangan yang sangat asing baginya.


Saat My Queen berdiri disaat itu juga muncul sosok pria bertubuh atletik berdiri tegap dihadapan My Queen.


" Aurora ... "


" tidak ... bagaimana bisa kau "


" kau .. kau .. , baru beberapa bulan keluar dari rumah, adik ku sudah sangat tidak sopan "


" pergi ... pergi ... dari sini "


teriak Aurora sambil melempar semua bantal dan guling yang berada di ranjang.


Topeng Gold nya ikut terlempar dan jatuh di sudut sofa yang berada tidak jauh dari tempat tidurnya.


" Rora tidak mau pulang, Rora benci dengan Raja Iblis, pergi sekarang ... pergi .... "


teriak Aurora membuat Black Joker dan J terkejut. tetapi keduanya belum beranjak dari tempat persembunyian mereka.


" baiklah, kalau begitu aku akan menyeret mu "


Antoni berjalan kearah Aurora dan menarik tangan gadis manis itu dengan paksa. Aurora mulai berontak dan berteriak.


" lepaskan ... ah ... lepaskan Aura, kak .. lepaskan .. Aura tidak mau lagi dikurung, Aura tidak pulang ... lepas .. "


" AURORA .... "


mendengar Antoni berteriak membuat Aurora terdiam.


Antoni menarik tangan Aurora dengan paksa, gadis manis itu hanya bisa pasrah dan akhirnya menuruti sang kakak. Black Joker yang mendengar percakapan itu terkejut bukan main.


" My Queen adalah nona muda, nona muda adalah My Queen, bagaimana bisa "


batin Black Joker bergumam, tanpa disadari Black Joker berdiri terdiam di belakang ranjang.


Sedangkan J membuka pintu lemari dan berjalan pelan sambil menarik nafas panjang,


" Aura gadis manis dan nona muda yang bersama tuan Orlando, dan Aura yang itu adalah Aura yang bersama bos Khira dan Kevin , jadi My Queen adalah ... "


J dan Black Joker saling melirik satu sama lainnya.


Tiba-tiba terdengar suara bunyi pintu dibuka lagi, kali ini Black Joker dan J menghadapinya secara langsung.


" My Queen ... My Queen ... emm ... Aura .. Aura ..., siapa kalian "


Black Joker dan J hanya tersenyum dingin sambil berjalan kearah Gracia.


Gracia dengan cepat memutar badan dan berlari.


Akan tetapi saat hendak mulai berputar, tengkuk Gracia dipukul keras hingga jatuh pingsan.


Dengan cepat sosok yang memukul tengkuk Gracia menangkapnya.


" dapat .. kenapa kalian diam saja?, apa kalian tidak lihat seorang pria menarik seorang gadis manis keluar dari kamar ini, dan dimana My Queen ? "


Ten berjalan kearah tempat tidur Gracia, dan meletakkan tubuh kecil Gracia dengan pelan.


" lumayan berat juga gadis ini "


" Ten ... kau .. bagaimana bisa, bukankah kau berada di pesta "

__ADS_1


" aku bosan, dan ingin mengecek keadaan My Queen itu saja, kenapa memang nya? "


" hanya itu ... benarkah ? "


" kalian tidak percaya, jawab pertanyaan ku tadi "


Black Joker dan J saling menatap Ten,


" gadis yang kau lihat tadi "


" maksud mu apa J, kau tahukan pria yang keluar dari kamar ini siapa? "


Black Joker dan J mengangguk bersamaan.


" Tidak ada banyak waktu lagi, kita harus bergerak cepat, kalau tidak My Queen .. "


desak Black Joker sambil berlari keluar kamar, J dan Ten menyusul dari belakang. Percakapan ketiganya di dengar oleh AS dan Red Joker.


" ah ... sial "


teriak Red Joker.


Tidak beberapa lama para tamu mendadak satu persatu jatuh, suasana itu membuat Orlando dan Riki terkejut, bukan hanya mereka saja,Kevin dan Excel pun ikut terkejut.


