MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 53


__ADS_3

"Kematian yang sangat tragis "


Kata Red Joker saat melihat pria paruh baya dan gadis belia meninggal.


Red Joker menyelesaikan tugas yang biasa dilakukan My Queen setelah selesai melakukan misinya. Red Joker dengan cepat menggendong My Queen ala bridal style menuju kamar Gracia.


Dengan penuh hati-hati Red Joker meletakkan tubuh My Queen di ranjang yang super besar. Red Joker duduk disamping My Queen sambil mengelus kepala My Queen dengan pelan.


Red Joker memeriksa kondisi My Queen dengan teliti. Raut wajah pria tampan itu seketika berubah, ada ekspresi terkejut diwajah pria tampan tersebut.


" My Queen kondisi mu ... benar-benar berbahaya, apa yang harus aku lakukan, mengapa? mengapa? mengapa disaat ini otak ku buntu "


Red Joker berteriak menatap gadis manis yang sedang terbaring tidak berdaya, Red Joker pria yang dikenal dingin tanpa sadar meneteskan airmata nya saat matanya memandang My Queen.


" ini salahku My Queen, kalau saja saat itu aku tidak mengikuti ide gila balas dendam mu, kau pasti masih menjadi tuan putri yang berada di sangkar emas"


Red Joker berdiri dari tempat dirinya duduk. Red Joker mencium kening My Queen dengan lembut.


Sebelum Red Joker pergi, dia mengaktifkan komunikasi yang tadi dimatikan nya saat melihat My Queen melancarkan aksinya,


" Black Joker ... J ... datang ke kamar Gracia sekarang, ganti pakaian My Queen dan ingat jangan sekali-kali membuka topeng nya "


" Siap Red Joker "


jawab Black Joker dan J bersamaan, disaat itu juga Ten dan AS bertanya secara bersamaan juga.


" apa yang terjadi dengan My Queen ? "


" dia hanya pingsan saja, kalian berdua tidak perlu khawatir, selesaikan saja tugas kalian "


" Red ... "


" AS .. tenang lah, dia .. baik-baik saja, percayalah .. kali ini aku tidak berbohong .. sungguh "


" akhir-akhir ini kau banyak bicara "


kata AS dengan suara yang sedikit melemah, saat ini batin AS sangat kacau, perasaan nya selalu berkata kalau sesuatu yang buruk telah terjadi pada My Queen.


Daniel menarik nafas dengan berat, hal itu menarik perhatian Orlando dan Riki.


" ada apa dengan mu. Niel ? "


" tidak ada .. "


jawab Daniel dengan senyuman yang terpaksa.


" sebentar lagi acara ulang tahun pernikahan orangtua mu akan dimulai, ayo turun "


Riki berkata sambil menepuk bahu sahabat nya, Orlando hanya diam tanpa seribu bahasa sambil berjalan untuk berkumpul bersama tante Isabella dan om Johan.


Riki menarik tangan Daniel untuk ikut menyusul Orlando.


" Riki ... apa yang akan kau lakukan jika orang yang kau percaya memiliki sisi lain "


ungkap Daniel dengan suara yang pelan dan berat. Mendengar ucapan Daniel membuat Riki berhenti berjalan dan menatap sahabat nya langsung.


" apa maksud dari ucapan mu tadi , sisi lain yang bagaimana dulu "


Daniel menatap Riki dengan tatapan sayup sambil menarik nafas panjang.


" sudahlah ... lupakan apa yang aku katakan tadi "

__ADS_1


saat Daniel mau melangkahkan kakinya , tiba-tiba tangan nya di tarik oleh Riki.


" kau tau aku kan. kau juga tau kan kalau bicara dengan aku bagaimana? jadi .. apa maksud dari ucapan mu "


" aku hanya ingin tau, apa yang akan kau lakukan jika orang yang kau percaya terlibat dalam hal besar, itu saja "


" tergantung .. jika buruk mungkin aku akan mengakhiri hidup nya, jika baik mungkin aku akan memaafkan nya, tapi dengan satu syarat dia harus menjelaskannya "


" itu saja "


" iya .. memangnya kau berbuat salah "


" tenang saja, aku hanya bertanya "


Jawab Daniel dengan santai.


Kedua pria tampan itu berjalan dengan cepat menyusul Orlando.


