
...Matahari bersinar dengan sangat teriak, cahaya terangnya memasuki celah-celah kamar, dimana tanpa disadari Clara berada dalam pelukan Khira, dimana saat ini Clara menggunakan Lingerie berbentuk dress mini berwarna merah, sedangkan Khira hanya menggunakan celana pendek dan tidak menggunakan baju....
...Angin pagi masuk dari celah jendela membuat tirai terbang kesana kemari, Khira yang mendadak terbangun akibat silau dimatanya melihat kedalam selimut dimana Clara masih tertidur pulas dalam pelukan nya....
...Khira tersenyum manis saat melihat wanita dalam pelukan nya, dimana tangan kirinya menjadi bantal kepala Clara. Hingga saat ini Clara masih belum sadar atas apa yang dilakukan nya....
..." semalam kau tampak seperti kucing yang baru masuk tempat baru, tapi sekarang kau berada dalam pelukan ku , dasar wanita aneh "...
...Khira berkata dengan sangat pelan sehingga tidak mengganggu tidur Clara. Tanpa Khira sadari tangan kanan mengelus pipi Clara dengan sangat lembut, bahkan bukan pipi Clara yang disentuh oleh Khira. Bibir kecil Clara disentuh oleh ibu jari Khira dengan pelan....
...Sentuhan di bibir tersebut berhasil membuat Clara terbangun, Clara membuka matanya dan melihat Khira sedang menatap nya sambil tersenyum. Clara dibuat terkejut dengan cepat bergerak menjauh dari Khira, tetapi saat Clara bergerak, Khira dengan cepat menarik Clara dan memeluknya dengan erat....
..." jangan berteriak jika tidak ada akan ada banyak pertanyaan untuk mu nanti , cobalah jika kau tidak percaya "...
...Mendengar ucapan dari Khira membuat Clara terdiam, jujur saja posisi ini sangat membuat Clara gugup. Apalagi saat ini Khira tidak memakai baju, dan hanya mengenakan celana pendek. Aroma tubuh Khira membuat Clara nyaman dan tanpa disadari dirinya tertidur kembali....
...Khira yang mengetahui hal itu hanya bisa menggelengkan kepala, Khira adalah lelaki normal , dari semalam bisa saja dirinya melahap habis Clara tetapi masih bisa ditahannya, tapi kali ini posisi Clara berada diatas tubuhnya, posisi ini benar-benar membuat Khira berdebar dengan sangat cepat....
..." Clara ... aku harap kau jangan bergerak, jika kau bergerak jangan salahkan aku , jika hari ini kau tidak bisa ikut melakukan operasi adik ku "...
...Tiba-tiba saja Khira terbayang saat melihat Clara pertama kali masuk ke kamarnya dengan menggunakan lingerie berbentuk dress yang sangat mini, dimana saat itu dirinya benar-benar lupa membawa pasangan dari bajunya yang berupa blazer nya....
...Disaat itu Khira hanya mengenakan handuk yang menutupi bagian inti dari dirinya. Clara hendak berteriak tapi berhasil dibekap oleh Khira, dimana pada saat itu Clara berada dibalik pintu kamar Khira....
..." kau benar-benar merepotkan, "...
...Khira berbicara pelan yang hanya bisa didengar oleh Clara, tentu saja kan karena saat ini hanya mereka berdua. Clara yang masih dibekap mulutnya dengan tangan Khira hanya bisa mengangguk pelan, Khira dengan cepat menggendong Clara keatas tempat tidur dengan pelan....
...Clara hampir panik tapi sebisa mungkin tidak berteriak sedikit pun, Khira yang masih menggendong Clara hanya sesekali melirik wanita itu. Saat lirikan mereka beradu saat itu juga Clara sudah berada diatas tempat tidur. Wajah keduanya sangat dekat , dapat dirasakan deru nafas Clara yang semakin menggebu-gebu....
..." Clara ... aku ingin memastikan sesuatu , kau rileks saja. "...
...Bisik Khira dengan penuh hasrat, Clara hanya mengangguk pelan , dirinya kini benar-benar berharap sesuatu akan terjadi walau nanti penyesalan yang akan dirinya terima nantinya....
...Bibir Khira mulai mendekat ke bibir Clara , Clara mulai menutup matanya, kali ini Clara benar-benar pasrah jika malam ini terjadi sesuatu, tapi tiba-tiba Khira berbisik di telinga Clara yang membuat gadis itu membisu dan terdiam....
