
" kak, lihat... sepuluh Drone , mereka benar-benar telah siap "
" berhati-hatilah Excel, kita belum tau kehebatan lima tangan kanan My Queen, paling tidak target berada ditangan kita "
Khira berjalan ke hadapan Aurora dan bertanya kepada adik perempuan kesayangan nya.
" dimana mereka ? "
" mereka .. mereka siapa ? "
Khira menatap Aurora dengan tatapan tajam, kedua tangan Khira mencengkeram kedua bahu Aurora. Wajah Aurora tampak meringis menahan sakit. Tubuhnya terasa remuk seperti tertimpa tumpukan barang.
" lepas ... sakit .. lepas .. "
" kak .. lepaskan tangan Rora "
" khira lepaskan cengkeraman tangan mu, kau menyakitinya "
bujuk Excel dan Kevin yang merasa sakit melihat adik kesayangannya diperlakukan begitu.
" diam ... "
teriak Antoni dan Khira bersamaan.
Saat ini Aurora berada di tengah-tengah, Antoni yang berada dibelakang Aurora, masih memegang tangan kanan Aurora, sedangkan Khira yang ada dihadapan Aurora, memegang kuat bahu Aurora.
" sakit ... sakit kak "
mendengar teriak Aurora membuat Orlando dan Riki terkejut.
Orlando dan Riki saling menatap satu sama lain, seakan-akan lirikan itu mengatakan kalau apa yang didengar itu adalah hal yang sangat serius. Yang keduanya tau kalau Khira dan Kevin adalah anak panti asuhan.
" Khira Alexander dan Kevin Alexander "
bisik Riki kepada Orlando.
" kita amati saja dulu, jangan gegabah, bisa-bisa fatal akibatnya "
Riki hanya mengangguk tanda setuju.
☆☆☆☆☆
" tidak ada waktu lagi, saat ini kondisi Aurora paling penting dari semuanya, "
" iya .. kondisi Aurora memang lebih penting, tapi masalahnya kau mau keluar jadi siapa? "
pertanyaan itu yang masih terus membayangi diri Red Joker.
" Red .. buka topeng mu "
" apa maksud mu Ten "
" kau bilang kondisi gadis manis itu yang lebih penting, karena itu buka topeng mu "
AS, Red Joker, Black Joker dan J menatap Ten dengan penuh tanda tanya, Ten menarik nafas panjang dan mengulang ucapan nya tadi.
" lepaskan topeng mu, "
" jika aku melepaskan topeng ku, apa yang akan kau lakukan "
" sebelum aku menjawab, jawab dulu pertanyaan AS, kau mau jadi siapa? "
Red Joker menatap kearah atas dan berkata dalam hati.
" untuk melawan Antoni, aku harus jadi Red Joker, jika aku muncul jadi Richi, aku harus bisa terlihat kalah dari Antoni, hal itu bisa membahayakan Aurora, ah .. "
" Red Joker .. Red Joker .. apa yang pikirkan "
J menepuk pundak Red Joker agar lepas dari lamunan nya.
Red Joker menatap tajam kearah J, sehingga membuat J takut dan mundur,
" baiklah, aku putuskan jadi Red Joker"
__ADS_1
" buka topeng mu "
Red Joker membuka topeng miliknya. Saat membuka topeng Red Joker, J dan Ten sangat penasaran.
Topeng telah dilepas dari wajah Red Joker, ketiganya yang penasaran sangat terkejut melihat wajah Red Joker.
" wajahmu sangat mirip dengan pria yang ... "
J belum menyelesaikan ucapan nya sudah langsung dipotong oleh AS.
" itu saudara kembar nya "
" baiklah ... sekarang tunggu aku lima menit, kau pasang topeng mu kembali"
Red Joker dengan cepat memasang topeng gold nya kembali.
Lima menit kemudian, Ten muncul dengan wajah milik Red Joker. sang pemilik wajah asli terkejut dibuatnya,
" keahlian ku seribu wajah "
" hanya itu "
" AS, jangan meremehkan ku, aku bisa menganalisis orang dengan mudah "
AS hanya tersenyum miring mendengar perkataan Ten.
" Ten .. ingat nama mu Richi Marco "
" Richi Marco .. "
ucap Ten dengan wajah kaget. Red Joket hanya tersenyum kecil sambil menatap Ten.
" ayo bergerak "
perintah Red Joker pelan.
