MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 25.


__ADS_3

Joker yang melihat dari kejauhan sangat merasa puas karena misi yang diberikan lancar. Setelah puas melihat pemboman tersebut Joker berjalan menuju sebuah motor sport miliknya dan berlalu pergi menuju alamat yang di sherlock oleh AS atau yang biasa di panggil Daniel di kehidupan nyatanya.


Ditempat yang sama Orlando, Khira, Kevin dan Riki merasa tubuh mereka hampir remuk karena terkena serpihan bangunan karena efek bom tadi, hal itu membuat ke empat pria tersebut merasa kesal dan marah.


Tepat disaat itu Khira berkata kepada Orlando yang membuat pria tersebut merasa heran dan penasaran.


" Orlando, kau harus cepat menemukan My Queen sebelum terlambat, gunakan semua anak buah milik mu untuk mencarinya "


" kau sudah gila, bagaimana caranya aku menemukan seseorang yang sampai saat ini aku tidak tau siapa dia dan bagaimana wajah nya "


Kevin pun ikut menjadi kesal dan memaksa Orlando untuk bergerak cepat.


" Orlando jangan banyak tanya atau pikir lagi bergegas mencarinya "


kemarahan Orlando menjadi memuncak melihat saudara kembar tersebut mendesaknya.


" ahhh ...... kalian berdua ... ahhh ... kenapa harus aku yang mencarinya kenapa bukan kalian saja, sepertinya kalian berdua lebih mengenalnya "


Riki masih menyimak dan memperhatikan ketiga sahabatnya berdebat suatu hal yang membuat dirinya penasaran dengan dua saudara kembar tersebut. Dan akhirnya memutuskan untuk menjadi penengah diantara sahabatnya.


" Khira .. Kevin .. jujur saja sebenarnya aku masih penasaran tentang My Queen, siapa sebenarnya dia dan apa kalian berdua mengenalnya "


Mendengar pertanyaan dari Riki membuat Khira dan Kevin terkejut, keduanya tidak menjawab malah pergi meninggalkan Orlando dan Riki di tepi jalan. Riki merasa kesal melihat tingkah laku kedua saudara kembar tersebut.


" Riki, cari tau tentang mereka, apakah mereka terlibat dengan kejadian limabelas tahun yang lalu, aku harus menemukan alasan dibalik pembantaian keluarga Alfaro "


Riki mengangguk tanda mengiyakan sambil memegang pundak sahabatnya untuk memberi semangat.


" limabelas tahun yang lalu bukankah keluarga Alexander dan Marco juga ada disana "


Khira berkata yang membuat Orlando dan Riki berhenti berjalan dan saling lirik. Secara Riki berasal dari keluarga Marco.


Sementara Kevin menatap layar handphone nya, ada satu pesan masuk, Kevin membuka dan membaca pesan yang dikirim oleh Natalia, Saat membaca Kevin merasa penasaran dengan seorang nona muda yang dimaksud. Tanpa basa basi Kevin menarik Khira saudara kembarnya untuk bergegas masuk kedalam mobil yang di parkir tidak jauh dari tempat kejadian.


Khira yang ditarik hanya diam pasrah,karena Khira tau bila Kevin melakukan hal tersebut pasti ada sesuatu yang tidak bisa dia katakan sembarang tempat. Orlando berteriak memanggil Khira agar menjelaskan apa maksud dari semua perkataan yang di ucapkan oleh Khira tadi.


" Khira .. Khira ... apa maksud dari semua ucapan mu tadi, apa hubungan My Queen dengan ketiga keluarga itu, Khira ... , ahh .. sialan "


" Or .. kita pulang dulu, jernih kan pikiran dulu baru kita menyusun rencana lagi "

__ADS_1


" baiklah, tapi bisakah kau melacak keberadaan Richi karena di setiap situasi selalu dia terlibat, itu menerut feeling ku "


kedua nya berjalan menuju helikopter untuk bergerak kembali pulang,


" soal itu aku tidak bisa janji, jika aku bisa dari dulu aku sudah melacaknya "


Orlando dan Riki masuk kedalam helikopter kali ini Riki yang mengemudikan nya.


Sementara Orlando hanya duduk diam dan memikirkan apa yang terjadi dalam kurung waktu sebulan lebih ini.


