MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 60.


__ADS_3

Antoni menatap tajam kearah Orlando dan berkata dengan tegas.


" bukan, ini soal kematian pria yang ada di dalam kamar hotel mu, pria itu mati dengan mengerikan terlebih lagi di sekujur tubuh pria itu terdapat serbuk emas , itu benar-benar emas "


" apa .... ? "


jawab Orlando dengan terkejut. Tepat saat itu Aurora terbangun dan menyadari dirinya tidak berada didalam kamar.


Aurora menggeliat kan tubuhnya dengan pelan hingga hampir membuat tubuhnya terjatuh ke lantai, jika saja Antoni tidak sigap dan cepat menangkap tubuh gadis manis itu.


Cafe tempat mereka berkumpul adalah salah satu cafe milik Khira, jadi saat ini tidak ada tamu satu orang pun.


" kebiasaan, setiap bangun lihat dulu tubuh mu berada dimana "


" itu bukan sifat mu, minggir .. saat ini aku masih marah padamu "


" bodoh, bagaimana cara aku minggir, saat ini siapa yang berada dikedua tanganku "


Aurora melihat tubuhnya berada diatas tangan kakak pertamanya.


Dengan nada cetus dan bibir di mancung kedepan Aurora berkata,


" turunin aku secara pelan "


Antoni hanya menggelengkan kepalanya dengan pelan, sudah lama dirinya tidak melihat tingkah adiknya yang menggemaskan ini.


Saat Aurora diturunkan dengan pelan matanya tidak sengaja tertuju pada Riki, dengan cepat Aurora berjalan dan memegang tangan Riki sambil tersenyum, semua yang berada disana dibuat terkejut melihatnya.


Riki pun menatap Aurora dengan perasaan yang aneh. tidak tau mengapa saat Aurora memegang tangannya Seperti tersihir.


" Richi .. kau sudah berjanji padaku, untuk menjaga aku dari mereka berempat "


Tanpa basa basi dan merasa bersalah Khira berkata dengan sedikit kuat.


" lihat baik-baik, dia bukan Richi tapi Riki saudara kembarnya "


Aurora menatap tajam kearah Khira, dan kembali melihat Riki.


" kau ... "


" seharusnya nona bisa tebak siapa aku bukan ? "


Aurora mendekatkan bibirnya ke wajah Riki, hal yang dilakukan Aurora membuat Riki terdiam. Aurora mencium pipi Riki dengan pelan, Riki dibuat terkejut, begitu juga semua pria yang ada disana.


" Kau benar-benar Riki, jika Richi dia pasti menolak dan meletakkan tangan nya di bibir ku "


Aurora melepaskan tangan nya dari tangan Riki, dan berjalan kemeja resepsionis.


" aku lapar, aku mau makan, apa saja tapi jangan makan laut aku tidak suka"


" baik nona, akan saya siapkan "


kata pelayan yang sedang duduk di meja resepsionis.


Sembari menunggu makan datang Aurora berjalan ke sekeliling cafe, keempat kakaknya memperhatikan setiap gerak gerik Aurora. Kevin tanpa sadar meneteskan airmata, tak lama disusul oleh Khira. Orlando yang melihatnya langsung berkata,


" benar-benar kembar identik "


mendengar Orlando berkata membuat Khira dan Kevin tersadar dan dengan cepat menghapus airmata yang jatuh ke pipi dengan kedua tangan mereka.

__ADS_1


" kita lanjuti "


kata Antoni yang membuat semuanya menjadi serius.


" bagaimana dengan .. "


" tenang saja Orl, jika dia sibuk dengan sendirinya dia tidak akan peduli orang disekitarnya "


tegas Kevin yang mengetahui sifat adik kesayangannya. Mereka pun kembali fokus membahas apa yang terjadi.


Orlando kembali melihat foto mayat yang di handphone Excel. Tiba-tiba Orlando terkejut saat melihat dengan jelas foto tersebut.


" wajahnya tidak asing, dia ... bukan kan mereka sedang melakukan hubungan "


" benar, apa yang ada diotak mu benar. tapi gadis ini masih belia, mereka lengket dan tidak bisa dipisah, "


terang Khira yang langsung mengetahui apa yang dipikirkan Orlando sahabatnya itu.


