MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
BAB 50.


__ADS_3

" J ... apa semua sudah siap di tempat masing-masing "


" semua sudah siap My Queen, "


" bagus ... sekarang ikut aku masuk ke pesta, waktunya kita mulai "


Melihat senyuman yang terukir di bibir tipis My Queen tidak tau mengapa membuat J takut melihat nya.


J memandang punggung My Queen dengan tajam, seperti ada sisi kesepian dan kesedihan yang dirasakan oleh J.


" My Queen ... apa yang kau rasakan saat ini .. ingin sekali aku memeluk mu My Queen. "


My Queen mendadak memberhentikan langkah kakinya didepan lift hotel.


" ada apa My Queen ? "


" katakan pada Red Joker sambung kan semua komunikasi kita sekarang "


" baik My Queen "


Dengan cepat J mengirim email ke handphone Red Joker.


📧 Red .. sambung kan semua komunikasi kita kepada My Queen.


My Queen dan J masuk kedalam lift secara bersamaan. Keduany hanya diam tanpa berkata sedikit pun.


My Queen mengeluarkan satu tangkai bunga Higanbana yang dari tadi berada di tas cantik milik nya.


J melihat dengan tatapan tajam dan sesekali melirik kearah wajah My Queen, walaupun saat ini mengenakan topeng.


My Queen merasa dirinya diperhatikan langsung melirik kearah J, yang membuat J terkejut dan mundur tiga langkah kebelakang dinding lift. Disaat itu lift pun terbuka.


My Queen tersenyum manis dihadapan J, tetapi senyuman itu membuat J gemetar.


Dirinya tau betul saat ini jantungnya berdetak kuat, dikarenakan takut.


" ayo .. jalan, apa kau mau disini dan memegang bunga ini ? "


mendengar ucapan My Queen membuat J semakin takut. pasalnya J belum tau apa keahlian My Queen. Yang dirinya tau bila berada di dekat My Queen harus patuh.


" i.. i .. iya .. My ... My ... Queen .. "


" kenapa kau mendadak gagap J, apa kau takut saat ini "


" bu... bu... bu ..kan be.. gi... tu.. My .. Qu.. Queen "


" jadi apa ? keluar atau kau .. "


mendengar ucapan My Queen dan tatapan My Queen membuat J berdiri tegap dan dengan cepat berjalan keluar dari lift dengan wajah menunduk.


My Queen tertawa kecil melihat tingkah tangan kanannya. Ada rasa bahagia dihati My Queen melihat J ketakutan.


" baru segitu kau sudah takut padaku. aku jadi penasaran bagaimana saat kau menatap Aurora. "


Batin My Queen sambil melihat J berjalan didepan nya.


Kedua gadis itu masuk dengan anggun dan menatap semua orang yang berada di ruangan dimana pesta pernikahan Orangtua Daniel di gelar.


My Queen berjalan terlebih dahulu baru disusul oleh J dibelakang. karena kejadian didalam lift membuat J menjaga jarak sedikit.


Dari kejauhan dua pasang mata menatap pintu masuk melihat My Queen dan J. Disisi lain dua pasang mata juga melihat kearah pintu masuk dengan wajah yang terkejut.


Sementara Red Joker dan Black Joker melihat sekeliling ruangan itu.


" My Queen .. Red Joker siap menerima perintah "


" My Queen ... Black Joker siap menerima perintah "


disaat yang bersamaan saat dimana Daniel sedang berdiri di pintu luar kamar Gracia berkata.

__ADS_1


" My Queen .. AS siap untuk diperintah "


disisi lain.


" My Queen ... Ten siap menerima perintah "


" satu lagi "


kata My Queen sambil berhenti berjalan dan melirik kebelakang.


J yang dipandang My Queen kembali gemetar.


" jawab dengan tegas tanpa terbata-bata "


" J siap menerima perintah My Queen .."


mendengar ucapan J membuat My Queen tersenyum.


