
...Sehari setelah kejadian, suasana masih tampak tenang, tidak ada kegiatan apapun, Clara yang saat ini duduk disamping Khira hanya bisa diam, semenjak kejadian kemarin Clara tidak berani mengatakan apapun. Karena Clara memutuskan untuk tidak terlalu berharap banyak kepada Khira....
...Khira masih duduk di sofa ruang tamu, dimana Excel juga berada disana. Ada rasa takut dalam hati Clara saat menatap tuan muda kedua keluarga Alexander, sehingga Clara memutuskan untuk pergi dari sana. Clara berdiri dengan perlahan-lahan agar tidak mengusik kedua tuan muda tersebut....
..." mau kemana ? Duduk diam ditempat mu sekarang "...
...Khira berkata dengan sedikit keras , sehingga membuat Clara terkejut dan langsung reflek duduk, untung saja saat ini diruangan hanya ada Clara, Khira dan Excel jadi kejadian tadi tidak ada yang tau....
...Clara langsung menundukkan kepala, dimana Excel hanya melirik dengan tatapan tajam kepada Khira....
..." jika tidak suka lepaskan saja, dari pada kau menahan nya "...
..." maksud mu apa ? "...
..." jangan berlagak bodoh dan pura-pura tidak tau apa yang aku katakan , kasihan dia , tidak tau apa salah nya, dan kelihatan nya dia takut dan canggung berada di dekat mu "...
..." benarkah apa yang dikata pria itu ? "...
...Tanya Khira kepada Clara saat mendengar apa yang di ucapkan oleh Excel. Tetapi Clara hanya diam tidak berani bicara dengan kepala masih menunduk....
..." jawab apa yang aku tanya "...
..." Khira kecilkan suara mu, jika ada yang mendengar dia akan malu "...
...Clara yang tidak mau melihat kedua kakak beradik ini bertengkar langsung berdiri dengan cepat, dimana Clara menunduk kan kepala dan punggungnya sambil berkata dengan suara yang sedikit pelan namum jelas di telinga kedua pria dingin itu....
..." maafkan saya, maaf tuan muda Khira dan tuan muda Excel, saya ... Saya sudah memutuskan, setelah nona muda Aurora benar-benar dinyatakan sehat, saya akan mengatakan bahwa saya akan mundur dan tidak akan mengganggu keluarga nona dan tuan muda "...
...Clara berkata dengan menahan ketakutan didalam dirinya, setelah selesai mengatakan apa yang mengganggu dalam hati nya, wanita yang masih membungkukkan badan nya menarik nafas dengan pelan. Khira menatap Clara dengan pandangan yang susah untuk diartikan....
..." maksud dari ucapan mu ? "...
__ADS_1
...Khira bertanya dengan penuh penekanan disetiap ucapan nya, Clara tiba-tiba mengangkat punggungnya dan menatap Khira dengan tatapan penuh kekhawatiran , Clara membeku saat Khira masih terus menatap nya....
..." jawab apa yang aku tanya "...
...spontan tubuh Clara mundur dua langkah, bahkan hampir saja jatuh jika tidak ada meja disana. Sementara Excel masih menatap kedua insan dihadapan nya. Saat ini Excel sangat malas untuk ikut campur dengan keduanya....
..." tuan ... Saya tau siapa saya, saya juga tau kalau saya tidak sepadan dengan tuan muda ketiga, semalam saat sudah berpikir dan memutuskan bahwa saya pilih mundur, karena saya sadar diri taun, saya akan mengatakan pada nona muda kalau saya yang memilih mundur "...
..." mundur ... Cukup percaya diri kamu, Clara kau tau gadis seperti adik ku itu "...
......" maaf tuan .. Saya tidak tau .. Tapi saya berjanji tidak akan membuat nona muda kecewa pada tuan , dan saya janji hubungan nona dan tuan muda akan baik-baik saja "......
...Excel masih menyimak kedua insan yang masih di posisi yang sama dimana Khira duduk dengan santai sambil menatap calon istri nya sendiri, sedangkan wanita yang di tatap oleh Khira hanya berdiri diam, dimana keduanya masih saling menatap....
...Excel berdiri dan berjalan kearah Khira dimana tangan kanan Excel menepuk pundak Khira dan berkata dengan tegas kepada sang adik....