__ADS_1
..." jangan berharap terlalu tinggi, "...
...Clara membuka matanya dan melihat wajah dingin dan angkuh Khira, tatapan Khira kali ini seperti mengatakan kalau dirinya rendahan, Clara tampak gemetar melihat tatapan Khira, tetapi pria itu hanya tersenyum miring dan berlalu pergi kedalam kamar mandi....
...Clara hanya diam, matanya mulai memerah tapi sebisa mungkin ditahan agar tidak menangis. Semakin Clara berusaha menahan hatinya terasa sakit dan nafasnya mulai sesak. Hingga akhirnya butiran demi butiran jatuh membasahi pipinya. Clara yang menutupi dirinya dengan selimut menangis dengan sangat pelan....
...Clara tidak menyadari kalau Khira tau bahwa dirinya menangis. Khira melihat tubuh Clara yang gemetar membuat Khira merasa bersalah, Khira menarik nafas dan berjalan kearah tempat tidur dan membaringkan dirinya....
..." aku ... Aku ... Aku tidak mau merusak mu "...
...Mendengar ucapan dari Khira membuat Clara membuka celah selimut nya dan melirik kearah Khira,...
..." maksud tuan "...
..." maksud ku ... Siapa yang tidak bergairah jika melihat wanita memakai pakaian seperti itu "...
...Clara mengeluarkan kepalanya dari selimut nya, Khira merentangkan tangan kirinya dan menyuruh Clara tidur diatas tangan nya....
..." letakkan kepala mu disini sekarang "...
...Khira langsung tidur tanpa memikirkan perasaan Clara. Tetapi Clara sedikit merasa senang karena Khira peduli pada dirinya....
..." cinta atau tidak , aku akan selalu disisi mu , aku janji "...
...Clara berkata pelan tetapi masih didengar oleh Khira , karena Khira belum sepenuhnya tertidur. Tampaknya kali ini Khira benar-benar tersenyum tanpa diketahui Clara....
...Khira menarik nafas, dan saat itu handphone Khira berbunyi tanda sebuah pesan masuk. Handphone yang saat ini berada si samping Khira, dengan sangat cepat diambil tangan kanannya....
...📨 jangan menampak diri dulu, kita belum tau apa yang ada di pikiran Aurora, yang pasti kau dan Kevin saat ini dalam bahaya. Besok adalah hari operasi Aurora. Jadi kau diam saja di tempat....
...Khira hanya bisa menarik nafas panjang , kali ini dirinya benar-benar terjerat ulahnya sendiri....
..." sepertinya .. Kita akan berada dikamar ini cukup lama "...
...Khira berkata sendiri sambil mengelus punggung Clara dengan pelan dan lambat....
__ADS_1
..." tidurlah ... Karena waktu kita masih sangat panjang "...
...Khira meletakkan Clara dengan pelan diatas tempat tidur, Setelah itu Khira berdiri dan berjalan kearah kamar mandi....
.........................
...Kevin yang sangat berharap ikut serta dalam mengoperasi sang adik mau tidak mau harus mengalah , karena Antoni tidak mau sesuatu terjadi pada kedua anak kembar itu, walaupun Antoni tidak ada hubungan darah akan tetapi baginya Khira dan Kevin adalah adik-adik nya, bagitu juga dengan Excel....
...Excel dan Kevin saat ini berada di salah hotel milik Orlando. Dimana keduanya berada dalam satu kamar pribadi milik 0rlando....
..." jangan berkecil hati, ini demi keselamatan kau dan Khira "...
..." aku tau kak , tapi ... "...
..." berhentilah mengeluh , dia akan baik-baik saja. hanya Orlando yang bisa menenangkan nya. "...
..." baik kak "...
..." aku harap Clara bisa menjaga Khira dan menahan Khira untuk tidak menemui Aurora "...
...Mendengar ucapan yang keluar dari mulut Excel membuat Kevin menatap sang kakak, Excel yang merasa di lihatin oleh Kevin hanya melirik sekilas dan berlalu pergi....
..." apa maksud dari ucapan mu , apa kau tidak takut wanita itu di lahap habis oleh adik mu "...
...Teriak Kevin kepada Excel, tapi pria itu hanya berlalu pergi tanpa menjawab. Yang membuat Kevin merasa kesal....
.
.
.
.
.
__ADS_1
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