My Queen berjalan kearah wanita yang sedang duduk di sofa, sambil berjalan kearah wanita yang tidak asing baginya, My Queen memberi perintah,


" Red Joker terus awasi Johan, Red Joker tugas mu mengawasi dua kakak kembar ku, Ten awasi Raja Iblis dan Kakak malaikat ku, AS terus awasi Orlando dan Riki, dan J lihat didalam tas mu ada sebuah foto, cari dia dan awasi setiap pergerakan nya "


Secara bersamaan kelima tangan kanan My Queen menjawab,


" siap My Queen "


Sementara itu di tempat Orlando, Riki dan Daniel.


" Aura tidak ada dikamar ini, "


" terus dimana gadis itu sebenarnya? "


" aku juga tidak tau, apa kita dibohongi Gracia, "


kata Orlando dengan wajah panik.


" mungkin Aura sudah berada dibawah."


ucap Daniel dengan santai.


" kita keluar saja "


ajak Riki sambil berjalan keluar, Orlando pun ikut menyusul.


Saat ketiganya turun dan menuju ketempat pesta diadakan, Orlando menatap tajam kearah pria bertopeng gold yang berlogo sepuluh.


" Ten .... itu artinya My Queen .. "


Dengan cepat Orlando mencari setiap sudut ruangan itu.


" apa yang kau cari, Orl .. ? "


" My Queen .. "


mendengar ucapan dari Orlando membuat Daniel menatap tajam kearah sepupunya itu.


Dengan komunikasi yang terpasang di diri Daniel membuat anggota My Queen mendengar semua percakapan Daniel.


My Queen hanya tersenyum sambil berjalan lurus.


" hello Monic "


Monica yang mendengar sapaan dari seseorang dengan cepat berdiri dan menatap gadis yang tersenyum miring padanya.


" kau ... bagaimana bisa ? "


ucap Monica dengan raut wajah sedikit ketakutan. My Queen mengambil segelas Wine putih di samping sofa tempat Monica duduk.


" kenapa masih berdiri, duduklah seperti tadi "

__ADS_1


kata My Queen dengan pelan dan santai nya sambil duduk cantik di sofa.


" kau sendiri ? "


" kau ... kau sendiri, pertanyaan yang bagus Monic "


" mak... maksudku .. apa My Queen sendiri? "


" wajah mu tampak pucat, apa kau takut padaku ? "


tanya My Queen sambil tersenyum manis.


Tanpa terlihat jelas raut wajah Monica sangat ketakutan.


" tenang lah, belum waktunya kau kuberikan bunga ini '


sambil memegang bunga Higanbana ditangan kirinya.


" My Queen ... apa tujuan mu kemari "


" menikmati sebuah permainan, dan ... melihat pertunjukkan yang seru, hati-hati siapa tau kau salah satu nya "


My Queen meminum wine putih dengan sekali teguk.


" My Queen .. target ditemukan. "


kata J yang membuat My Queen tersenyum bahagia.


Disatu sisi Khira dan Kevin yang sedang berdiri melihat setiap tamu yang datang.


" Khira .. apa yang akan kau lakukan dengan My Queen ? "


" Vin ... jujur saja, aku belum tau apa yang akan aku lakukan, tapi yang perlu kita waspadai adalah lima tangan kanan My Queen, yang saat ini tidak tau berada dimana "


mendengar jawaban dari saudara kembarnya membuat Kevin menatap ke penjuruh arah.


" hati-hati saat ini My Queen memegang bunga itu "


" Higanbana ... siapa target nya kali ini "


" aku tidak tau, tapi kali ini dia pasti sudah merencanakan semuanya. "


" Khira ... perasaan ku mulai tidak karuan , Apalagi saat aku melihat Antoni dan Excel. "


Khira berjalan kearah Kevin dan memegang bahu kembaran nya.


Tangan Khira menepuk pelan bahu Kevin agar kembaran nya itu sedikit lebih santai dan tidak cemas. Khira tau betul kalau Kevin sangat takut saat berhadapan dengan Antoni.


Disaat bersamaan Khira dan My Queen saling menatap, tepat disaat itu juga Red Joker yang berdiri tidak jauh dibelakang My Queen ikut menatap Khira dengan sebuah senyuman yang mengandung arti.


.


.


.


.


.


.


Maaf yah lama hiatus. karena aku lagi sibuk dan baru sembuh dari sakit. Maaf sekali.


.


.


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝

__ADS_1


__ADS_2