
" Aura ... Aura .... sadarlah ... Aura .."
Orlando terus berteriak memanggil nama gadis manis yang berada di pelukan nya. Tak lama Riki datang menghampiri sahabat nya.
" perintahkan semua orang untuk pindah ke mansion utama, hubungi Kevin dan suruh dia ke mension utama secepatnya, ratakan kediaman ini sekarang "
Perintah Orlando sambil membawa Aurora masuk kedalam mobil.
Tanpa perintah dari Orlando salah satu penjaga gerbang langsung membawa mobil sang tuan muda karena melihat dari situasi Orlando pasti akan membawa nona muda pergi untuk di obati. Tepat di saat itu mobil sport milik AS keluar. Joker melirik kearah Orlando dan betapa terkejutnya Joker melihat Aurora di gendong dan di masukkan kedalam mobil milik Orlando.
Joker bergegas membuka pintu mobil disaat bersamaan AS yang mengemudi dengan cepat mengunci semua pintu dari depan, hal itu membuat Joker menjadi marah dan kesal. Joker memukul pintu mobil dengan tangan nya sambil berteriak,
" ahh. ....... AS kau ... "
" tenangkan diri mu Joker, jika kau keluar hal itu akan membahayakan My Queen "
" tapi ... gadis itu ... ah ...... "
Joker mencoba menahan emosi dengan menarik nafas pelan, tetapi matanya terus memandang kebelakang.
Ten merasa penasaran tentang apa yang terjadi didalam mobil, Apa yang menyebabkan Joker mendadak emosi
" Joker ... ada apa dengan mu, bukankah tadi kau yang menahan amarah ku, kenapa sekarang kau menjadi emosi. "
kata Ten kepada Joker dengan melihat kearah belakang. Ten duduk disebelah AS, sedangkan Joker berada duduk di bangku belakang.
" Sejak kapan My Queen menghubungi dirimu ? "
" mungkin sejak My Queen bersama kalian berdua "
Jawab Ten santai kepada Joker tanpa melihat wajah Joker lagi.
" maksud mu ? "
tanya AS penasaran dengan ucapan pria yang sedang duduk di samping nya. Ten menatap kearah AS yang lagi serius mengemudi dan sesekali melihat Joker dari kaca mobil.
" jujur saja aku iri kepada kalian berdua, mungkin bukan aku saja tetapi Black Joker dan J . kalian tau siapa My Queen sebenarnya dan bagaimana sifat aslinya sedangkan kami tidak, satu hal yang pasti kalian termasuk kami pasti tidak tau tujuan asli dari My Queen, gadis kecil itu sangat lah misterius, melihatnya dari dekat sangat susah ditebak apa yang ada dalam hati nya, benarkan apa yang aku bilang "
AS dan Joker mencerna apa yang diucapkan oleh Ten. keduanya menatap Ten bersamaan, sedangkan Ten sendiri hanya menatap atap mobil sambil menarik nafas panjang.
__ADS_1
☆☆☆☆☆
Di kediaman Khira dan Kevin dimana Kevin sedang bersiap-siap untuk pergi ke mansion utama milik Orlando,
" mau kemana Vin ? "
" mansion utama Orlando "
" mansion Utama ? "
" iya ... mansion utama milik Orlando"
kata Kevin kepada saudara kembar nya dengan suara lantang, mendengar ucapan Kevin membuat Khira berpikir panjang. Kevin yang melihat Khira melamun menjentikkan jari nya ke hadapan Khira yang membuat pria itu tersadar dari lamunan nya.
" ada apa Khira ? kenapa kau mendadak terdiam "
" kau masih ingatkan tujuan kita mendekati keluarga Alfaro dan Marco"
Tanya Khira dengan wajah yang serius, yang membuat Kevin menghentikan kegiatan nya untuk bersiap-siap.
" maksud mu apa yang terjadi dengan Aurora limabelas tahun yang lalu "
Khira berkata sambil duduk diatas tempat tidur, Kevin menatap saudara kembarnya dengan perasaan dan hati yang sakit, dirinya dapat merasakan apa yang dirasakan oleh Khira karena keduanya kembar identik, bila yang satu sedih, bahagia atau sakit yang satunya dapat merasakan dan begitu juga sebaliknya. Kevin duduk disamping Khira dan tersenyum padanya, Khira yang melihat Kevin tersenyum merasa aneh.
