
...Isabella datang kedalam kamar pribadi Charles. Saat itu Charles sedang duduk di atas tempat tidurnya sambil menyelesaikan pekerjaan yang tertunda selama ini....
...Kedatangan Isabella tidak diketahui oleh siapapun. Isabella dengan percaya diri datang menghampiri Charles dengan pakaian tidur yang sangat transparan ....
...Isabella yang tau kalau saat ini Charles sangat membutuhkan belaian dari seorang wanita, karena kematian Cecilia sangat membuatnya putus asa....
...Secara selama ini Cecilia lah yang menghangatkan ranjang tempat dirinya tidur, bahkan Cecilia juga yang menghangatkan ruang kantor saat Charles stres dan pusing karena pekerjaan nya....
...Charles yang tidak tau kedatangan Isabella , mendadak terkejut saat Isabella naik keatas tempat tidur dengan tubuh tanpa busana sedang memeluk Charles dari belakang....
...Isabella juga terkejut saat melihat apa yang isi laptop Charles. Ternyata bukan kerjaan yang Charles kerjakan , melainkan Charles sedang melihat adegan panas yang selalu direkam oleh dirinya saat berhubungan badan dengan Cecilia....
..." kau marah "...
..." Charles ... Dia sudah mati , bagaimana dengan aku, tubuhku ini selalu siap buat memenuhi nafsu mu "...
...Jawab Isabella yang masih memeluk erat tubuh Charles dari belakang. Charles dapat merasa bagian depan milik Isabella lebih besar dibandingkan milik Cecilia....
..." kau tau, jika kau mau menjadi budak nafsu ku kau harus siapa kapan pun, tidak ada kata lelah atau kau lagi sakit "...
...Isabella tersenyum dengan sangat terpaksa, karena Charles membuat nya sedikit takut, dengan posisi Isabella masih dibelakang Charles....
...Isabella membisikkan sesuatu yang membuat Charles menutup laptop nya dan menarik Isabella ke hadapannya....
..." yang membunuh Cecilia adalah Rosalina dan sahabatnya Sandra. Keduanya adalah tangan kanan dari My Queen. Kau tau aku dapat info ini dari siapa, dari Rosi "...
...Charles membuka baju dan membuangnya di lantai, Isabella dibuat terkejut saat melihat tubuh bagian depan Charles, naluri wanita murahan nya tambah bangkit....
...Charles tidak mau memulai , karena saat ini dirinya masih tidak mau menjamah tubuh wanita lain. Sementara Isabella sudah seperti cacing kepanasan. Apalagi saat ini Isabella berada dihadapan Charles....
...Charles yang masih duduk diatas tempat tidur dengan kedua kaki lurus kedepan, membuat Isabella memberanikan diri duduk di pangkuan Charles dengan kedua kaki melingkari pinggang Charles , dimana wajah keduanya saling berhadapan....
...Jendela kamar Charles yang masih terbuka lebar membuat angin malam masuk dan menghembus kedalam. Isabella menahan dinginnya malam agar dapat tidur bersama Charles....
..." tadi kau bilang Rosi , jangan bilang Rosi yang .... "...
..." iya Rosi istri Samuel yang hilang saat melahirkan si kembar. tidak lama lagi ulangtahun putri Sandra , kau dan yang lain bersiaplah untuk menghabisi kedua wanita itu "...
..." sepertinya kau sangat bernafsu sekali untuk membunuh Rosalina dan Sandra, "...
..." sayang .. Mereka tangan kanan My Queen, bukan kan selama ini kau tidak mencintainya, anak mu lahir atas nafsu gila mu saja "...
..." apa Johan tau kau kesini "...
...Isabella hanya menggelengkan kepala, Charles tersenyum dengan sangat senang melihat Isabella seperti wanita murahan. Tapi sebisa mungkin Charles bertahan tidak menyentuh Isabella....
...Karena tujuan Charles agar Isabella menawarkan dirinya untuk membantu Charles menghabisi Rosalina dan Sandra....
