
...Cinta datang dan pergi tanpa ada yang tau, begitu juga dengan Clara yang akhirnya bisa mendapatkan Khira walau itu semua dari perjodohan nona muda Aurora atau adik Khira. Tetapi Clara sangat berterima kasih kepada nona muda nya itu, dia yang bukan apa-apa bisa menjadi bagian dari keluarga Khira, bahkan pria dingin itu sedikit demi sedikit telah membuka hati dan pikiran nya kepada Clara....
...Angel semakin lama semakin melepaskan kepergian Antoni, walau terkadang jika dirinya sedang sendiri Angel masih memikirkan Antoni. Semenjak kepergian Antoni, Richi diam-diam selalu memperhatikan Angel dan mengawasi tingka laku Angel dari kejauhan tanpa sepengetahuan Angel....
...Orlando berdiri di didepan kaca pembatas, Mike disamping Orlando, Natalie berdiri disamping Mike, Robert berada disamping Natalie, Riki dan Richi ikut berdiri, dimana Riki berada disamping Robert dan Richi berada disamping Riki, sementara Daniel dan Angel hanya duduk di sofa melihat Aurora....
...Tepat disaat itu Wiliam dan Kevin muncul dimana keduanya memegang sebuah suntikan dimana jika di suntikan akan membuat yang kena suntik tertidur, Khira dan Clara juga ikut muncul dimana Khira juga memegang sebuah suntikan....
...Saat ini ketiganya sepakat membuat tiga orang yang dipilih untuk disuntik agar tertidur, kemunculan Kevin, Khira dan Wiliam membuat semua yang ada diruang kedua terkejut, karena mereka datang dengan wajah yang serius. Keterkejutan Orlando, Mike, Natalie, Riki, Richi, Daniel dan Angel tidak mengubah posisi mereka semua saat ini....
...Wiliam tersenyum dengan penuh arti dimana Wiliam langsung berkata dengan terburu-buru sambil melirik Kevin dan Khira yang berada di kiri dan kanan Wiliam....
..." sudah tidak ada waktu lagi bagi kalian, sudah saat nya beberapa diantara kalian harus mengingat semua yang terjadi limabelas tahun yang lalu, dimana hanya ada kalian dan Aurora yang tau "...
...Wiliam berjalan lurus kearah Orlando , Khira memilih kearah Mike dan Kevin memilih Riki, dimana disaat bersamaan ketiga orang yang di tatap oleh Wiliam, Khira dan Kevin terlihat panik dan saat mau bergerak dengan cepat ditangkap oleh Wiliam , Khira dan Kevin....
...Dimana Wiliam, Khira dan Kevin memegang Orlando , Riki dan Mike dengan sangat kuat dan langsung mendorong badan Orlando, Mike dan Riki ke arah kaca yang ada dihadapan ketiganya, lalu menyuntikkan Orlando , Mike dan Riki dengan sangat cepat, dimana ketiganya disuntik di bagian leher....
...saat bersamaan Excel muncul dengan wajah yang sangat serius dan langsung berteriak sehingga membuat yang lain tetap berada di posisi masing-masing dengan wajah yang sangat penasaran....
..." jangan ada yang bergerak satupun, tetap berada di tempat kalian saat ini"...
...Orlando, Mike dan Riki yang telah di suntik, semakin lama tubuh ketiganya semakin lemas dan lama kelamaan ketiganya mulai tertidur, disaat itu Wiliam, Khira dan Kevin dengan cepat menangkap tubuh ketiganya masih dengan posisi dimana ketiganya berdiri....
...Wiliam menatap sisa yang sadar dan berbicara dengan sangat kuat dimana nama yang disebut oleh Wiliam hanya mengangguk tanda setuju....
..." Natalie , Robert dan Richi kalian bertiga tetap berdiri di posisi kalian saat ini, sudah tidak ada waktu lagi, ini sudah mendesak "...
__ADS_1
..." Wiliam ... Kau yakin ini urutannya "...
..." Kevin percayalah pada ku, Ini yang tertulis di memo yang ditinggalkan oleh Antoni didalam kamar untuk ku , asal kau tau saja, Aku sama sekali tidak percaya Antoni bertemu dengan Aura sebelum Aurora melakukan operasi "...
...Khira, Kevin dan Excel hanya menatap sekitar sambil mengangguk kan kepala tanda mengiyakan ucapan Wiliam....
..." jadi mereka kita apakan ? "...
