MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 11.


__ADS_3

Sementara pembicaraan Antoni dan Excel berlanjut hingga tanpa sadar Antoni berteriak dengan kesal ke arah Excel yang membuat Richi, Daniel dan Aurora terkejut mendengarnya.


" Kak ... aku mohon lepaskan Aurora, tidak ada guna kita menahannya, ingat lah apa yang dikatakan orangtua kita, sekali lagi aku mohon .. "


" berhentilah memohon Excel. Lima belas tahun yang lalu aku sengaja berbohong kepada Aura bahwa kakak ke 3 dan kakak ke 4 nya lah yang berniat membunuhnya saat di kolam renang dan di kamar mandi "


Excel mengepalkan kedua tangan nya, ingin rasanya meninju orang yang ada di hadapannya tapi Excel berusaha menahan amarah dalam hatinya.


" Antoni Alexander yang berkuasa ingat apa yang ku ucapkan ini, suatu saat nanti aku berharap melihat kau menyesali semua yang kau lakukan dan kau perbuat kepada Aurora, dan aku lebih berharap lagi Aurora tidak memberi mu kesempatan kedua untuk dekat dan menyayanginya, ingat itu baik-baik "


Excel pergi meninggalkan kamar Aurora, sebelum keluar dari kamar, Antoni menghentikan nya.


" tunggu Excel, dari tadi ada yang aneh dengan mata boneka beruang itu" Antoni berjalan menuju boneka beruang yang ada di tempat tidur Aurora, betapa terkejutnya Antoni saat memeriksa boneka beruang itu.


Ternyata mata boneka beruang itu adalah sebuah kamera kecil yang di pasang alat penyadap. Excel terkejut bukan main melihat apa yang di temukan oleh Antoni begitu juga sebaliknya, dengan cepat Antoni berkata.


" Excel ... perintahkan para bodyguard terpercaya untuk mencari Aurora sekarang "


Mendengar teriakan Antoni membuat Excel terdiam membeku dan menyesali apa yang diucapkannya tadi saat dirinya hilang kendali.


Di saat yang bersamaan Aurora muncul dari balik pintu yang membuat Richi dan Daniel terkejut.


Dengan wajah pucat nya Aurora berjalan pelan dan berbicara dengan sekuat tenaga.


" Cari keberadaan Khira dan Kevin sekarang, siapkan penerbangan ku secepatnya, "


Dengan tubuh yang gemetar Aurora masih berdiri tegap. Richi dan Daniel saling tatap, sementara Aurora menghubungi seseorang melalui Apple Watch nya.


" Ten ... dimana lokasi Raja penghianat "


dari kejauhan seseorang menjawab dengan memakai topeng bermotif kartu Remi 10 kriting, 10 hati, 10 sekop, dan 10 wajik.


" Queen, Indonesia "


" Siapkan rumah beserta isi dan fasilitas yang aku butuhkan "


" Siap "


Aurora memutuskan panggilannya, tiba-tiba pandangannya mulai kabur dan gelap tidak beberapa lama Aurora terjatuh, Richi dan Daniel terkejut melihatnya dan dengan cepat berlari kearah Aurora.


Richi menggendong Aurora dan meletakan nya di sofa. Daniel mendapat pesan dari Riki.


{ besok kita kembali, jadi bersiaplah }


" besok aku kembali "


sambil menunjukkan pesan yang di bacanya tadi.


" dia masih menggunakan nomor lamanya "


Cetus Richi dengan sinis nya.

__ADS_1


Seseorang dengan pakaian perawat datang mengantarkan sebuah map kepada Richi. sepasang mata melihat map itu.


" apakah itu hasil tes nya "


Richi menatap Daniel sambil tangan nya membuka map dan membaca isinya. Richi menarik nafas panjang dan memejam kan matanya pelan.


Saat membuka mata terlihat kedua matanya memerah seakan - akan menahan tangis. Daniel yang melihat ekspresi dari sahabatnya terkejut.


" hasilnya .. "


Daniel tidak sanggup menyelesaikan ucapannya. Kedua pria tampan itu duduk di sisi kiri dan kanan Aurora sambil memegang tangan Aurora.


keduanya tertunduk menahan tangis, Richi mulai berbicara,


" Kanker Sum Sum tulang belakang, jika dibiarkan akan semakin parah bahkan dia bisa ... "


Tiba-tiba Daniel menyela ucapan Richi dengan cepat.