..." terus apa yang harus kita lakukan "...
..." Bukan hanya kita saja, tapi kau harus mengajak ketiga tetua dan Ronald "...
..." mengapa harus mengajak mereka ? "...
__ADS_1
..." agar kita menang , dan tidak ada lagi pengganggu "...
...Mendengar apa yang dikatakan oleh Isabella membuat Charles tersenyum. Isabella yang sudah mencapai puncak hasrat nya sudah tidak bisa menahan lagi....
...Saat Isabella hendak membuka celana tidur milik Charles, tangannya langsung ditahan oleh Charles, Isabella tampak memohon agar Charles ikut dalam permainan nya, tetapi Charles terus menolak....
...Isabella mencoba mencium bibir Charles , tiba-tiba tangan Charles mencekik leher Isabella dan membanting tubuh Isabella , dimana Isabella terlentang diatas tempat tidur dengan masih dicekik oleh Charles....
..." kau tau, sekali kau dijuluki wanita murahan dan ****** , kau tetap tidak berhak berada di atas tubuh ku , karena kau tidak sebanding dan sekelas dengan Cecilia, paham "...
...Mendengar ucapan yang keluar dari mulut Charles membuat Isabella sakit hati. Charles melepaskan tangan nya dari leher Isabella....
...Charles menarik kaki Isabella dan menyeretnya dari atas tempat tidur , tubuh Isabella merasakan sakit saat tubuh nya jatuh kebawah, sakitnya masih terasa saat Charles menyeret tubuh Isabella keluar kamar dan membawanya ke ruang kerja ayahnya, dimana saat itu Alexander, Alfaro dan Marco sedang berada di dalam ruangan tersebut....
..." Dad, dan kedua paman, malam ini aku bawa seorang wanita murahan buat kalian bertiga menikmati sampai pagi , ingat jangan beritahu Johan "...
...Ketiga tetua yang melihat tubuh tanpa sehelai benang sedang terbaring di lantai tampak sangat senang, karena bagi ketiganya wanita adalah sarapan, makan siang bahkan makan malam bagi mereka....
...Isabella yang masih merasa sakit dibagian punggung nya tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa pasrah saat ketiga tetua akan melahap habis tubuh nya hingga pagi....
......................
..." Aura kamu kenapa ? Mengapa wajah mu pucat ? "...
...Antoni, Khira dan kevin tampak panik saat melihat wajah pucat Aura. Bahkan Orlando yang saat itu berada di dalam kamar Aura juga mulai ikut panik....
..." aku akan panggil tante Sandra dan mami ku , tunggu disini "...
...Ketiga kakak beradik itu hanya mengangguk saja. Antoni langsung bergegas mengompres kening Aura. Khira menyelimuti sang adik, sedangkan Kevin memegang tangan sang adik dengan erat....
..." kak Wiliam ... Kak Wiliam ... Kak Wiliam mana ... Mana kak Wiliam ... "...
..." Aura ... Kakak disini, kakak mu aku , aku Antoni bukan Wiliam "...
..." Kak Wiliam ... Mana kak Wiliam .. "...
..." Aura .. Disini ada kak Antoni, ada kak khira dan kak Kevin , kakak mohon Aura "...
...Melihat Antoni sudah mulai marah dan emosi, secepatnya Khira memegang tangan kakak nya ....
..." tahan amarah mu kak, saat ini Aura sedang sakit , jadi sebisa mungkin tahan amarah kakak , jangan memperburuk keadaan "...
..." yang dikatakan Khira memang benar kak, saat ini Aura butuh kita "...
...Antoni menatap Khira dan Kevin secara bergantian, walaupun sebenarnya Antoni masih bingung mana Khira dan Kevin, jika keduanya tidak menyebut nama mereka....
...Tidak lama setelah itu Rosalina, Sandra dan Orlando masuk kedalam kamar Aura. Sandra tampak panik melihat Aura yang panas tinggi dan mengigau memanggil nama Wiliam....
