MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 20 .


__ADS_3

Natalia telah menyelesaikan tugasnya membersihkan obat-obat yang berserakan di lantai kamar Khira, saat mau keluar dari kamar tak lupa Natalia melihat keadaan saudara kembar bos nya yang saat ini sudah terlelap.


jari-jari lentik nya menarik selimut dengan pelan agar tidak membangunkan Khira.


" tenang lah saudara kembar bos, semua akan baik-baik saja, "


Natalia berjalan pelan dan mematikan lampu kamar Khira setelah itu berlalu pergi keluar.


Natalia gadis berkulit putih mulus, memiliki rambut sebahu yang lurus berwarna hitam pekat, Dengan wajah yang oriental gadis manis itu berdiri tepat di depan pintu sambil menghela nafas panjang, jantung nya berdebar dengan kuat karena berada di kamar Khira, baginya berada dikamar Khira tanpa ada Kevin sangat menakutkan.


Khira sosok pria yang susah ditebak apa yang ada di pikirannya. Hal itu yang membuat Natalia takut berada di dekatnya. Natalia melihat jam tangan.


" sudah pukul 03:00 dini hari, aku istirahat dulu "


Natalia berjalan menuju kamarnya yang berada di lantai tiga.


☆☆☆☆☆


Suara burung berkicau dengan merdu nya, cahaya matahari yang terbit dari timur menerobos masuk dari cela-cela ventilasi kamar. Aurora membuka pelan matanya lalu menghela nafas pelan.


Dilihatnya jam tangan yang menunjukkan pukul 06:00 pagi.


Dengan menggunakan jam tangan Aurora menghubungi anggota intinya.


" Ten, Black Joker, J cari pembantu yang terlibat di keluarga Alfaro limabelas tahun yang silam, setelah dapat kirim informasi itu kepada Red Joker melalui Email yang aku kirim, katakan padanya selesaikan "


" Siap My Queen "


Jawab singkat ketiganya dengan kompak.


Black Joker yang mengenakan pakaian serba hitam yang ketat menampakkan lekuk tubuh modis nya, Ten yang mengenakan celana pendek berwarna putih dan kaos putih lengan panjang bermotif gambar sepuluh kartu remi dan mengikat kemeja warna biru di pinggang nya dengan menggunakan sepatu kets berwarna putih motif yang sama dengan pakaian yang di pakai oleh nya.


Sedangkan J yang menggunakan baju kaos lengan satu jari dan celana jins pendek berwarna biru dan menggunakan Blazer bermotif kotak-kotak berwarna hitam putih dan menggunakan sepatu boot dengan tinggi 3 cm. Tidak lupa ketiganya menggunakan topeng gold bermotif lambang mereka satu-satu.


Sementara di kamar Aurora dirinya dikejutkan dengan kedatangan Orlando.


" sejak kapan kakak di situ ? "


" kakak, sejak kapan aku jadi kakak mu "


Aurora terdiam dan tertunduk ditempat tidurnya mendengar ucapan pria dingin yang berdiri di depan pintu.


Orlando yang sudah sangat rapi dengan setelan tuxedo yang serba hitam berjalan luruh kearah Aurora.


" panggil aku Orlando "


" bagaimana bisa, aku sangat muda dari kakak "


celoteh Aurora yang masih menundukkan kepalanya, Tanpa disadari Orlando duduk disamping Aurora. Tangan kanan Orlando mengelus rambut panjang Aurora dengan lembut.


Dengan mengelus rambut Aurora membuat gadis itu terkejut dan mengangkat kepalanya dengan cepat, sehingga membuat wajah kedua berhadapan sangat dekat. Aurora langsung memalingkan wajah nya dengan cepat tetapi ternyata kalah cepat dengan tangan Orlando yang langsung memegang kepala Aurora dan memutar nya kearah dirinya.


" sakit kakak "


keluh Aurora sambil memegang lehernya yang sedikit pegal karena di putar Orlando tadi. Orlando reflek mencium kening Aurora yang membuat gadis itu lebih terkejut dan memundurkan badannya sedikit kebelakang.

__ADS_1


" masih panggil kakak "


bisik Orlando di telinga Aurora yang membuat gadis itu menatap tajam padanya.