" sialan ... udara diruangan ini, tutup hidung dan mulut mu Riki "


teriak Orlando kepada Riki.


Kevin dan Excel langsung menahan nafas, keduanya terduduk lemas karena efek dari bius yang sudah menyebar.


" Kenapa aku bisa lalai, aku harus bisa cepat sadar, kalau tidak .. aku bisa gawat .. "


keluh Excel yang masih berusaha sekuat tenaga buat berdiri.


Sementara itu terdengar suara hentakan kaki yang sangat berat.


" kak .. "


jawab Excel dengan mengangkat tangan nya. Antoni terkejut melihat para tamu terbaring di lantai dan tidak sadarkan diri.


" kau ... "


teriak Antoni dengan suara bariton nya kepada Aurora.


Khira berlari kearah Antoni dan menarik tangan Aurora. Saat menarik tangan Aurora, spontan membuat Aurora dan Antoni melihat kearah Khira. Betapa terkejutnya Khira saat matanya menatap kearah Aurora.


" kau ... "


" iya .. aku adik mu, adik yang ingin kau bunuh, "


jawab Aurora cetus.


Kevin yang mulai kesadarannya kembali, berlahan-lahan berdiri dan berjalan kearah Khira.


Wajah terkejut Khira tadi sekarang menjadi wajah Kevin. Disaat bersamaan Black Joker, J dan Ten dengan cepat bersembunyi. Dari kejauhan AS yang sudah mengganti pakaian datang menghampiri ketiganya.


" AS .. kau dari mana saja "


" menjalankan perintah, dimana Red? "


ketiganya menggeleng bersamaan.


AS hanya bisa menarik nafas panjang melihat ketiganya menggeleng, tidak beberapa lama Red Joker muncul.


" kita harus mendapatkan My Queen "


" jadi dia benar-benar My Queen "

__ADS_1


" nona muda bukan putri keluarga Alexander "


" mau jadi apa? Red Joker kah atau Richi ? "


" itu dia yang harus aku pikirkan AS "


sementara ditempat persembunyian Orlando dan Riki,


" gadis itu .. dia ... nona muda keluarga Alexander, itu artinya dia dan keluarga kita ... "


" saat itu pikiran masih kacau dan bingung, apalagi melihat Khira dan Kevin disana "


" Orl ... kita harus hati-hati, My Queen dan lima tangan kanan nya masih ada disini, dan sampai detik ini mereka belum ada yang muncul, terlebih lagi Richi "


" kita lihat dulu situasinya, jangan gegabah dan melukai para tamu "


terang Orlando kepada Riki. kedua saat ini masih belum sadar kalau Daniel tidak bersama mereka lagi.


☆☆☆☆☆


" kak .. lepaskan tangan ku "


" Khira lepaskan tangan nya "


" bukan hanya penghianat ini, kau juga "


dengan cepat wajah Aurora berubah menjadi sedih, ditambah wajahnya masih sangat pucat karena kelelahan.


" aku kakak mu, dan kau hanya menurut perintah ku, sudah puas mainnya, sekarang pulang "


Tiba-tiba sepuluh Drone datang beterbangan di atas langit-langit atap,


" lihat .. lihat kan .. bala bantuan datang, ini pasti ide kak Richi "


Aurora berkata sambil tersenyum, mendengar ucapan dari Aurora membuat Riki dan Orlando sedikit terkejut. Dugaannya selama ini benar, Richi berada dekat dengan My Queen, tapi ada perasaan penasaran dihati Orlando dan Riki, ada hubungan apa My Queen dan Aurora.


" kak ... sepuluh Drone , Mereka mulai bergerak "


" Excel hati-hati , kita belum tau apa kehebatan mereka semua, setidak nya target ada di kita "


" Dimana mereka ? "


Khira berkata kepada adik perempuan tersayang nya.


.


.


.


.


.


hai author up lagi.....


terimakasih karena sudah menunggu.


akan diusahakan selalu up date ya.


jangan lupa like dan jadi favorit biar enggak ketinggalan.


.


.


.

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2