...Sandra melihat wajah putra pertama nya yang tampak menahan amarah nya, karena Sandra tau selama ini jika Aura sakit Antoni lah yang tampak sangat cemas dan khawatir....
..." Antoni .. Tahan amarah mu , putra ku sayang .. Mami janji Aurora akan baik-baik saja "...
...Sandra dengan perasaan yang sangat khawatir langsung memeluk Antoni, agar putra nya itu tenang dan bersikap layaknya seorang kakak yang bisa menahan amarah disaat kondisi panik dan genting....
__ADS_1
...tidak beberapa lama kondisi emosi dan kemarahan Antoni mulai mereda, Sandra dapat merasakan hal itu, sandra melepaskan pelukan nya lalu menatap putra nya dengan tatapan hangat....
...^^^" kau sudah banyak berubah, dari awal kau adalah putra ku, sampai aku mati kau tetap putra ku darah daging ku , aku bersumpah akan hal itu "^^^...
...Batin Sandra meyakinkan dirinya, lalu Sandra tersenyum kepada semua yang ada didalam kamar tersebut agar suasana menjadi lebih baik....
..." Rosalina tolong hubungi dokter sekarang "...
..." tidak perlu tante Sandra dan tante Rosalina , aku sudah menghubungi dokter pribadi keluarga Marco, jadi kita tunggu saja "...
...Ucap Riki dengan tegas, yang membuat Sandra dan Rosalina merasa bangga kepada Riki. Sedangkan Orlando ada rasa iri saat melihat Sandra mengusap rambut Riki....
...Rosalina tidak sengaja melihat tatapan iri Orlando kepada Riki....
..." Orl ... Kamu duduk di samping Aurora dan jaga dia sampai dokter datang "...
..." baik mami "...
...Orlando dengan penuh semangat duduk disamping Aura....
...Rosalina dan Sandra hanya bisa menggeleng kepala. Aura yang masih tertidur dan terus mengigau membuat Sandra menarik tangan Antoni....
...Sandra duduk di sofa tunggal yang ada dikamar Aurora, sedangkan Antoni berada di hadapan nya....
..." Antoni jawab pertanyaan mami , kemana kamu dan Wiliam pergi saat itu , jawab Antoni "...
...Antoni hanya diam seribu bahasa, karena tidak tau harus menjawab apa, semenjak Antoni dan wiliam pergi bersama, Wiliam tidak kelihatan sama sekali....
...Terlebih lagi yang ditemui oleh mereka berdua mengatakan kalau ini pertemuan mereka yang kedua....
..." Antoni .. Antoni ... "...
...Sandra hanya bisa menarik nafas panjang melihat ekspresi Anton yang tampak sangat tenang....
...Seorang dokter datang dan masuk kedalam kamar Aurora. Tanpa basa basi Dokter tersebut memeriksa Aura, sang dokter hanya tersenyum tipis melihat Orlando yang masih memegang tangan Aura dan tidak beranjak dari tempat tidur berukuran besar....
...Tidak menunggu lama Aura sudah di tangani oleh dokter tersebut....
..." nona muda hanya kelelahan dan baru beradaptasi lingkungan baru, tidak ada yang perlu dikhawatirkan , setelah infus nya habis kondisinya akan membaik, percayalah nyonya. "...
...Sandra hanya mengangguk kan kepala, sedangkan Antoni berjalan keluar kamar Aurora menuju ke kamarnya dan membaringkan badannya diatas tempat tidur sambil meletakan salah satu tangan nya keatas kepala, dan tangan satunya diletakan buat menutup kedua matanya....
...Riki dan Richi yang berdiri didepan pintu kamar Antoni sebenarnya ingin bertanya kemana Wiliam pergi, tetapi niat keduanya memilih untuk tidak penasaran. Karena keduanya yakin bahwa kakak pertama mereka akan baik-baik saja....
...****************...
.
.
.
.
__ADS_1
.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