MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 52.


__ADS_3

Mendengar namanya disebut oleh My Queen membuat Isabella terduduk kaku tidak berdaya, diwajah Isabella tampak jelas terukir rasa ketakutan, apalagi saat melihat My Queen berjalan kearah Isabella.


' sussssss '


Dengan meletakkan satu telunjuknya kedepan bibir merah My Queen, membuat Isabella menggelengkan kepalanya pelan.


" tenang lah ... belum waktunya kau ku beri bunga ini, tenang lah .... "


mendengar ucapan dari My Queen bukannya membuat Isabella diam tapi malah membuat Isabella semakin takut dan gemetaran.


Keringat dingin mengalir di sekujur tubuh Isabella.


" aku bilang tenang ya tenang, sekarang turun dan nikmati pesta ulang tahun pernikahan mu. ingat Isabella aku akan mengawasi mu"


My Queen kembali tersenyum manis kepada Isabella.


My Queen berdiri dengan anggun nya, Isabella berdiri dengan tubuh yang lemah karena tenaganya habis saat melihat My Queen.


Isabella menarik nafas panjang dan berdiri dengan tegap seperti tidak terjadi apa-apa.


Saat Isabella mau melangkahkan kakinya, tiba-tiba My Queen menghentikan langkah kakinya dan memanggil Isabella.


" Isabella .... ada sesuatu yang harus kau dengar sepanjang kau berjalan dan menikmati pesta ulang tahun pernikahan mu "


My Queen berjalan sambil mengeluarkan benda kecil di tasnya.


Benda kecil itu dipasang kedalam telinga Isabella, dan My Queen mengaktifkan on dengan menekan handphone pribadinya.


Isabella terdiam dan terkejut sambil menatap My Queen.


" nikmati apa yang kau dengar, dan jangan coba-coba melepaskan nya, karena kau akan menyesal nantinya,"


bisik My Queen di telinga satunya lagi.


Isabella terdiam kaku, mata nya merah dan panas, airmata nya mulai terjatuh.


My Queen kembali menghentikan langkah kakinya dan menoleh kearah Isabella, sambil berkata,


" Isabella .. apakah Johan melakukan hal yang sama saat bersama mu diatas ranjang, apakah Johan seliar itu saat bersama mu, jangan kau buang alat itu, kau nikmati saja teriakan wanita itu "


My Queen meninggalkan Isabella yang masih terdiam kaku. Isabella menangis tanpa suara mendengar suara-suara yang ekstrim di telinganya. Isabella menghapus airmata nya dengan kasar dan berjalan turun ke aula pesta ulang tahun pernikahan nya.


My Queen tersenyum sambil membesarkan volume yang didengarkan oleh Isabella.


" kalian tidak pantas menjadi orangtua AS, aku akan menghabiskan kalian berdua"


My Queen yang masih tersenyum mulai melantunkan lagu Ding Dong, lagu horor yang ditakuti oleh anak-anak.


Dengan suara yang merdu My Queen bernyanyi kearah kamar yang berseberangan dengan kamar Johan dan Monica.


Lagu itu semakin lama semakin terdengar kuat didalam kamar yang menjadi target My Queen.


Penghuni kamar tampak lagi asyik memadu kasih dengan gadis belia yang diberikan oleh Monica, untuk menutup mulut atas apa yang dilihat sang penghuni saat Monica masuk kedalam kamar Johan dan mencium Johan penuh *****.

__ADS_1


" tidak ku sangka, wanita itu memberikan ku daun segar yang masih bersegel "


My Queen masuk dan berdiri didepan tempat tidur sang penghuni.


" apa kau menikmatinya tuan "


mendengar suara itu membuat sang pemilik menjawab tanpa melihat kearah My Queen.


" sangat nikmat nona, kau memberikan ku barang yang bagus, mati pun aku rela, asal berada diatas nya "


Sang penghuni berkata sambil menikmati gadis belia itu. wajah gadis itu tampak pucat karena kelelahan.


" mati pun kau rela asal berada diatas gadis itu, baiklah nikmatilah "


My Queen menyemprotkan aroma terapi yang dirinya bawa dari tadi.