" mereka mati dengan racun yang unik, racun yang berasa dari serbuk emas, dan itu hanya My Queen yang punya, dan bukan itu saja sepertinya tubuh pria itu diberi serbuk lilin "


Khira berkata lagi, yang membuat Orlando terkejut. sekejam-kejamnya dirinya dia akan langsung menghabisi musuhnya secara langsung. Bukan seperti My Queen menyakiti secara berlahan-lahan dan mati dengan tersiksa.


" jujur padaku, siapa My Queen ? "


Khira, Kevin, Excel, dan Antoni melihat satu sama lain, dan menghela nafas panjang, Antoni pun angkat bicara,


" Orlando .. siapa My Queen yang sebenarnya, kau harus cari tau sendiri, makanya itu aku menyuruh mu membuat keputusan, lawan atau kawan"


Antoni menatap Orlando dengan tatapan tajam. bagitu juga Orlando menatap Antoni dengan tajam.


" nona pesanan ada siap, mau diletakkan dimana? "


" sama-sama nona, jika membutuhkan sesuatu katakan saja "


" baiklah kakak cantik "


mendengar Aurora memanggil pelayan itu dengan ramah, membuat pelayan itu tersenyum manis.


" oh ya .. tunggu kakak cantik "


pelayan itu berhenti dan berjalan kearah Aurora. sementara interaksi itu disaksikan oleh keempat kakak kandungnya, Orlando dan Riki.


Aurora masih terus berdiri dan menatap keenam pria yang berada di meja yang lumayan jauh.


" siapa bos dari tempat ini ? "


" aku, kakak ketiga mu, kenapa ? "


" kakak cantik ini resmi bekerja disini dan tidak boleh memecatnya, apalagi saat kau sedang kesal dan marah "


" baiklah ... dia pelayan mu saat ini "


jawab Khira dengan cepat tanpa berpikir panjang lagi.


Tanpa sadar sifatnya sedikit ada perubahan, apalagi saat berhadapan dengan Aurora.


" pergilah kakak cantik "


perintah Aurora dengan santai nya, Aurora kembali duduk dan menikmati makanan dan minuman yang tersaji dengan perasaan bahagia.

__ADS_1


Keenam pria tampan, keren dan cool itu kembali fokus,


" Ada satu hal yang harus kau tau, bahwa My Queen memiliki dua king, tapi King punya tugas yang berbeda, King pertama bertugas buat menghabisi My Queen, dan King kedua bertugas untuk menghabisi King yang pertama "


Riki dan Orlando benar-benar heran dan terkejut mendengarnya.


" tapi siapa King ? "


keempatnya menggeleng bersamaan membuat Riki menarik nafas panjang.


" aku belum tau mau jawab apa, tapi aku ingin bertemu dengannya lagi kalau perlu saat dirinya bersama kelima tangannya "


keenam pria itu menikmati anggur di meja mereka.


☆☆☆☆


" aku disuruh pulang, saat sampai dirumah tidak ada siapa-siapa, sangat bosan , aku mau latihan belah diri dulu, sepertinya aku harus menghubungi Black Joker "


Gracia berbicara sendiri saat berada dikamar miliknya, tanpa pikir panjang Gracia pergi membersihkan dirinya.


Setelah setengah jam Gracia yang telah selesai memakai pakaiannya, duduk dipinggir tempat tidur dan mengambil Handphone, dengan cepat menekan nomor Black Joker.


📲📲📲


Di seberang seorang wanita yang lagi berendam di bathroom dengan cepat meraih handphone yang diletakkan di atas meja yang tidak jauh dari tempatnya berendam.


📱" ada apa nona manis ? "


📱" wah hebat kau langsung tau itu aku, to the poin sajalah, ajari aku belah diri "


📱" aku hanya dua minggu disini, apa nona muda bisa menguasai dalam waktu dua minggu "


📱" aku bisa, asal kita tinggal bersama "


📱" tidak bisa, aku punya privasi sendiri, aku tidak bisa mengekspos wajahku, ini perintah "


📱" baiklah, siang, sore dan malam kau mengajari aku, aku yakin dalam dua minggu aku bisa menguasai yang diajarkan "


.


.


.


.


.


.


maaf telat satu hari up nya. aku mulai belum ada waktu, tapi aku akan usahakan up date. maaf ya sekali lagi.


.


.


jangan lupa like dan vote ya.


.

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2