
Richi kembali sibuk dengan laptop nya, sedangkan Aurora mengambil handphone milik Richi dan mencari nama seseorang. setelah menemukan nya langsung di hubungi oleh Aurora.
Seperti biasa tidak butuh waktu lama seorang mengangkat panggilan itu.
" apa lagi Joker "
" ini aku "
" My Queen, ada apa ? "
" lakukan seperti biasa, kali ini yang akan turun tangan Joker, dan seseorang, aku akan beri aba-aba nanti. "
" My Queen, apa yang terjadi lima belas tahun yang lalu "
" jangan ikut campur AS "
Aurora langsung mematikan panggilannya, lalu duduk bersandar di bahu Richi, Aurora menarik nafas panjang dan berkata pelan kepada Richi yang membuat pria itu terkejut dan langsung mengelus rambut silver Aurora.
" berapa lama waktu ku, apakah aku masih bisa bertahan sampai semua terungkap, apa ke empat kakak ku akan bahagia bila aku tidak ada "
☆☆☆☆
Orlando terkejut saat membuka pintu kamar pribadinya yang ada di ruangan kantor. Tanpa berkata apa-apa Orlando masuk dan mencari keberadaan Aurora. Khira yang masih berdiri di dekat pintu kamar merasa ada yang aneh dengan Orlando.
" kau kenapa Lando ? "
" Aura hilang "
" bagaimana caranya dia hilang? "
Tanya Khira panik sambil berjalan maju kearah sahabatnya itu. Orlando yang mulai panik terduduk di atas tempat tidur dan mengacak-acak rambut nya yang rapi.
Karena Orlando tidak kunjung keluar akhirnya Riki dan Kevin memutuskan untuk masuk kedalam kamar pribadi milik sahabatnya, sementara Natalia hanya duduk diam di sofa tidak bergerak sedikit pun.
" apa yang sedang kalian lakukan di dalam berdua ? "
tanya Kevin penasaran. tetapi tidak ada tanggapan dari kedua pria tampan tersebut.
" dimana Aura ? "
Tanya Riki penasaran, karena tidak melihat Aurora.
" Aura ? "
kata Kevin lagi yang membuat Orlando dan Khira menatap kearah Kevin. Yang di tatap merasa heran dan bingung. Lagi-lagi tidak ada jawaban dari kedua pria itu, Riki akhirnya memutuskan berjalan sekeliling sudut kamar tapi tidak menemukan gadis itu.
" jangan-jangan "
kata Riki yang membuat Orlando langsung berlari kearah pintu yang menuju ke luar atap, yang diikuti oleh Khira, Kevin, dan Riki. Ke empat pria tampan itu mencari keluar bersamaan hingga Orlando menemukan ada yang aneh di atas atap gedung.
" ada yang membawanya, kali ini dibawa dengan terang-terang "
kata Orlando pelan penuh penekanan. Riki pun ikut berkata,
__ADS_1
" Tapi siapa yang membawanya ? Dilihat dari situasi, Richi tidak ikut campur kali ini, karena sistem keamanan baik-baik saja "
" Orlando, kau sudah cari tau siapa gadis muda itu ? "
Tanya Kevin penasaran, Orlando hanya diam dan berjalan di seputar atap gedung perusahaannya.
Khira terus mengamati Orlando dari belakang, Sementara Riki menggunakan laptop yang sudah diatur nya keseluruh CCTV perusahaan. setiap sisi dari ruang kerja Orlando, kamar pribadinya dan atap gedung perusahaan sahabat nya bisa di lihat dengan laptop pribadi miliknya.
Tiba-tiba Orlando mendapat sebuah pesan dari handphone nya untuk datang ke alamat yang di sherlock oleh seseorang.
( 📩 datanglah ke alamat dibawa ini jika kau ingin tau siapa dia )
Tanpa pikir panjang lagi Orlando berlari kearah helikopter dan pergi sendiri meninggalkan ketiga sahabat nya di atap.
" Orlando .. kau mau kemana ? "
Teriak Kevin dengan keras tetapi tidak di tanggapi oleh Orlando. Tepat disaat itu Riki menemukan sebuah video yang berhasil terekam CCTV. Ada yang aneh dari rekaman itu, Aurora tidak ada tetapi yang ada seorang wanita langsing mengenakan gaun dan topeng seperti model papan atas.