Sebelum di semprotkan My Queen menutup hidung dan mulutnya dengan syal yang dibawanya. Tanpa disadari oleh sang penghuni My Queen menyemprotkan hingga habis. My Queen berjalan pergi meninggalkan sang penghuni yang sedang asyik melampiaskan birahi nya.


Sebelum menutup pintu My Queen mendengar teriakan kesakitan dari gadis belia tersebut dan mendengar sang penghuni teriak seperti orang kemasukan hantu yang masih berada diatas gadis belia itu.


My Queen kembali menutup pintu dengan rapat dan menunggu didepan pintu. My Queen menatap pintu kamar Johan dan Monica lalu berjalan kearah pintu dan membukanya dengan kunci yang diberikan oleh Red Joker saat ketemu di depan lift tadi.


FLASH BACK


Red Joker keluar dan mengambil kartu untuk membuka pintu kamar Johan dan Monica, lalu berjalan keluar menuju lift. saat lift terbuka Red Joker masuk dan turun kembali ke tempat pesta, saat pintu lift terbuka Red Joker bertemu dengan My Queen dan memberi kartu yang diambilnya tadi.


" My Queen ini "


sambil memberikan kartu itu kepada My Queen dan berjalan keluar. My Queen masuk kedalam lift sambil tersenyum miring kepada Red Joker.


" jangan lengah kalau tidak mau melihat matahari terbit besok "


mendengar ucapan My Queen membuat Red Joker takut dan hanya mengangguk tanda iya.


pintu lift tertutup dan My Queen naik ketempat target yang akan jadi korban balas dendam nya.


FLASH ON.


" Monica, aku penasaran apa yang kau lakukan dengan Johan setelah menghabiskan sebotol anggur yang kuberikan "


My Queen berjalan pelan dan membuka pintu kamar Johan, terdengar suara-suara yang ekstrim didalam kamar tersebut.


" ini sudah setengah jam sayang tapi kenapa kau belum selesai juga "


" apa kau lelah Monica, kau bilang tadi jangankan satu jam sampai pagi kau akan bertahan melayani ku "


Mendengar kata yang di ucapkan oleh Johan dan Monica membuat My Queen tersenyum miring.


" wanita murahan , nikmati saja sampai pagi, karena kau tidak akan tidur malam ini "


My Queen pergi meninggalkan kamar Johan dan Monica.


My Queen menatap jam tangannya dan berjalan menuju kamar yang tadi dirinya kunjungi.

__ADS_1


" lima menit lagi, bunga ini akan ku letakkan diatas tubuh mu "


Tanpa My Queen sadari Red Joker berada ditempat yang sama, untuk mengawasi My Queen.


My Queen berjalan mondar mandir didepan pintu kamar targetnya.


Setelah lima menit berlalu My Queen masuk kedalam kamar, saat membuka pintu kepala My Queen mulai terasa sakit, My Queen memegang kepalanya dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya membuka pintu kamar tersebut.


" sialan ... kenapa mulai lagi, aku harus bertahan "


dengan tenaga tersisa pintu terbuka dan My Queen berjalan kedalam dan melihat pemandangan yang menyenangkan dihadapan nya.


Dengan menahan sakit yang luar biasa di kepalanya, My Queen mengeluarkan bunga Higanbana, baru berjalan satu langkah My Queen berteriak kuat yang membuat Red Joker datang dan memukul pundak My Queen hingga pingsan.


" ah ..... "


" maaf My Queen "


My Queen pingsan dan di letakkan diatas sofa oleh Red Joker.


dengan cepat Red Joker meletakkan bungan Higanbana diatas tubuh pria paruhbaya yang masih berada diatas gadis belia.


" kematian yang sangat tragis "


Red Joker dengan cepat membawa My Queen keluar dari kamar, dan menghubungi Black Joker dan J.


" Black Joker .. J ... datang ke kamar Gracia sekarang "


" siap ... "


jawab Black Joker dan J bersamaan.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like dan favorit ya.


terima kasih telah mampir di novel ku.


.


.


.

__ADS_1


.


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2