
" pilih lah mau naik yang mana ? "
teriak Khira kepada Aurora. Richi yang melihat pemandangan itu hanya bisa tersenyum miring, tangan Aurora masih di genggam oleh Richi. Orlando dan Riki yang melihat merasa tidak senang. Tetapi Richi tidak perduli sama sekali.
Aurora menatap Richi dengan mata yang menyedihkan.
" nona muda Aurora Alexander, apalagi yang mau nona inginkan ? "
" lima mobil sport mau naik yang mana, Aura bingung "
masih dengan menatap. Richi melepaskan genggaman tangan nya, dan berdiri dibelakang Aurora sambil memegang kedua pundak Aurora.
" aku akan membawa mu ketempat yang membuat mu punya rasa aman "
bisik Richi dengan mendorong pelan Aurora. Gadis manis itu hanya menurut saja dan mengikuti dorongan Richi.
Richi berjalan dengan santai nya kearah mobil sport urutan ke 3, semua mata memandang kearah Aurora.
" naiklah, ini yang paling aman untuk saat ini "
bisik Richi kepada Aurora. Daniel pun tersenyum manis melihatnya, Aurora menatap Daniel sambil tersenyum.
" Aura ikut dengan Daniel "
teriak Aurora yang membuat raut wajah Khira, Kevin dan Orlando berubah drastis, sedangkan Riki nampak kesal melihat senyuman Richi.
Saat Aurora mau masuk kedalam mobil, Aurora memeluk erat Richi dan berkata pelan,
" awasi aku dan lindungi aku "
" bodoh .. bukan kah di sisi mu ada Daniel, "
" ah .. iya .. Daniel, dia akan melindungi aku, tapi bagaimana jika My Queen datang "
" apa kau takut dengan My Queen ? "
" kau .. kau tahukan apa yang terjadi .. "
Saat Aurora mau berkata tiba-tiba dengan cepat di potong oleh Richi,
" Aurora sayang .. Aurora manis .. tenang lah, aku akan menjaga dan melindungi mu 24 jam, dimana pun kau berada "
Aurora melepaskan pelukan nya dan menatap wajah Richi, Saat ini Richi tau kalau Aurora sangat takut dan cemas
" percayalah padaku, Aurora tahukan siapa Antoni, saat ini dia bukan lawan yang muda, Antoni tidak semudah itu melepaskan dirimu, apalagi sekarang kau berada dekat dengan Khira dan Kevin, itu menambah kewaspadaan nya, sekarang pergilah naik mobil Daniel, kau tau betul siapa Daniel "
terang Richi dengan pelan sambil mengusap pelan rambut Aurora.
Aurora menatap Richi tidak rela, tapi saat dirinya melihat Daniel ada rasa aman didalam dirinya, dengan sebuah senyuman Aurora masuk kedalam mobil sport milik Daniel.
Richi mengepalkan tangan nya dan memberikan kearah Daniel, begitu juga dengan Daniel. kepalan seperti tinju itu menyatu dan keduanya tersenyum.
Tanpa disadari keduanya, Khira, Kevin, Orlando dan Riki menatap bingung dan penasaran. Hal itu tidak membuat keduanya peduli, karena saat ini yang keduanya peduli adalah Aurora yang saat ini menjadi gadis manis, penurut.
" jaga nona muda "
__ADS_1
" percayalah dia aman bersama ku "
" kau tahukan sifat Antoni "
" tenang, saat ini dia hanya percaya dengan keluarga Alfaro dan Marco "
Richi pergi menuju motor sport milik nya dan mengendarai dengan cepat tampa melihat kearah kiri dan kanan, tidak beberapa lama Orlando, Riki, Daniel, Khira dan Kevin masuk kedalam mobil mereka masing-masing dan pergi meninggalkan bandara tersebut.
Dari kejauhan sepasang mata menatap dengan wajah tersenyum.
" Richi .. Daniel .. Red Joker .. AS .. setidaknya saat ini aman "
seorang pemuda berjalan kearah motor sport milik nya lalu pergi meninggalkan bandara tersebut.
☆☆☆☆☆
Di mension yang mewah Gracia menunggu kedatangan kakak dan kakak sepupunya, Gracia berjalan kesana kemari dengan wajah yang sangat cemas. Gracia berharap Aurora tidak ikut pergi, karena Gracia merasa sangat cocok dengan Aurora.
