MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 47.


__ADS_3

Dua pria tampan yang mengenakan tuxedo berwarna hitam dan biru garis-garis berdiri tepat di depan butik Beauty, dimana Riki yang melacak menggunakan laptop kesayangan nya. Orlando yang mengenakan Tuxedo berwarna hitam berjalan kearah mobil sport yang terparkir rapi di depan butik beauty.


" ini mobil nya, apa kau sudah bisa melacak nya kembali "


" maaf Orlando, seperti nya Richi dibalik semua ini, lihatlah layar laptop ku "


Riki memberikan laptop nya kepada Orlando, dimana layar laptop Riki ada seekor burung phoenix berwarna emas atau gold.


Orlando melihat apa yang ada di layar laptop Riki membuat dirinya menjadi emosi. Dengan wajah kesal nya Orlando mengepalkan kedua tangan nya dan menghentak kan diatas mobil sport milik nya.


" apa ada kabar dari Daniel ? "


tanya Orlando dengan suara berat nya. Riki tidak menjawab tetapi hanya menggelengkan kepalanya tanda bahwa belum ada kabar sama sekali dari Daniel.


Orlando berjalan masuk kedalam butik Beauty, semua mata memandang kagum dan takjub akan ketampanan Orlando dan Riki. Dari kejauhan sesosok mata memandang dengan tajam.


" celaka .... bagaimana jadinya bila tangan kanan My Queen kemari. apa yang harus aku lakukan saat ini ? , ah ... kenapa otak ku tidak bisa berpikir jernih saat ini "


pemilik butik tampak cemas dan khawatir, dirinya tidak menyangka kalau akan menghadapi masalah seperti ini.


Orlando menatap tajam kearah sudut lantai 2 butik itu. sebuah senyuman licik terukir dari bibir Orlando. Saat yang bersamaan Black Joker, Red Joker dan AS masuk kedalam butik.


Sepertinya hari ini adalah hari sial bagi tangan kanan My Queen dan menjadi hari keberuntungan bagi Orlando dan Riki.


" ada yang datang tanpa di undang, kebetulan sekali "


kata Riki dengan santai sambil melirik kearah Orlando.


Tetapi hal itu tidak membuat Black Joker, Joker dan AS cemas ataupun khawatir.


Red Joker menarik kursi yang ada di meja resepsionis dan duduk dengan menyilangkan kaki. Orlando hanya tersenyum miring melihatnya. Black Joker dan AS berdiri disamping kanan dan kiri Red Joker.


Sementara Riki terus memandangi Red Joker dengan tajam, entah ada perasaan apa didalam hatinya seperti mengatakan kalau dihadapan nya adalah orang yang dia cari. Tetapi pikiran Riki selalu bertolak belakang dengan hatinya.


" Oh .. dua tuan muda dan nona muda. apakah kalian mau mengambil pesanan ? bawa kemari pesanan kedua tuan muda dan nona muda ini "


Pemilik Butik datang dan berkata untuk mencairkan suasana.


Salah satu orang kepercayaan sang pemilik butik datang membawa dua tuxedo berwarna hitam dan putih dan sebuah gaun berbalut black diamond berwarna hitam tampa lengan dengan panjang diatas lutut.


" Black Joker .. ganti baju mu sekarang "


perintah Red Joker.


Black Joker berjalan dengan santai, tangan kanannya mengambil gaun yang ada di tangan asisten pemilik butik.


Black Joker melangkah masuk kedalam ruang ganti dan mengganti pakaiannya dengan gaun yang dipilih oleh My Queen.


" ternyata aku cantik juga, apalagi gaun ini sangat pas ditubuh aku "


Black Joker keluar dengan sangat anggun, semua mata memandangnya.


Black Joker terus berjalan kearah AS dan Red Joker.

__ADS_1


" apa topeng ku miring ? "


tanya Black Joker kepada AS.


AS hanya menggelengkan kepalanya. AS berjalan kearah asisten butik mengambil pakaian nya dan membawa ke ruang ganti.


Orlando hanya terus menatap tajam kearah Red Joker yang saat itu masih duduk di hadapannya.


" ada yang mau ditanya ? "


Tanya Red Joker kepada Orlando.


" dimana Richi ? "


tanya balik Orlando.


Red Joker tersenyum sinis akan pertanyaan dari Orlando.