Drone masih beterbangan di langit-langit atap, sebenarnya ada rasa was-was pada Keempat saudara Alexander, Orlando dan Riki. Karena mereka belum tau apa tujuan Drone tersebut.
" wah .. wah .. wah .. pemandangan yang sempurna, Antoni Alexander .. Khira Alexander jauhkan tangan kalian dari nona muda "
teriak Richi ( Ten ) dengan tatapan yang tajam dan raut wajah serius. Dengan cepat keempatnya melihat kearah sumber suara yang mendadak muncul.
" Richi .. "
ucap Riki, Khira, Kevin, Excel dan Aurora bersamaan, Richi ( Ten ) tersenyum dengan bahagia. Tidak hanya itu saja Red Joker muncul dengan tepukan tangan yang sangat keras.
" nona muda, ada pesan dari My Queen, makanya aku kemari "
" My Queen, pesan apa ? "
Aurora bertanya dengan pelan.
Kemunculan Red Joker dan Richi ( Ten ) tidak membuat Khira dan Antoni melepaskan Aurora.
" Red Joker ... lama tidak bertemu "
" Antoni Alexander .. kita tidak akbar, jadi berhentilah basa basi "
" Red Joker, hentikan mainan mu "
" itu ... bukan aku tapi Richi "
jawab Red Joker dengan menunjuk kearah atas.
" maaf .. ini perintah, jadi lepaskan Aurora, dan aku pastikan mainan diatas tidak akan macam-macam "
Antoni dan Khira saling melirik dan melepaskan tangan mereka dari Aurora.
Dengan cepat Aurora berlari kearah Richi ( Ten ) dan langsung memeluknya.
" kau lama sekali, kau membuat Aura hampir dikurung dalam sangkar "
Aurora memeluk Richi ( Ten ) sangat kuat karena ketakutan, tidak beberapa lama pelukan itu melemah dan Aurora terjatuh tepat di pelukan Richi ( Ten ).
__ADS_1
" nona muda "
teriak Richi ( Ten ) sambil menatap Red Joker.
Red Joker yang mengetahui bahwa ada sesuatu yang terjadi pada tubuh Aurora, dengan cepat Red Joker mendekat dan duduk dihadapan Richi ( Ten ).
Red Joker mengecek nadi Aurora dan memegang kening nya.
" celaka ... nona muda harus dibawa secepat nya "
" waktu kita terbatas, obat bius nya akan mulai hilang bagi para tamu "
desak J dengan tegas.
" Richi ( Ten ) bawa nona muda sekarang, tenang lah .. kita akan menyelesaikan tugas ini "
Saat Red Joker menyebut kata kita, secara bersama Black Joker, J dan AS muncul. semua terkejut melihat nya. Karena ini pertama kalinya My Queen membawa kelima nya.
" baiklah, tapi kau harus hati-hati "
Richi ( Ten ) hendak membawa Aurora pergi dari ruangan itu, baru beberapa langkah dirinya di hadang oleh Orlando dan Riki.
Khira dan Kevin menatap Orlando dari kejauhan begitu sebaliknya dengan Orlando.
" Richi, sudah ku duga kalau kau bersama dengan mereka "
" Jujur saja aku bosan melihat wajah menyebalkan mu "
Richi ( Ten ) yang masih menggendong Aurora dengan ala bridal style membuat Orlando semakin kesal. Tanpa basa basi Orlando hendak merampas Aurora dari sisi Richi ( Ten ), dengan cepatnya Richi ( Ten ) menghindar.
" kau ... lepaskan Aura dan berikan padaku "
" Orlando, coba rebut dia dari sisiku "
kata Richi ( Ten ) dengan santai, ucapan itu tambah membuat Orlando memanas dan semakin kesal dibuatnya.
" kau meremehkan ku, kita lihat sampai mana kemampuan mu "
Ten sesungguhnya juga sudah mulai kesal tapi dirinya sebisa mungkin menahan agar rencana nya tidak diketahui.
" Nona muda bertahanlah sebentar "
Orlando datang dengan cepat menarik tangan Richi ( Ten ) dan merampas Aurora dari sisinya, lalu menendang perut Richi ( Ten ) dengan kuat hingga terjatuh.
.
.
.
.
.
.
.
Hai ... malam semua jangan lupa like ya dan jadi favorit.
jangan lupa di vote ya, terima kasih
.
.
.
.
.
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝
__ADS_1