MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 46.


__ADS_3

AS menahan amarah agar tidak di ketahui oleh Gracia.


" bagaimana hasil nya ? "


tanya AS dengan emosi yang sedikit mereda. Joker melirik kearah Gracia, hal itu membuat AS mengerti maksud dari lirikan nya.


" J ... bawa nona Gracia istirahat dulu "


" baik AS, nona mari ikut saya "


Gracia hanya menurut dan mengikuti J dari belakang. J yang sudah di beri Tab dengan mudah nya menemukan sebuah kamar tamu. Dibukakan pintu kamar dengan pelan dan sopan nya.


" silakan nona istirahat dulu "


Gracia masuk kedalam kamar yang sangat besar dan bersih.


" maaf kakak "


" ada apa nona ? "


" bagaimana dengan My Queen? "


" nona tenang saja, My Queen akan baik-baik saja, dan malam nanti pasti akan pergi ke pesta bersama nona "


Gracia hanya tersenyum tipis dan masuk kedalam kamarnya. Sementara J berlalu pergi menuju ke kamar My Queen di rawat. J berjalan dengan cepat setiap dalam perjalan nya J selalu di sambut oleh anak buah dan pembantu rumah tangga yang ada di rumah besar milik My Queen.


Diruang My Queen lagi dan lagi Joker dan AS beradu mulut.


" kau ... kau .. sudah aku bilang kerja yang benar "


" apa maksud mu kerja yang benar, yang seharusnya kerja yang benar itu kamu bukan aku"


" jika kau kerja benar, My Queen tidak akan seperti ini "


" AS ... sudah cukup kesabaran ku, lama-lama kau ku jadikan lukisan terakhir "


" kalian berdua bisa tenang sedikit , kalian tidak melihat sampai saat ini My Queen belum juga sadar "


" ada apa ini Ten, aku baru saja mengantarkan nona muda yang manis kekamar tamu, situasi di sini berubah menjadi panas"


Joker , AS , Ten dan Black Joker melirik kearah J bersamaan.


" kenapa kalian melihat aku ? "


" apa tujuan My Queen menghubungi kalian bertiga "


Tanya Red Joker dengan serius.


" sebelum kami menjawab, jawab dulu pertanyaan dari kami, apa penyakit yang diderita My Queen, sampai-sampai kalian berdua terlihat panik saat melihat dia pingsan "


kata Ten dengan santai nya.


Joker dan AS hanya tersenyum tipis mendengar pertanyaan dari Ten.


" jangan pikir aku bodoh dan tidak tau soal keadaan My Queen. tapi aku hanya ingin dengar dari mulut kalian, apalagi saat ini dia masih belum sadar "


Tantang Ten yang membuat senyum di bibir Joker dan AS sirna dalam sekejap.


kali ini gantian Ten yang tersenyum miring, sementara Black Joker dan J hanya memperhatikan dan menyimak saja.

__ADS_1


" karena campur tangan My Queen informasi tentang kalian sangat sulit buat di cari, jika tidak .. hanya waktu sekian detik saja aku sudah dapat informasi kelemahan kalian"


Mendengar ucapan dari Joker membuat Ten tambah tersenyum lebar. AS yang melihat tingkah Ten menjadi sangat emosi. kedua tangan nya sudah menggenggam erat pinggir sofa tempat dirinya duduk. Joker langsung memegang pundak AS agar amarah dan emosi nya mereda.


Tiba-tiba terdengar suara kecil dari My Queen.


" hmmm .. "


mendengar itu membuat Joker, AS, Ten, Black Joker dan J berjalan kearah My Queen terbaring.


" My Queen .. "


kata kelimanya dengan kompak.


" kepala ku sakit kak "


kata My Queen sambil memegang kepalanya, mendengar kata yang keluar dari My Queen membuat Joker dan AS saling pandang.


" hati-hati Joker. jika dia Aurora akan mudah mengatasinya tapi jika dia My Queen ... "


bisik AS kepada Joker dengan menggeleng kepala nya.


{ " tidurlah lagi ... biar aku yang mengatasi malam ini .. " }


{ " keluar dari tubuhku .. aku enggak mau kau kendalikan lagi "}


{ " aku tidak mengendalikan. aku hanya membantu mu .. jadi tidurlah, mereka sedang menunggu ku " }


{ " berhentilah mengganggu aku, pergilah .. lepaskan aku .. "}


Dua jiwa yang sangat mirip sedang berargumen di dimensi waktu dimana dimensi itu hanya ada dalam pikiran My Queen dan Aurora. Dimana My Queen menggunakan gaun merah, rambut panjang lurus, memakai riasan yang sangat terang dengan warna bibir merah merona.


