MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 48.


__ADS_3

Orlando dan Red Joker sama-sama masih menahan amarah dan emosi di dalam hati. kedua pria tampan itu masih diam di posisi masing-masing.


Sang pemilik butik sangat takut jika kedua tuan muda itu berkelahi di dalam butik nya. Dengan sekuat tenaga dan memberanikan diri pemilik butik berjalan kearah Orlando dan Red Joker.


" maaf kedua tuan muda, saya sudah lama menutup butik saya, saya mohon kepada kedua tuan muda jangan berkelahi di sini, saya mohon tuan "


Dengan tubuh yang bergetar dan panas dingin sang pemilik memohon kepada Orlando dan Red Joker, tetapi keduanya hanya diam tanpa ekspresi.


Tiba-tiba dari kejauhan dua buah anak panah terbang kearah mereka berdua dan dengan cepat ditangkap dengan tangan kiri Orlando dan tangan kiri Red Joker tanpa melihat nya.


Dua buah anak panah yang terbang kearah Orlando dan Red Joker spontan membuat Riki, AS, Black Joker dan pemilik butik terkejut melihat nya.


Tidak butuh waktu lama, terdengar suara langkah kaki yang sangat anggun dari arah pintu masuk butik tersebut.


Suara langka kaki itu terdengan kepenjuru ruangan, semua mata tertuju pada arah suara langka kaki tersebut. Anak panah yang ada di tangan kiri Orlando dan tangan kiri Red Joker masih dipegang dengan erat.


" celaka ... lepaskan anak panah itu sekarang "


teriak Red Joker yang membuat Orlando reflek membuatnya.


Terdengar suara tepuk tangan dari arah yang sama dengan langka kaki tadi.


" menarik ... sangat-sangat menarik .. sungguh hebat .. "


Seorang gadis muda muncul dengan anggun dan berdiri tegak seperti model profesional.


AS, Black Joker dan Red Joker memanggil nama seorang yang baru datang secara bersamaan.


" My Queen ... "


My Queen yang di panggil namanya hanya tersenyum tipis dengan tatapan yang sangat tajam.


Hawa dingin seperti menusuk seluruh badan AS, Red Joker dan Black Joker saat melihat tatapan mata My Queen.


" bukankah aku menyuruh kalian untuk mengganti pakaian ke butik ini, lalu memerintahkan kalian segera kembali, apakah kalian mau dihukum karena melalaikan perintah dari ku "


My Queen berkata sambil berjalan kearah AS, Black Joker dan Red Joker tanpa memperdulikan orang yang berada di sekitar mereka.


" My Queen ... kali ini maafkan kami, aku mohon maafkanlah kami "


mohon Black Joker sambil berjalan kearah My Queen dan memegang tangan kanan nya dengan perasaan bersalah.


Lagi dan lagi My Queen hanya tersenyum sinis melihatnya dan menghempaskan tangan Black Joker dari tangan kanan nya tanpa melihat sedikit pun.


" tenang lah ... panah itu tidak beracun, kali ini kalian berhutang satu nyawa pada ku "


Kata yang diucapkan oleh My Queen membuat Red Joker tertunduk.

__ADS_1


Kali ini perasaan Red Joker mulai takut saat menatap My Queen. Saat ini yang ada di pikiran Ketiga tangan My Queen hanya bisa pasrah dan menurut saja.


" lepaskan tangan kanan mu dari pundak tangan kanan ku "


" sebelum aku melepaskan nya, dia harus menjawab pertanyaan ku tadi "


Tantang Orlando dengan santai sambil menatap tajam kearah My Queen.


" cari tau sendiri jika kau penasaran, kalau tidak ... "


My Queen berkata dengan pelan yang hanya bisa di dengar oleh Orlando dam Red Joker, dan mengarahkan senjata api kearah kepala Orlando, melihat apa yang dilakukan oleh My Queen spontan membuat suasana menjadi menegangkan.


" turunkan senjata mu dari kepala Orlando "


teriak Riki kepada My Queen dengan panik.


