MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 45.


__ADS_3

Ten langsung menyentuh no 3 dan menekan nya. Tidak menunggu lama seseorang mengangkat dan menjawab dari kejauhan.


" Hallo ... bagaimana bisa kau menghubungi aku Ten ... "


Mendengar jawaban dari AS membuat Ten, J dan Black Joker tersenyum bahagia.


" Dapat ... "


Jawab J dan Black Joker bersamaan. Ten langsung memasang earpiece wireless ke telinganya.


⌚" AS ... ada kabar buruk "


⌚" ya jelaslah ada kabar buruk. karena kamu yang menghubungi"


⌚" aku serius AS "


⌚" apa yang terjadi dengan My queen "


⌚" Dia pingsan, badan nya dingin, Joker membawa nya dan kami mengikuti nya dari belakang "


⌚" kami ...maksudnya apa ? "


⌚" Aku, J dan Black Joker "


Mendengar jawaban dari Ten dengan cepat AS mematikan panggilan nya.


{ " apa rencana mu My queen, sampai-sampai kau telah mengumpul semua anggota inti " }


Batin AS bergumam, tanpa dirinya sadari bahwa ada dua pasang mata menatap gerak gerik Daniel.


Daniel langsung berjalan keluar dari pintu kamar Orlando, belum sampai pintu, Daniel mengambil handphone yang di letakkan nya tadi di tempat tidur Orlando.


" apa kau menemukan sesuatu Daniel "


mendengar pertanyaan dari Orlando membuat Daniel terkejut.


Daniel baru sadar bahwa di kamar ada Orlando dan Riki. Daniel sontak membuat terdiam dan raut wajah nya berubah dratis.


" oh .. itu .. itu .. aku ada urusan sebentar .. jika ada kabar dari Gracia dan My ... maksudku jika ada kabar dari Gracia dan Aura berita aku. anak nakal itu akan ku beri pelajaran "


Jawab Daniel sambil berlalu pergi keluar kamar dan dengan cepat berlari ke parkiran mobil pribadinya.


" apa kau mencurigai Daniel ? "


" terus kau sendiri bagaimana ? "


" aku bertanya kau malah balik tanya , kau tidak lihat bagaimana wajah nya mendadak berubah "


tanya Riki sambil berdiri dari tempat duduk nya dan berjalan ke balkon kamar Orlando.


Orlando berlari membawa jaket Daniel yang tertinggal di sofa kamar Orlando, Tiba-tiba Riki melemparkan sesuatu kepada Orlando.


" Orl .. tangkap dan letakkan di jaket nya "


" ini ... kau ... "


" cepatlah, sebelum dia pergi "


Tanpa menjawab Orlando langsung berlari dengan cepat kearah parkiran mobil pribadi Daniel.


Tepat di waktu yang sama Daniel hendak masuk kedalam mobilnya dari jauh Orlando memanggil.


" Daniel ... Daniel tunggu "


" ada apa Orl ? "

__ADS_1


" ini "


Orlando memberikan jaket kepada Daniel yang dimana jaket itu sudah di pasang alat pelacak tanpa sepengetahuan Daniel sendiri.


" terima kasih. aku pergi dulu "


Daniel langsung memakai jaketnya dan masuk kedalam mobil, Daniel mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi. Saat Daniel pergi Orlando tersenyum licik dan melihat kearah atas dimana Riki berada.


Riki berjalan dengan cepat kearah laptop nya untuk melacak kemana tujuan Daniel. Tidak tau mengapa Riki dan Orlando seperti mempunyai firasat tentang Daniel.


Daniel seperti memiliki sebuah rahasia yang dia simpan.


Orlando berjalan masuk kedalam rumah dan dengan cepat berlari kearah kamar. Saat sampai di sana Orlando terkejut melihat Riki marah dan membanting handphone nya.


" ahh ... sial .... "


suara handphone yang dibanting sangat keras sehingga tidak berbentuk lagi.


" baru aku tinggal sebentar kau sudah marah begini "


" Daniel meninggalkan jaket dan mobil nya di suatu tempat, seperti nya dia tau kalau kita memata-matai nya. "


Melihat kemarahan Riki membuat Orlando terdiam dan berpikir sejenak,


" melihat ekspresi dari Riki membuat keyakinan ku bertambah bahwa Daniel menyembunyikan sesuatu "


Orlando berbicara sendiri tanpa di ketahui oleh Riki.


☆☆☆☆☆


Daniel yang sudah di jemput oleh beberapa anak buah dengan cepat mengganti pakaian nya di dalam mobil yang menjemput Daniel tadi.