..." berpikir sebelum menjawab , jangan nanti nya kau menyesal dengan apa yang akan kau jawab, kau tau sebenarnya kau dan kak Antoni memiliki sifat yang sama, sama-sama dingin dengan lawan jenis, pikirkan baik-baik, ini bukan hanya karena Aurora saja tapi hati , kau yang akan menjalani nya. "...
...Sambung Kevin dari tangga dimana Kevin baru turun, disaat itu Clara yang semakin canggung membalikkan badan nya dan hendak berjalan, baru juga melangkah Khira dengan cepat berdiri dan menarik tangan Clara dimana tubuh Clara tertarik dan berada dalam pelukan Khira, disaat itu Excel tersenyum sambil melirik kearah Kevin, dimana Kevin juga melakukan hal sama....
...Dibalik suasana yang masih berkabung Excel dan Kevin sedikit lega karena Khira mau terbuka dengan Clara walaupun akan memakan sedikit waktu nantinya. Dari awal Aurora menyerahkan Khira kepada Clara , kedua saudara laki-laki Khira sangat setuju. Excel dan Kevin pergi meninggalkan Khiran dan Clara diruang tamu....
...Clara yang masih dalam pelukan Khira mendadak menangis, hal itu membuat Khira spontan mengelus kepala Clara dengan sangat lembut....
..." aku tidak bisa berjanji, tapi bersabarlah dan buat aku benar-benar jatuh cinta dan percaya kepada mu "...
...Clara yang mendengar ucapan yang keluar dari mulut Khira membuat tangisan nya semakin pecah, Khira yang mulai cemas, melepaskan pelukan nya dan mencium bibir tipis Clara, yang dimana membuat Clara mendadak terdiam....
..." ternyata cepat juga di rayu, dasar wanita bodoh, mulai hari ini bersabarlah menghadapi diriku "...
...Clara menatap Khira dengan raut wajah bingung, Khira hanya tersenyum saat melihat wajah Clara. Baru kali ini Clara melihat senyuman indah di wajah Khira, walaupun Clara tau Khira masih bersedih atas kepergian sang kakak....
__ADS_1
..." Khira .. Apakah ini mimpi, jika benar aku berharap tidak bangun, karena jika bangun aku akan kehilangan dirimu "...
...Khira yang masih tersenyum tiba-tiba mendekatkan wajah nya ke hadapan Clara dan mencium wanita dihadapan nya , dimana saat itu Clara terkejut dan jantung nya berdebar sangat kuat , apalagi saat Khira mencium dengan sangat intens....
...Dimana ciuman itu semakin lama semakin dalam , bahkan Clara sampai kehabisan nafas dibuat oleh Khira. Kedua tangan Clara memukul pukul pelan ke dada Khira agar Khira melepaskan ciuman nya....
...Khira yang tau kalau Clara mulai kehabisan nafas dengan pelan Khira melepaskan ciuman nya dan menyeka bibir Clara yang merona dan sedikit bengkak akibata ulah Khira. Dimana si pelaku hanya tersenyum penuh bahagia, tidak tau mengapa hati Khira sedikit terasa damai saat ini....
..." kau gila .. Tidak lucu kalau aku mati karena di cium , dasar pria mesum "...
...Tiba-tiba Clara menutup mulut nya dengan pelan sambil menundukkan kepala tanda takut karena tadi Clara berbicara kasar. Khira yang masih tersenyum langsung menarik Clara dalam pelukan nya dan berbisik....
..." jadilah dirimu di hadapan ku , itu lebih baik, jika kau ingin tau apa yang aku pikirkan tanya saja langsung pada ku, aku akan menjawab nya "...
..." benarkah ? Apapun ? Walaupun kau dalam keadaan bad mood ? "...
...Khira hanya mengangguk tanda mengiyakan semua ucapan Clara, dimana Clara tersenyum bahagia. Selamat ini dirinya tidak menyangka akan mendapatkan seorang pria dingin yang katanya susah untuk ditebak apa yang dipikirkan nya....
...Clara memberanikan diri memeluk Khira , saat ini keduanya saling berpelukan dengan sangat erat, dimana keduanya tidak menyadari jika dari tadi Kevin kembaran nya, Excel kakak keduanya, Mike , Orlando dan Angel melihat dari kejauhan, dimana mereka sama-sama tersenyum saat melihat Khira sang pria dingin dan Clara wanita yang biasa saja mulai menyukai satu sama lain....
.
.
.
.
.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
__ADS_1