" ada helikopter tadi datang ketempat ini "
Khira, Kevin dan Riki saling menatap satu sama lain nya tatapan itu memberi arti bahwa mereka harus menyusul Orlando, ketiga nya berlari kedalam ruangan kantor Orlando untuk mengejar Orlando dengan bantuan Riki sang hacker, Setelah sampai di ruangan Kevin tidak melihat Natalia sama sekali.
" kemana dia "
" kau mencari nya, biar kan saja waktu kita tidak banyak "
Tegas Khira yang berjalan keluar ruangan terlebih dahulu setelah itu diikuti oleh Riki dan Kevin dari belakang.
☆☆☆☆
Dua pasang suami istri itu di ikat di kursi meja makan, dengan badan yang panas dingin kedua pasang suami istri itu masih duduk membeku. Daniel yang saat ini menjadi AS terus menatap tajam kepada dua pasang suami istri tersebut.
" masih tidak mau buka mulut siapa yang menjadi dalang peristiwa lima belas tahun yang lalu "
" mau diancam apapun aku tidak takut , kau tidak akan pernah tau siapa diatas kami "
bentak salah seorang suami pasangan pertama dengan sinis nya. Tiba-tiba terdengar suara yang sedang bernyanyi, lagu yang dinyanyikan cukup serem HIDE AND SEEK atau yang dikenal lagu Ding Dong membuat dua pasangan suami istri tersebut terkejut, dan datanglah seseorang yang menurut mereka kenal dengan orang itu.
" yakin masih mau tutup mulut sampai kematian kalian datang "
Tegas Seorang perempuan muda berjalan kearah ruang makan dimana utusan My Queen ada disana.
" My Qu .. Queen, bagaimana bisa "
" benar, ini aku My Queen "
Sebuah senyuman iblis mengeringkan keluar dari bibir merah Aurora. Kedua pasang suami istri itu terkejut mendengar jawaban dari My Queen.
" bunuh saja aku "
Teriak suami pasangan yang kedua kepada My Queen.
" baik jika itu mau mu, As keluar "
__ADS_1
My Queen berjalan dengan anggun nya menuju keluar rumah mantan asisten rumah tangga keluarga Alfaro, tidak lupa diikuti oleh AS.
" dimana Joker ? "
" antar aku pulang "
My Queen berjalan kearah mobil yang digunakan AS. Didalam mobil My Queen menghubungi seseorang.
" J giliran mu, waktu mu tiga detik sisanya Joker "
" baik My Queen "
Seorang wanita yang berada diatas motor turun dan berjalan kearah rumah tersebut, dengan cepat dirinya melempar sebuah gas beracun yang di racik sendiri oleh J dan sangat mematikan bila menghirup nya.
" selamat bersenang-senang "
J berjalan keluar menuju motor pribadinya dan pergi dari sana. Joker masuk dengan pakaian yang lengkap, pakaian yang melindunginya dari gas beracun yang dikirim oleh J.
Kedua pasang suami istri, para pembantu dan pengawal rumah itu mati dengan cepat.
" sekarang giliran ku, maha karya besar ku "
Joker mulai melakukan tugasnya di tengah asap yang sangat tebal. Diwaktu yang sama helikopter milik Orlando berhenti di sebuah lapangan. Orlando membutuhkan waktu beberapa menit untuk menurunkan helikopter nya.
Orlando langsung turun dari helikopter dan berjalan menuju tempat yang dikirim sesorang kepadanya, Dengan penuh kehati-hatian Orlando terus berjalan mencari alamat yang akan dituju olehnya. Sudah hampir setengah jam Orlando tiba disebuah rumah yang lumayan besar. Orlando mendadak berhenti karena didalam rumah yang mau dirinya tuju di penuhi asap yang lumayan tebal.
Disaat bersama mobil Riki sampai dan dengan cepat keluar dari mobil menuju Orlando agar tidak mendekat tempat itu.
" Orlando berhenti "
" ada apa Riki "
" Kevin bilang itu gas beracun "
Tidak lama Kevin dan Khira datang menghampiri Orlando dan Riki.
" kita tidak bisa masuk, bersabarlah "
" berapa lama "
Kevin hanya menggelengkan kepalanya, yang membuat Orlando, Riki dan Khira menatap tajam kearah Kevin.
.
.
.
Beberapa hari ini Thor sangat lelah, tapi Thor berusaha untuk menyelesaikan bab ini.
masih akan terus diingatkan jangan bosan membaca dan jangan lupa di sukai.
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝
__ADS_1