
" sial ... "
Richi memukul stir mobil dengan tangannya. lalu mengacak-acak rambutnya yang rapi. dengan wajah kesal karena gagal menemukan Aurora dirinya mengikuti para bodyguard Sang Raja Iblis secara diam-diam ke puri tempat Aurora tinggal, walau kematian menanti nya.
☆☆☆☆
Sementara itu diwaktu yang sama Daniel datang untuk menjemput sepupunya, Dengan mobil kerennya Daniel turun saat mau membuka pintu sebuah rumah yang kecil dirinya dikejutkan dengan adanya kartu Remi berlambang Queen di pintu masuk.
" Queen ... bagaimana bisa"
" ada apa Daniel ? "
" Riki , lihat kartu yang didepan pintu ini "
Riki berjalan kearah Daniel, di sentuh nya kartu yang ada di pintu.
" lambang Queen , kartu remi, ini ... "
Riki berkata sambil menatap Daniel dengan tatapan tajam.
Daniel hanya menaikan kedua bahunya tanda tidak tau. kedua masuk tampa basa basi, Riki yang hanya mengunakan kaos dan celana pendek sangat terkejut melihat isi dalam rumah yang tampak kecil tersebut.
Sedangkan Daniel berjalan kearah sepupunya yang masih terduduk di lantai dengan tubuh yang masih di pengaruhi sisa-sisa bius.
" masih hidup kau ... "
" Sialan ... kalau aku mati kau juga pasti mati bodoh "
" firasat ku benarkan, kau hampir mati"
" tenang saja malaikat maut masih membenci ku, jadi aku masih hidup saat ini "
Riki terus berjalan keliling setiap ruangan, membuat Orlando dan Daniel menatap bingung.
" aku aman, itu yang dikatakan gadis aneh yang imut "
mendengar ucapan yang keluar dari mulut Orlando membuat sepupu dan sahabatnya terkejut, dan saling memandang tidak percaya.
" kau sakit .."
Riki berjalan cepat sambil memegang dahi sahabatnya, belum sempat di pegang sudah di tepis kuat dengan tangan kanan Orlando.
" sepupu .. kau sadarkan "
Orlando hanya berdiri dengan tenaga sisanya dan dengan cepat di tangkap sama Riki dan Daniel agar tidak jatuh.
" kita harus cepat keluar dari sini, tempat ini akan, boom ... "
__ADS_1
tegas Daniel yang membuat sepupu dan Riki berjalan cepat lalu masuk kedalam mobil, setelah itu melajukan mobil dengan kecepatan tinggi, tidak beberapa lama rumah itu meledak yang membuat Orlando dan Riki menatap Daniel seakan tatapan itu sebuah pertanyaan.
" barang-barang mu sudah di pindahkan ke vila, tentang wanita yang ingin membunuh aku sudah melacaknya, saat ini dia tinggal di hotel milik Alexander, aku sudah mencari tau Antoni Alexander kali ini tidak terlibat, karena dia sedang mencari keberadaan adik kecilnya, kali ini kau harus membayar ku dengan mahal, asal kau tau membobol sistem dinegara ini sangatlah susah, terlebih lagi melacak keberadaan mu "
Terang Riki panjang lebar sambil bergelut di laptop nya.
Orlando hanya diam sambil menutup matanya, tanpa disadarinya ada bayang gadis aneh menggunakan pakaian vampire, bibir tipisnya tersenyum miring.
☆☆☆☆
Aurora yang tertidur pulas didalam mobil membuat para bodyguard tidak ada yang berani membangunkan atau mengangkat tubuh kecil itu.
" bagaimana ini ? "
Cetus bodyguard pertama membuat para bodyguard yang lain menggelengkan kepala mereka.
" ada apa ? "
terdengar suara bariton dari kejauhan dan langka kaki yang berat.
Semua bodyguard memberi jalan pada bos nya, Antoni Alexamder langsung bergerak dan mengangkat tubuh Aurora kedalam pelukan nya, Aurora langsung mengalunkan kedua tangannya ke leher Antoni.