" ini kedua kalinya aku melihat kau seperti ini, yang pertama saat kau memutuskan untuk menenggelamkan Aurora, saat itu jika kau gagal Aurora tidak akan ada di dunia ini lagi, tapi jika kau berhasil misi akan dilanjutkan sampai gadis kecil itu mengatakan bahwa dirinya membenci kakak ke tiga dan ke empat nya "
Mendengar ucapan Kevin membuat Khira terdiam dan menatap tajam keatas langit.
Flash Back.
Tanpa sadar dirinya terkenang kejadian limabelas tahun yang lalu saat dimana adik kesayangan nya sangat membutuhkan sosok seorang kakak. Dimana saat itu semua kakak nya sedang sibuk, saat anak berusia lima tahun saat dimana haus akan kasih sayang tetapi para kakak nya tidak memperhatikannya. Hingga sang adik hanya terduduk di tepi kolam renang sendirian, Di saat bersamaan keempat kakak laki-lakinya berada di mension.
Kakak pertamanya saat itu sedang berada di ruang kerja dengan usia 15 tahun Antoni Alexander bisa menghandle seluruh pekerjaan baik di dalam maupun diluar negri, kakak keduanya yang berusia 13 tahun Excel Alexander berada di samping kakak pertama nya membantu menyelesaikan file-file dan berkas-berkas tender.
Kakak ketiga dan keempatnya yang saat itu berusia 10 tahun sedang asyik bermain game dikamar, dimana keduanya adalah kembar. Khira Alexander dan Kevin Alexander. Kamar mereka berada tidak jauh dari kolam renang.
" apa yang kau lihat "
Tanya Kevin kecil penasaran, Khira hanya menjawab dengan sebuah lirikan saja, Kevin yang melihat arah mata Khira melirik kearah yang dituju.
__ADS_1
" Rora .... semenjak kejadian itu dia menjadi anak perempuan yang murung dan menyedihkan, kita sebagai kakak nya hanya bisa menatap punggung kecil itu dari jauh "
" berhentilah mengeluh Kevin, aku punya cara untuk membuat Rora kembali ceria, berhenti bermain dan ikut aku "
kata Khira yang membuat Kevin tersenyum karena akhirnya dapat melihat adik kesayangan nya kembali ceria.
Khira turun dari tangga kamar yang langsung tertuju ke kolam renang, dimana Kevin mengikuti dari belakang setelah sampai Kevin hendak berjalan kearah Aurora tapi tangan kanan nya ditarik oleh Khira yang membuat Kevin terkejut, lalu berkata tanpa mengeluarkan suara,
" kenapa ? "
Khira menggunakan gerakkan kepala kearah kanan dengan pelan tanda menyuruh kembaran nya untuk bergeser kebelakang. Kevin hanya menurut saja.
[ " apa yang aku lakukan akan membuat kau membenci ku tapi percayalah suatu saat kau akan mengerti, dan pada saatnya nanti kau akan memaafkan kakak mu ini, aku punya tujuan untuk melindungi mu, sampai mati pun kau tetap satu-satu nya adik kesayangan ku, tidak ada yang lain " ]
dalam hati Khira berkata sambil berjalan pelan kearah Aurora.
Aurora yang saat itu masih duduk di pinggiran kolam renang, dimana kaki putih kecilnya turun kebawah, Aurora tidak menyadari kehadiran kakak ketiga dan keempat nya yang saat itu berada di belakang dirinya. pandangan mata Aurora sangat jauh tidak ada yang apa yang dipikirkan oleh anak berusia lima tahun tersebut.
Khira berlahan-lahan jalan dengan santai dan tenang nya, hal itu mengusik pikiran Kevin, karena jiwa kembarnya Kevin merasa ada hal yang aneh yang akan terjadi. Kevin dengan cepat menarik tangan Khira tetapi jangkauan tangan yang hendak ditarik lumayan jauh, sehingga membuat Kevin tergelincir dan mendorong tubuh Khira disaat itu tangan kiri Khira mendorong tubuh kecil adik kesayangannya dan terjatuh kedalam kolam renang.
.
.
.
.
Maaf beribu kali maaf karena jarang Update, karena beberapa lama ini aku sedang pindahan sehingga menyita waktu banyak. 🙏🙏🙏
.
.
Jangan lupa like dan favorit ya kakak, adik, dll. 😊😊😊
.
.
__ADS_1
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