..." ikut aku, Daniel ... Kau bawa Aurora pelan-pelan jangan sampai dia bangun lalu ikut kami "...
..." baik kak "...
...Wiliam yang menggendong Orlando, Khira menggendong Mike dan Kevin menggendong Riki, sisa yang lain yang masih sadar ikut dari belakang, begitu juga dengan Daniel yang menggendong Aurora ala bridal....
..........................
...Khira dan Clara masuk, dengan wajah yang sangat tegang karena takut Wiliam akan marah jika mendengar kabar duka dari kembaran nya, Clara yang masih menggenggam tangan Khira berusaha untuk meyakinkan kekasihnya untuk tegar dan kuat dalam mengatakan berita ini kepada Wiliam....
...Khira menatap tajam kearah Wiliam dimana Khira tau kalau Wiliam pasti memiliki firasat buruk tentang kembaran nya, karena mereka terikat hubungan darah. Clara hanya diam sambil menatap Khira dan mengangguk tanda agar Khira tidak bertele-tele....
...Tanpa duduk Khira langsung berbicara kepada Wiliam dengan tatapan yang semakin lama semakin sendu....
..." maaf kami terlambat, Wiliam ... Saudara kembar mu Riu Kimura meninggal dunia, dia memilih menjaga pintu utama, dimana saat itu Johan dan anak buah bayaran nya datang menyerbu ke tempat ini, Johan mengetahui tempat ini dari Samuel, aku juga tidak tau bagaimana caranya Samuel mengatakan kepada Johan, saat Johan menyerang aku yakin seratus persen bahwa Johan tidak tau kalau Aurora sedang melakukan operasi, setelah aku mendapat kabar dari salah satu anak buah kepercayaan Aurora, saat itu juga aku langsung bergerak memerintahkan untuk mengurung Samuel diruang bawah tanah oleh pemilik butik "...
..." Johan sudah mati di bunuh oleh aku dan Angel tepat saat dirinya melepaskan sebuah tembakan, setelah Johan mati tubuhnya di cabik-cabik oleh macan kumbang milik Aurora dengan sangat brutal, saat ini Samuel masih dalam kurungan ruang bawah tanah, kami semua tidak ada yang berani menyentuhnya karena itu hanya milik kau dan My Queen "...
...Wiliam atau Rui Kimura yang mendengar apa yang dikatakan oleh Khira hanya menarik nafas panjang sambil menahan amarah dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca, Wiliam berdiri dan berjalan kearah Khira yang saat itu masih berdiri tegak didepan pintu ruang kerja Aurora....
__ADS_1
... kedua tangan Wiliam terasa sangat gatal ingin sekali menghajar wajah Khira yang tampak dengan rasa penyesalan, Wiliam yang memaham emosinya semakin lama semakin membuat wajahnya memerah , mendengar apa yang dikabarkan oleh Khira membuat Wiliam ingin berteriak dengan sangat kuat dan bahkan ingin menghancurkan isi ruangan kerja milik sang adik, tetapi masih bisa ditahan oleh dirinya....
...Wiliam yang saat ini telah sampai dihadapan Khira dan Clara masih menatap dengan tatapan tajam walau mata Wiliam terasa panas karena menahan tangisan. Clara tampak takut sehingga bersembunyi dibalik punggung Khira dengan tangan masih saling menggenggam....
...khira yang tau bahwa Clara sangat ketakutan karena melihat tatapan Wiliam, hanya bisa menyembunyikan Clara di belakang dirinya. Khira berbicara lagi....
..." maafkan kami Wiliam , kami baru menceritakan nya sekarang , karena kami takut jika kami menceritakan nya setelah pasca operasi mu, kondisi mu akan menjadi memburuk, maka dari itu kami memutuskan untuk menunggu dirimu dengan kondisi yang stabil , dan saat ini lah waktunya "...
...Wiliam menarik kerah baju Khira dengan wajah yang penuh amarah, Clara yang berada di belakang Khira terkejut dan semakin erat menggenggam tangan Khira, dimana Khira juga melakukan hal yang sama pada Clara agar tetap diam dan tidak ikut campur dibelakang dirinya....
..." kau ... Kau ... Kau Dimana saat itu , bukan nya kau juga harus bertarung "...
..." maafkan aku Wiliam "...
...Wiliam menahan amarahnya agar tidak meninju wajah ganteng Khira dan tidak menakuti Clara, dengan masih mencengkeram kerah baju Khira dengan sangat kuat....
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