Riki hendak berjalan kearah My Queen berada tetapi di tahan oleh AS dengan menggelengkan kepala tanda agar Riki tidak ikut campur.


Sedangkan Black Joker berbisik di telinga Riki.


" dia akan aman kalau kau tidak gegabah, percayalah .. "


Mendengar bisikan dari Black Joker membuat Riki berhenti bertindak dan berdiri diam di dekat AS dan Black Joker. Sementara sang pemilik butik memilih untuk menjauh dan tidak ikut campur dalam perang dingin yang terjadi di tempat nya.


" My Queen .. dilihat dari dekat kau lumayan cantik, apalagi kalau kau membuka topeng mu itu "


Orlando berkata dengan tenang kepada My Queen apalagi dengan situasi yang dialami nya saat ini, dimana kepala nya masih ditodong sebuah senjata api berukuran kecil.


ucap My Queen penuh penekanan di setiap kata-katanya.


Orlando masih menatap tajam kearah My Queen.


My Queen menggerakan kepala nya kearah kanan untuk mengisyaratkan agar Orlando melepaskan tangan nya dari pundak Red Joker. Dengan masih menatap kearah My Queen akhirnya Orlando melepaskan tangan nya dari pundak Red Joker, begitu juga dengan My Queen yang menurunkan senjata api nya dari kepala Orlando sambil tersenyum manis.


" dimana Richi ? "


teriak Riki yang membuat My Queen menoleh kearah Riki.


" Richi ... dimana dia ... jika kau adalah kembaran nya seharusnya muda bagi mu buat menangkap nya, apalagi keahlian kalian berdua sama, yaitu sama-sama seorang hacker "


Jawab My Queen sambil berjalan kearah pintu luar butik dan tidak lupa di ikuti oleh ketiga tangan kanannya.


Orlando pun pergi meninggalkan butik tersebut bersama dengan Riki. Di halaman depan butik Beauty Orlando dan Riki menatap kearah My Queen yang saat itu berada di depan mobil sport pribadinya. Sedangkan Black Joker, AS dan Red Joker sudah berada didalam mobil sport mereka.


" sampai ketemu nanti malam "


My Queen berkata kepada Orlando nyaris tanpa suara, membuat Orlando menatap kearah bibir manis milik My Queen.

__ADS_1


Gadis manis itu masuk kedalam mobil dan mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi, begitu juga dengan Red Joker.


" apa kau akan membawa mobil mu itu ? "


tanya Riki kepada Orlando sambil menunjuk mobil sport yang dipakai oleh Aurora dan Gracia.


Orlando langsung berjalan kearah mobil sport yang di tunjuk oleh Riki.


Saat Orlando hendak masuk kedalam mobil Riki berkata lagi.


" Orl ... apa kau percaya kalau aku bilang itu adalah Richi "


" percaya "


" kenapa kau percaya ? "


" masih ingat ucapan dari gadis itu tadi kepada mu "


" tapi ... jika itu adalah dia .. kenapa dia tidak merespon sama sekali, apakah dia enggan untuk bertemu dengan saudara kembar nya "


Orlando menatap kearah Riki, diwajah sahabat nya terlihat bahwa sebenarnya Riki sangat merindukan saudara kembar nya. Tapi dengan sifat yang dimiliki Riki sendiri, Orlando yakin sahabat nya tidak akan jujur.


" mau sampai kapan kau diam di situ, masuklah .. bukan kan kita harus siap-siap buat ke pesta nanti malam "


" baiklah .. "


jawab Riki dengan senyum terpaksa sambil masuk kedalam mobil sport nya.


Orlando pun masuk kedalam mobil sport yang di bawa Grace tadi. Baru saja masuk kedalam mobil Orlando terkejut melihat bungan Higanbana dalam sebuah kaca yang terukir nama My Queen.


.


.


.


.


.


hai ... hai ... aku update lagi.


jangan lupa di like dan jadi favorit ya. agar bisa dapat langsung tau jika ada update yang baru.


😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄


.

__ADS_1


.


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2