Sedangkan sosok Aurora yang memakai gaun hitam dengan rambut panjang bergelombang, dengan riasan wajah maskulin dan bibir berwarna pink rose.


mohon Aurora dengan suara lembutnya.


{ " sudah aku bilang tidur .. tidur saja, malam ini kau tidak bisa mengatasinya .. apa kau bisa menghadapi orang yang membunuh dua keluarga di hadapan mu malam ini " }


tantang My Queen dengan tatapan tajam kepada jiwa Aurora.


Aurora menahan rasa sakit di kepala nya yang sangat kuat apalagi saat jiwa yang satunya mengatakan tentang peristiwa limabelas tahun yang silam.


" aww .. sakit .. sakit ... kepala ku "


mendengar teriakkan Aurora membuat Joker tambah cemas. terlebih lagi AS, Ten, Black Joker dan J. Semua nya terlihat panik melihat Aurora memegang kepalanya, dan kelima nya menjadi sangat takut saat keluar darah dari hidung Aurora.


" Darah .. "


kata J dengan suara yang sedikit kuat. Joker langsung memegang tangan Aurora dan berusaha mengelap darah di hidung Aurora, baru mau mengelap tiba-tiba Aurora pingsan.


" My Queen .. My Queen .. "


panggil Black Joker dengan panik dan khawatir karena baru kali ini melihat keadaan My Queen secara langsung.


" menjauh ... sebaik kita menjauh "


" apa maksud mu AS ? "


" nanti kami jelasin "

__ADS_1


jawab AS singkat.


Ten, Black Joker dan J saling pandang setelah itu langsung ikut mundur saat Red Joker dan AS mundur beberapa langkah.


Kelimanya menatap My Queen yang masih terbaring pingsan dengan hidung yang mengeluarkan darah.


beberapa menit kemudian My Queen membuka mata nya secara berlahan-lahan, Joker, AS, Ten, Black Joker dan J menatap dengan penuh hati-hati.


My Queen bangun dan duduk di tempat tidurnya, My Queen melihat tangan kirinya yang dipasang infus, dengan paksa di lepaskan oleh My Queen.


Black Joker yang melihatnya langsung berjalan maju kearah My Queen, baru mulai melangkah tangan nya langsung ditarik oleh Joker dengan kuat. Joker langsung menatap dan menggeleng tanda jangan bergerak.


My Queen menatap ke sekeliling ruangan, dilihatnya kelima tangan kanannya yang masih berdiri diam di kejauhan.


My Queen mengelap hidung nya yang berdarah tadi.


" dimana Gracia ? "


" dia di dalam kamar "


" dia ... siapa yang kau sebut Dia ?"


" maaf My Queen, maksud nya nona Gracia ada di dalam kamar "


" lain kali jaga ucapan mu AS "


My Queen turun dari tempat tidurnya dan berjalan kearah kaca,


" Black Joker, Joker dan kau AS kalian ke beauty ambil pakaian kalian dan ganti disana, setelah itu datang ke pesta pernikahan Om johan dan tante Isabella. "


" bagaimana dengan kami berdua My Queen ? "


tanya J dan Ten dengan pelan.


My Queen tersenyum manis di depan kaca yang membuat suasana jadi sangat dingin. Hawa My Queen kali ini seperti hawa yang sangat mengerikan.


" kalian ikut aku dari belakang dengan memakai mobil yang ada di bagasi, ingat tanpa aba-aba jangan ada yang bergerak "


" baik My Queen "


jawab Ten dan J bersamaan.


My Queen berjalan dengan anggun nya menuju kamar Gracia buat siap-siap pergi ke pesta. Di belakang My Queen diikuti oleh Ten dan J.


Joker, AS dan Black Joker berjalan kearah bagasi dan pergi ke tempat yang di perintahkan oleh My Queen tadi.


.


.


.


.


Maaf ya baru Up. aku baru sehat dari sakit kemarin penyakit lama aku kumat lagi, jadi di suruh istirahat oleh Dokter.


jangan lupa di like dan jadi my favorit ya.


.

__ADS_1


.


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2