" pak Heru .. apakah Aura akan tinggal disini ? "
" nona muda tenang saja, pasti nona Aura akan tinggal "
" tapi pak .. ada yang an ... "
tiba-tiba Gracia berhenti berbicara, dan menatap Pak Heru sambil tersenyum.
" ada apa nona muda ? "
" ti .. ti .. tidak ada pak Heru "
" iya sudah, saya kembali bekerja dulu"
" hampir saja, aku mengatakan sesuatu yang aneh tentang Aura, jika tadi aku tidak menahan, ah .. bisa habis aku "
Gracia menarik nafas dengan berat sambil menundukkan kepala.
" cantik mu akan berkurang jika kau masih menarik nafas panjang seperti itu "
Gracia mendengar suara yang tidak asing di telinga nya, dengan cepat Gracia mengangkat kepala dan berdiri, terlihat seorang gadis seusianya tersenyum manis padanya.
" Aura ... kau .. "
" iya ini aku Aurora, aku akan tinggal disini untuk sementara waktu "
Gracia memeluk Aurora dengan erat dan senangnya, karena Aurora akan benar-benar tinggal di tempatnya. Riki, Daniel dan Orlando tanpa sadar tersenyum manis. Khira berjalan kearah Gracia dan Aurora,
" Aura .. tinggal bersama kakak "
mendengar suara bariton itu spontan membuat Aurora terkejut.
Aurora melepaskan pelukan nya dan membalikkan badan, Aurora mendadak terdiam sambil menundukkan kepalanya, ada rasa takut didalam hati Aurora saat menatap Khira,
" tinggallah bersama aku dan Khira "
terdengar lagi satu suara yang tidak asing bagi Aurora kembali.
__ADS_1
Daniel dengan cepat berjalan kearah Gracia dan Aurora berada, dengan cepatnya Daniel menarik Aurora kebelakang punggung nya, Khira dan Kevin dibuat terkejut melihat tingkah Daniel.
" kalian berdua menakuti nya, biarkan Aurora tinggal disini, bukan nya kalian tau kalau Antoni menitipkan nona muda keluarga Alexander kepada keluarga Alfaro, jadi pergilah "
Khira merasa kesal dengan ucapan Daniel, Khira tidak bisa menahan emosi lagi, apalagi saat ini dirinya sudah mengetahui siapa Aurora.
Wajah Khira mulai tampak merah karena menahan emosi, kedua tangan nya sudah merasa gatal ingin meninju sahabatnya itu.
Aurora yang melihat emosi kakak ketiganya membuat gadis itu berani dan berjalan kearah Khira dan Kevin.
" aku akan pulang tapi Orlando harus ikut tinggal di tempat kakak "
" baiklah, ayo kita pulang, Orlando ikutlah dengan kami "
jawab Kevin dengan santai nya, Orlando hanya mengangguk tanda setuju.
Aurora melihat kearah Daniel dan Gracia dengan senyuman yang di paksakan, lalu berjalan kearah Khira dan memegang tangan Khira dengan wajah yang tersenyum.
" ayo pulang kak "
ajak Aurora yang masih tersenyum. Khira dengan cepat memeluk tubuh adiknya dengan penuh rasa rindu.
" apapun yang Rora mau akan kakak kabul kan, percayalah "
Aurora mengangguk tanda setuju dan melepaskan pelukan nya, wajah Aurora mendadak pucat pasi,
" kakak .. bisakah menggendong ku kedalam mobil "
Kevin yang melihat wajah adik kesayangan nya pucat dengan cepat memegang pergelangan tangan Aurora.
" Khira, bawah Rora sekarang "
tanpa menjawab Khira dengan cepat menggendong adik nya dan berlari membawa masuk kedalam mobil. Saat dalam gendongan Khira, mata Aurora perlahan tertutup. Khira mulai panik dan bergegas masuk kedalam mobil.
Orlando dan Kevin menyusul dari belakang dengan cepatnya.
" bertahanlah Rora, kakak akan menjaga mu kali ini, dan tidak akan menyakiti mu "
kata Khira yang masih mengemudi dengan kecepatan tinggi.
.
.
.
.
hai Author up lagi.
jangan lupa like dan vote dan beri hadiah ya.
terima kasih masih menunggu 😁😁
.
__ADS_1
.
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