" Raja Iblis jahat, Iblis berwajah malaikat, Iblis penghianat, Iblis berwajah dua, awas kalian "
Aurora berbicara dalam tidurnya yang membuat Antoni hanya terdiam.
" jangan pergi .. Aura takut .. jangan pergi ... jangan pergi .. "
Antoni duduk disamping Aurora tangan kirinya mengusap kepala gadis manja itu dengan pelan yang membuat Aurora tertidur dengan lelap.
☆☆☆☆
Matahari bersinar dengan teriknya menembus kamar Aurora, gadis cantik bertubuh putih itu masih tertidur pulas. Puri besar seperti istana dijaga ketat oleh para bodyguard yang bertubuh kekar dan besar kali ini para penjaga diperbanyak termasuk penembak-penembak jitu disetiap sisi tersembunyi.
Bibi Mina telah selesai menyiapkan sarapan pagi buat Aurora sang nona muda, walaupun dirinya seorang nona muda tapi Aurora tidak mau dipanggil nona, dia hanya mau para anak buah Antoni dan Excel memanggil namanya saja, itu pun disetujui oleh Antoni dan Excel walaupun dengan berat hati dan sedikit kesal di diri kedua pria itu.
" kau tidak kerja Angel "
" tidak ibu, hari ini tuan muda menyuruhku libur "
sambil menyantap sarapan pagi di meja. Aurora tidak pernah membedakan pembantu dan dirinya. Aurora selalu mengatakan jika tinggal di puri milik nya semuanya harus makan di meja makan tanpa terkecuali.
" tuan muda yang menyuruhnya, bagaimana dengan bos besar "
" bos besar Antoni, sepertinya tidak ada komentar apa-apa "
" Baiklah kalau begitu, itu berarti kau akan disini seharian "
__ADS_1
Bibi Mina berkata sambil memegang bahu putrinya, Angel menatap Ibunya sambil mengangguk kepalanya. Bibi Mina tersenyum melihatnya.
Alexander grup perusahaan yang sangat besar bergerak di bidang-bidang tertentu, mempunyai sebagian besar hotel, rumah sakit dan didalam nya terdapat sebuah aliran mafia yang sangat legendaris dimana ada 5 anggota inti yang memiliki tatto berinisial QUEEN yang belum ada yang tau siapa saja kandidatnya.
QUEEN MAFIA mempunyai anak buah diseluruh penjuru kota dan negara mereka dibiarkan bebas bermain bahkan bekerja di tempat-tempat lain yang berbeda, hanya ada satu cara menghubungi kesemua anak buah nya jika meminta satu pertolongan itu dan cara itu hanya sang ketua yang tau.
☆☆☆☆
" kita harus bergerak cepat untuk menangkap wanita itu agar kita tau siapa yang menyuruhnya "
Desak Daniel kepada sepupunya Orlando dan sahabat nya Riki.
"tenang saja, wanita itu tidak akan bisa kabur "
Terang Riki dengan percaya dirinya.
Orlando masih duduk dengan santai nya, Riki dan daniel memandang heran kearah Orlando, yang mereka tau orang dingin di hadapan mereka selalu fokus jika sedang bekerja.
Daniel dan Riki saling pandang seakan-akan menyampaikan sesuatu yang hanya mereka berdua yang paham.
" kawan .. apa otak mu bermasalah, kau hampir mati semalam tapi hari ini kau tampak tenang"
Riki berbicara sambil berjalan dan duduk di samping Orlando karena tadi Riki duduk di depan Orlando.
" otak mu yang bermasalah. cari gadis muda berusia 17 tahun yang memakai pakaian vampire "
mendengar perkataan dari Orlando membuat Riki dan Daniel terkejut.
" apa???? "
teriak Riki dan Daniel bersamaan.
Orlando langsung berdiri dan berjalan kearah parkiran mobilnya lalu pergi menuju lokasi tempat di mana wanita yang hampir membunuhnya tinggal.
Orlando mengemudikan mobilnya sendiri meninggalkan kedua pria di vila nya.
.
.
.
Like ... like jangan lupa.
tetap di ingatkan jangan bosan membaca.
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝
__ADS_1