Sesuai dengan yang diperintahkan oleh atasan mereka untuk tidak melihat wajah asli Daniel para anak buah hanya berada dalam mobil dan memandang kearah depan.


Sebenarnya Daniel selalu membawa topeng gold nya kemana dia pergi. Karena Daniel tau kalau suatu-suatu topeng itu akan di butuhkan oleh dirinya sendiri.


" maaf tuan AS, Kami tidak tau apa-apa tentang My Queen. yang kami tau hanya diperintahkan untuk menjemput Tuan AS "


kata salah satu anak buah utusan Joker.


" iya sudah .. jalan "


perintah AS dengan pelan.


☆☆☆☆☆


Sementara di bandara terbesar di indonesia, Antoni Dan Excel Alexander tiba, kedua pria tampan dan cool itu berjalan dengan tegap nya. Para pramugari melihat dengan kagum atas ketampanan Antoni dan Excel.


Antoni dan Excel tidak memperdulikan orang-orang di sekitar mereka. Bahkan ada yang pura-pura terjatuh biar di tangkap oleh salah satu dari mereka tapi hanya sia-sia, Antoni dan Excel hanya menghindar. Alhasil wanita itu hanya mendapatkan malu.


" Excel hati-hati "


Antoni berkata dengan pelan dan tegas. Excel mendadak memberhentikan langkah kaki nya dan menatap kearah sang kakak.


" apa maksud mu , kita baru saja sampai, musuh-musuh mu sudah mengawasi "


" bukan musuhku tapi anak buah My Queen "


Excel menatap tajam kearah Antoni, tetapi Antoni hanya melirik dan terus berjalan. Excel pun akhirnya mengikuti sang kakak dari belakang.


" berapa banyak yang bisa kau lihat dengan pikiran mu "


Tanya Excel sambil menghadapkan badan nya kearah Antoni sambil berjalan mundur.


" kau mau mati "

__ADS_1


" tidak ... "


Antoni mulai menapakkan wajah kesal nya kepada Excel, sedangkan Excel hanya tersenyum manis melihat perubahan sikap Antoni.


" kalau seperti ini kau tampak seperti Raja Iblis "


" hampir separuh dari bandara suruhan My Queen "


" separuh ... sepertinya dia sudah punya rencana "


" Excel .. yang harus kau waspadai adalah kelima tangan kanan nya "


" kak ... apa tugas mu ? "


Tanya Excel penasaran, tetapi Antoni hanya berjalan lurus kearah parkiran dimana ada sebuah mobil sport yang sudah siap untuk di gunakan oleh nya dan Excel.


Dari kejauhan seseorang mengirim pesan kepada My Queen .


📧 Raja Iblis telah tiba di Indonesia.


☆☆☆☆☆


Belum sempat berdiri AS sudah meninju wajah Joker dengan kuat, sehingga membuat Joker terjatuh dari tempat duduknya. Ten , J dan Black Joker yang berada di sofa ruang berdiri bersamaan dan langsung menghampiri AS dan Joker.


Joker memegang sudut bibirnya dengan jari jempol nya dan hanya tersenyum licik.


" kalian berdua gila ya, apa kalian tidak sadar kalau My Queen belum sadar sampai saat ini "


AS tidak memperdulikan kata-kata Ten.


AS berjalan kearah Red Joker lalu memegang kerah bajunya dengan kasar.


( NB : sekedar memberi tau kalau Red Joker, AS, Ten, J, Black Joker dan My Queen masih mengenakan topeng Gold berlogo kartu remi sesuai julukan mereka )


" aku sudah pernah bilang awasi My Queen dan jagain dia , karena kau lebih tau kondisi tubuh nya "


kata AS dengan penuh penekanan di setiap ucapan nya.


Joker masih tersenyum miring menatap AS. Joker tertawa seperti seorang Iblis yang membuat seisi ruangan bergema di buat nya. Tertawa Joker membuat Gracia ketakutan. Wajah Gracia gemetar mendengar tawa Red Joker yang tidak berhenti-henti.


" AS ... jaga ucapan mu, kau lihat gadis manis dibelakang mu, tampak ketakutan dan gemetar, sayangkan wajah cantiknya berubah jadi seperti mayat hidup "


mendengar ucapan dari Joker membuat AS baru sadar kalau ada Gracia sedang duduk disamping tempat tidur My Queen.


Dengan cepat AS melepaskan tangan nya dari kerah baju Joker dan berjalan menjauh dari Joker, Mata biru AS memandang tajam kearah Gracia, begitu Juga dengan Gracia yang diam-diam memandang AS.


.


.


.


.


.


selamat membaca up berikut nya.


jangan lupa di like, favorit dan komentar ya buat motivasi .


.


.


.

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2