☆☆☆☆☆


" perasaanku mulai tidak menentu, aku harus menemukan Aurora dan membawanya pulang "


" tapi mau cari dimana kak ? "


" Excel .. berhati-hatilah, karena tangan kanan My Queen berada disini, satu lagi usahakan menjauh saat kau melihat Red Joker "


" kau meragukan aku kak "


Antoni menarik nafas dengan kasar, lalu menatap Excel dengan tatapan iblis nya.


" aku bukan meragukan mu, tapi Red Joker hampir setara dengan diriku, melawan aku saja kau kalah apalagi melawan Red Joker, terlebih lagi kita semua belum tau apa keahlian Red Joker "


Excel hanya mengangguk pelan.


" Kevin, awasi kak Excel, aku ingin cari tau kemana kak Antoni pergi "


" Khira hati-hati, kau tahukan bagaimana sifat kakak pertama kita "


" tenang lah. aku hanya ingin tau kemana kak Antoni pergi "


Khira bergegas pergi meninggalkan keramaian, Isabella masih asyik menemui para tamu satu persatu walau suasana hatinya merasa sakit dan tidak tenang, akan suara-suara intim yang salah satunya adalah suara suami nya, sedangkan suara wanita yang tidak dikenalnya.


Apalagi saat Isabella mendengar suaminya berkata dengan suara serak dan penuh *****.


" aku tidak menyangka sayang kau masih perawan, dan kau lebih menggoda dibandingkan Isabella istriku. kalau tau dari awal seharusnya aku memakan mu "


" sayang ... aku siap buat jadi teman malam mu kapan saja, bukan kah kamar ini akan menjadi kamar pribadi kita "


Isabella mencoba tenang akan apa yang didengarnya selama dia berada di pesta miliknya.


Gracia beranjak pergi dari sisi ibunya menuju kamar pribadinya, untuk melihat keadaan Aurora yang ditinggalkan nya.


Dikamar pribadi milik Gracia. Dimana Black Joker dan J sudah selesai mengganti pakaian My Queen.


Jauh di dasar hati Black Joker dan J ada rasa penasaran yang sangat besar tentang wajah asli My Queen.


" ada apa J ? "


" apa kau tidak penasaran dengan wajah My Queen ? "


" menurut mu ? "

__ADS_1


" sial. aku bertanya kau malah balik tanya "


" yang pertama nanya kan aku "


Black Joker dan J yang masih berdiri disamping ranjang My Queen saling menatap.


" apa kau berani membuka topeng nya "


" kau sendiri "


" sial ... sepertinya kita tidak cocok kalau bersama "


ucap J sambil duduk disamping My Queen. Black Joker masih dengan posisinya, tegak berdiri disamping ranjang. Tiba-tiba J melompat dan membuat Black Joker terkejut.


" ah .. mati aku, "


" sial kau J , mengagetkan aku saja"


" celaka "


kata J sambil melihat jam tangan nya. dengan cepat dia berkata kepada Ten, AS dan Red Joker melalui alat komunikasi mereka.


" Ten ... Red Joker ... AS .. kalian sebisa mungkin jangan menghirup udara yang ada di ruangan pesta, karena ruangan itu sudah tercemar obat tidur "


Ten , Red Joker dan AS terdiam sejenak. Ketiganya bertanya secara bersamaan.


" sudah berapa lama ? "


" maaf ... sudah ada limabelas menit aku rasa. semakin banyak dihirup efek nya semakin kuat, itu semua perintah My Queen "


Mendengar apa yang dikatakan oleh J membuat ketiga pria cool itu sedikit kesal, dengan cepat mereka mengeluarkan syal dan menutup separuh wajah mereka.


" apa tujuan My Queen menyuruh mu ? "


" Red, aku tidak tau, aku hanya ... "


" ah.... sial ... jaga My Queen "


" baik "


jawab J dan Black Joker.


Black Joker dan J diam sejenak karena mendengar ada yang masuk kedalam kamar Gracia. Kedua wanita itu saling menatap dan bersembunyi dengan cepat. J bersembunyi didalam lemari, sedangkan Black Joker berada tidak jauh dari My Queen.


.


.


.


.


.


.


hallo ... semua yang masih setiap membaca dan menanti up novel, jangan lupa like dan jadi favorit ya.


.


.

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2