{ " menemukan My Queen, mencari Richi, tiga keluarga besar, Alexander, Alfaro dan Marco, lima anggota inti My Queen , apa ada hubungan nya semua ini dengan tragedi limabelas tahun yang lalu, satu persatu dari semua ini harus aku temui " }


Orlando bergelut didalam hati nya sendiri dengan apa yang dialami nya selama ini.


☆☆☆☆☆


Mobil mewah hitam pekat terparkir didepan kediaman yang cukup besar, dengan kaki yang jenjang nya Kevin dan Khira turun bersamaan, di pintu masuk tempat praktek Kevin sudah menunggu seorang Wanita yang berparas cantik, siapa lagi kalau bukan Natalia.


Dengan wajah cemas nya Natalia menghampiri Kevin yang saat itu adalah Khira, karena mereka kembar identik sangat susah dibedakan apalagi Khira terkadang bisa bersikap seperti Kevin yang selalu membuat semua orang bingung dan salah memanggil mereka begitu juga sebaliknya, terkecuali sang adik bungsu mereka.


" sudah hampir satu jam lebih bos. nona muda itu belum sadarkan diri "


" pergi sana bos mu membutuhkan dirimu "


" bos besar tidak ikut masuk "


kata Natalia sambil menundukkan badan nya karena takut menatap wajah Khira. Khira yang ditanya hanya diam dan berlalu pergi. Natalia berteriak mengatakan sesuatu kepada Khira yang membuat pria itu berhenti dan berjalan kearah Natalia dan menatap tajam.


" nona muda tersebut jika dilihat sangat mirip dengan bos besar "


Tidak lama Kevin keluar dari ruangannya dan berteriak memanggil saudara kembarnya itu.


" Khira ... dia Aura, gadis yang ada di kediaman Alfaro "


Khira menoleh kearah Kevin dan berjalan ke ruangan Kevin, lalu disusul oleh Natalia dari belakang.


Ketiga masuk kedalam ruangan dalam keadaan sudah bersih karena sebelum masuk Khira dan Natalia harus di steril dulu. Khira berjalan dan duduk di samping Aurora tanpa disadari tangan nya mengelus rambut silver Aurora, hati Khira terasa sakit melihat gadis muda itu berbaring begitu juga dengan Kevin.


" bagaimana keadaan nya ? apa yang terjadi pada nya ? mengapa dia bisa seperti ini ? siapa yang membuat gadis ini menjadi begini ? apakah dia akan sadar ? "

__ADS_1


tanya Khira panjang lebar, pria yang dikenal tidak banyak bicara dan tidak mau tau urusan semua orang tiba-tiba menjadi cerewet membuat Natalia heran dan tidak percaya.


" aku sudah periksa seperti nya dia dibuat pingsan lalu diikat, lihat bekas lilitan tali pergelangan tangan dan kakinya "


" tadi saat aku menemukan nya aku sudah periksa nona muda ini hanya pingsan "


Tambah Natalia dengan tegas tapi masih menundukkan kepalanya. sedangkan Kevin hanya menatap Natalia sambil tersenyum, tetapi wanita yang di lihat tidak menyadari sama sekali.


" Orlando harus tau kalau Aura disini "


" Kevin bisakah kau tes DNA ? "


pertanyaan Khira membuat Kevin dan Natalia bingung.


" segala tes aku bisa, jangan bilang kau .. Khira .. "


Jawab Kevin sambil menebak apa yang ada di pikiran saudara nya itu, Kevin tidak habis pikir atas apa yang di ucapkan Khira tadi.


" bawa dia ke kamar Rora, biarkan dia istirahat di kamar itu "


perintah Khira kepada Natalia tanpa melihat wajah wanita tersebut, karena ada rasa kesal di hatinya saat Kevin menolak melakukan tes DNA.


" terus bos, apakah jadi menghubungi tuan muda Orlando "


" tidak perlu, biarkan dia panik malam ini"


bentak Khira sambil berjalan pergi menuju kearah kamar nya buat membersihkan dirinya.


Kevin dan Natalia membawa Aurora ke kamar yang di katakan oleh Khira, dimana kamar itu adalah kamar buat Aurora itu sendiri.


NB : Aurora Alexander menggunakan nama Aura saat bertemu dengan Orlando, sedangkan nama Rora adalah nama sayang dari ke empat kakak laki-laki Aurora, dan My Queen nama ketua mafia yang diwariskan turun temurun dari sang ibu untuk menjaga satu perusahaan besar dimana perusahaan tersebut memegang kendali besar bagi perusahaan lain.


.


.


.


.

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2