" ada urusan apa dengan Richi "


" bukan urusan mu, jawab saja dimana dia ? "


" jika aku menjawab, aku akan mati ... kau pasti tau kan Higanbana Queen. dia tidak akan segan-segan mengutus penembak jitu untuk membunuh ku, sekalipun aku adalah tangan kanan nya "


Orlando dan Riki terdiam mendengar ucapan Red Joker. Riki mengatakan sesuatu yang membuat Red Joker berdiri.


" hanya ada dua kemungkinan sekarang, yang pertama Richi selalu ada di dekat kalian berada, atau yang kedua kau lah Richi "


Riki masih berdiri tegap disamping Orlando. Semenjak kedatangan mereka ke butik, sang pemilik butik menutup butik dengan alasan tamu VVIP. Sehingga para pelanggan yang mau mengunjungi membatalkan niat mereka.


ucap Riki penuh dengan penekanan di setiap kata-kata yang keluar dari mulut nya.


" Red Joker .. giliran mu ganti, kau tahukan jika telat, kita habis "


kata AS dengan santai, agar Red Joker tidak terpancing emosi.


Jika AS tidak muncul Red Joker bisa merusak rencana My Queen, walapun sebenarnya AS masih penasaran tentang apa yang direncanakan oleh My Queen.


Red Joker berjalan dan mengambil Tuxedo berwarna putih yang ditinggalkan oleh AS karena saat ini AS mengenakan tuxedo hitam.


" kau .... "


" aku tau kau benci putih, tapi apa boleh buat, kau yang menyuruh ganti tadi, jadi ... aku ambil saja warna hitam "


" sialan kau ... awas nanti. "


AS tersenyum kemenangan melihat wajah kesal Red Joker, begitu juga dengan Black Joker yang ikut tersenyum.


Orlando dan Riki hanya menatap tajam melihat tingkah aneh Black Joker, AS dan Red Joker.


" kau adalah pria itu ... "


kata Red Joker menunjuk Orlando.

__ADS_1


dan melanjutkan ucapannya.


" kau ... kau yang diselamatkan oleh ... "


baru saja mau mengatakan siapa yang menolong Orlando waktu itu, tangan AS dengan cepat menutup mulut Black Joker.


Black Joker menatap AS tajam, begitu juga dengan AS. Keduanya menatap kearah Orlando dan Riki secara bersamaan.


" siapa dibalik pembunuhan itu ? "


teriak Orlando kesal dan berjalan kearah Black Joker dan AS.


Baru melangkahkan beberapa langka, Riki dengan cepat menarik tangan Orlando.


" ingat .. apa tujuan kita kesini "


Riki mencoba mengingatkan Orlando tentang tujuan awal mereka ke butik ini. Orlando menarik nafas panjang dan membuang secara kasar.


Tepat disaat itu Red Joker keluar dari ruang ganti dengan penampilan yang serba putih.


" pemandangan yang menarik, aku yakin My Queen pasti menyukainya "


puji Black Joker dengan lembut nya. Orlando berjalan kearah Red Joker. Keduanya saling menatap seakan hanya ada kebencian di pikiran mereka berdua.


" aku akan mencari tau siapa kau sebenarnya dan apa tujuan My Queen kemari "


mendengar ucapan Orlando membuat Red Joker tersenyum.


" sebelum kau mencari tau tentang aku dan apa tujuan My Queen, terlebih dulu kau harus berhati-hati dengan orang di sekitar mu malam ini "


Red Joker berjalan dengan tegap meninggalkan Orlando. Baru melangkahkan beberapa langkah Orlando langsung memegang pundak Red Joker dengan kuat. Sementara Riki, AS dan Black Joker memperhatikan kedua pria yang sama-sama memiliki temperatur ke egoisan yang sangat tinggi.


Red Joker berhenti berjalan dan masih membelakangi Orlando. sedangkan Orlando masih mencengkeram kuat bahu Red Joker. Keduanya tampak menahan emosi dan amarah.


.


.


.


.


.


hai .. hai .. apa kabar semua ? maaf setelah sekian lama aku baru Up date. sebelum itu aku pernah bilang bahwa kondisi ku kurang bagus.


Sekarang aku akan mulai lagi melanjutkan Kisah Aurora dan kehidupan sekitarnya.


.


.


jangan lupa di like dan tetap jadi favorit ya. 🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


.


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2