" tatapan itu lagi , seperti bukan dirinya "


hati kecil Orlando berkata kepada dirinya sendiri saat menatap mata Aurora. Orlando mengangkat salah satu alis nya seperti memberi isyarat.


" baiklah, Orlando "


Sebuah senyuman manis terukir di bibir tampan Orlando, bagi siapa yang melihatnya akan kagum karena Orlando sosok pria yang tidak pernah senyum pada siapapun.


" jangan turun dari tempat tidur ini, Pak Heru yang akan membawa sarapan pagi, makan siang dan malam nanti "


" bebaskan aku, aku bosan di kurung "


Tanpa pikir panjang mendengar teriakan dari Aurora membuat Orlando mengangkat tubuh Aurora dengan gaya bridal style.


" apa yang kau lakukan, turunkan aku "


Aurora mencoba memberontak dari gendongan Orlando tapi gagal.


Orlando masih menggendong Aurora hingga keluar dari kamar dan turun menuju ke tempat mobil Orlando. Disepanjang jalan menuju keluar rumah Aurora merasa malu karena dilihat oleh banyak pasang mata. Yang akhirnya membuat Aurora terdiam dan menutup wajahnya di dada bidang Orlando. Sementara Orlando berjalan dengan dinginnya.


" kakak sepupu mau dibawa kemana Aura ? "


" Orlando .. mau kau bawa kemana gadis itu ? "


Orlando hanya diam dan terus berjalan hingga sampai di depan mobil sport miliknya.


Pintu mobil terbuka otomatis Orlando mendudukkan Aurora di kursi depan.


" jangan bergerak, diam saja "


Aurora yang masih menggunakan piyama berwarna merah hanya diam saja. Orlando dengan cepat membawa mobil menuju ke Digital Grup. Diwaktu bersamaan Daniel merasa khawatir karena Aurora dibawa oleh sepupunya Orlando.


" kak mau kemana ? "


Tanya Gracia saat melihat Daniel berdiri dari meja makan nya.


" makan lah dengan pelan, kakak ada urusan sebentar, Pak Heru jaga Gracia"


" baik tuan muda ke dua "


Daniel berjalan dengan cepat menuju ruang tamu dan langsung menghubungi Richi untuk melacak kemana Orlando membawa Aurora.


📲📲📲📲📲📲


Dari jauh Richi langsung mengangkat panggilan dari Daniel.


" hallo .. ada AS "


" Joker lacak keberadaan My Queen "


mendengar ucapan dari Daniel membuat Richi terkejut.

__ADS_1


" apa maksud mu AS, bukankah My Queen selama ini dengan dirimu "


" maksud aku, pagi ini Orlando membawa My Queen, aku tidak tau dibawa kemana My Queen "


" sialan kau AS, aku kira My Queen melarikan diri, akan aku coba, karena asal kau tau saja My Queen punya satu jam tangan yang tidak bisa aku lacak dengan menggunakan ID asli ku"


Terang Richi panjang yang membuat Daniel terdiam dan terduduk di sofa tanpa sadar tangan nya mematikan panggilan telepon nya.


Tiba-tiba Daniel mendapat ide tangan nya dengan cepat mencari nama Khira di handphone nya. Tak lama Daniel tersenyum bahagia mendapatkan nama Khira, tanpa pikir lagi Daniel menghubungi Khira.


📲📲📲📲


" ada apa pagi begini kau menelepon "


" kau dimana ? "


" apa urusan mu "


" aku serius, kau dimana ? "


" memangnya kenapa ? "


" sialan kau Khira, aku serius "


Daniel tampak kesal dibuat sahabat nya itu. sementara Khira tertawa mengejek kekesalan Daniel.


" sekali lagi aku tanya kau dimana ? "


" aku di Digital Grup diruangan Orlando, ada apa ? "


" kabarin aku jika kau melihat Orlando membawa My .. maksudku Aura "


Terang Daniel sedikit gugup karena hampir saja salah memanggil nama Aurora.


" Orlando membawa gadis muda itu "


" iya "


Daniel memutuskan panggilan nya dan mempersiapkan diri untuk pergi ke Digital Grup jika sudah dapat kabar dari Khira.


.


.


.


Hari ini sangat lelah, tetapi masih sempat mencari waktu.


Jangan lupa like 👍dan favorit ❤ ya dibawa ....


terima kasih ...


.


.

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2