" tidak ... Aura akan tetap hidup, dia akan hidup "


" Daniel ... aku dokter , aku .. "


" sudah aku bilang dia akan hidup, jika kau tidak sanggup, aku akan menggunakan kekayaan yang aku miliki untuk mencari dokter yang hebat, dia akan hidup .., dia akan tersenyum lagi, bahkan dia ... dia. .."


Tangis Daniel pun pecah, butiran-butiran bening keluar tak hentinya.


" Masih ingat 10 tahun yang lalu, saat My Queen menyelamatkan kita "


FLASH BACK .


Di tepi danau dua orang anak laki-laki di hajar ramai-ramai oleh sekelompok pemuda tanggung. dimana kedua anak itu hampir terjatuh kedalam danau saat dua pemuda bertubuh sedikit besar menendang perut kedua anak tersebut.


Tanpa diduga seorang anak perempuan berusia 10 tahun dengan memakai pakaian seperti princess datang berteriak untuk menghentikan perkelahian tersebut.


" berhenti .... , kalian mencari mati bermain di wilayah ku "


Mendengar teriakan dari anak perempuan itu membuat yang berada disana terkejut dan berhenti memukul, menendang kedua anak laki-laki tersebut.


" anak kecil jangan ikut campur, pergi sana "


kata salah seorang pemuda tanggung yang terlihat seperti seorang ketua geng.


Anak perempuan itu berjalan dengan santai nya, kedua tangan nya mengeluarkan sesuatu dari dalam tas kecil yang selalu dibawanya,


" kalian lihat apa yang ada ditangan ku saat ini "


sambil menunjukkan apa yang dipegangnya.


Ketua dari pemuda yang menghajar kedua anak laki-laki itu terdiam.


Anak perempuan itu masih berjalan maju kearah para pemuda yang seperti anak jalanan itu. Dengan senyuman yang membuat hawa dingin di sekujur tubuh membuat ketua dan anak buah para pemuda itu tertunduk.

__ADS_1


" tadi siapa yang aku anak kecil, kalian tau ini , kalian semua mau mati " Teriak gadis itu dengan kuat, tidak beberapa lama anak buah anak perempuan itu muncul dengan berbagai kelompok yang membuat para pemuda itu lari dengan kuatnya bahkan ada yang sampai jatuh terpeleset, bahkan ada yang bertabrakan satu sama lainnya.


Anak perempuan itu mengulurkan tangannya untuk membantu kedua anak laki-laki hang usianya lebih tua 5 tahun darinya.


" kakak tidak apa-apa? apakah luka ini sakit semua? apa kakak ada tempat tinggal ? "


satu persatu pertanyaan dilontarkan kepada kedua anak laki-laki yang terluka.


" siapa nama mu ? "


" aku My Queen "


" my Queen ? "


" siapa nama kakak berdua "


Seorang anak laki-laki yang wajah nya sudah memar itu berkata.


" aku Richi dan yang bertanya nama mu tadi dia Daniel "


" salam buat ketua kalian, dia Red Joker dan dia AS "


perintah My Queen kepada anak buah nya kelompok berbaris satu dan dua memberi hormat kepada Richi dan Daniel yang membuat keduanya terkejut.


" panggil aku Aurora, mulai sekarang kalian bagian dari My Queen, akhirnya topeng mas ini ada pemiliknya "


Aurora mengambil dua topeng berlogo kartu remi Red joker dan kartu remi As yang di letakan nya dipinggang lalu melempar kedua topeng itu kearah Richi dan Daniel.


" ingat satu hal tidak boleh ada yang tau siapa kalian, kalian berdua bisa menggunakan nama asli kalian saat kalian melakukan kegiatan yang kalian kuasai, tapi jika dalam misi kalian harus menggunakan nama Joker dan As, dan memanggil ku dengan nama My Queen "


Richi dan Daniel saling menatap satu sama lainnya. Daniel pun angkat berbicara.


" terus dimana Richi tinggal, kalau aku masih ada tempat untuk tinggal "


" ikut aku, kakak Richi bisa tinggal di markas utama "


Ajak Aurora dengan senangnya.


ON BACK.


.


.


.


.


Like .. like ... jangan lupa ya.


di tunggu komentarnya. jangn bosan membacanya.

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2