MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 67.


__ADS_3

Karena tidak ada jawaban dari Johan, Isabella mengulang ucapan nya,


" sayang ... minuman apa yang kau berikan kepadaku "


" oh itu, agar kau kuat sayang, karena kita akan melakukan nya sehari penuh, dan disini sudah ada makanan buat dirimu jika kau lapar, tapi ingat kau tidak boleh membuka ikatan yang ada pada dirimu, aku akan menyuapi mu "


" baiklah sayang, tubuh ku sangat panas, aku terasa gerah "


" sabar ya sayang, aku sedang siap-siap "


Johan mengutus dua gigolo buat memuaskan istrinya, dimana gigolo itu mempunyai badan atletis dan kuat, yang lebih lagi adik kesayangan nya sangat super jumbo.


Johan berkata pelan kepada kedua gigolo itu,


" nikmati perempuan itu dengan buas dan kasar, lakukan secara bergantian agar dia tidak curiga, saat dirinya lengah kalian bisa menggunakan secara bersamaan, tali ini bisa diatur buat mengangkat tubuhnya ke atas sedikit "


" siap bos, bos pasti akan merasa puas melihatnya, "


jawab gigolo satu.


Kedua gigolo itu saat ini sudah tidak menggunakan apa-apa, Johan memasang kamera di setiap kamar nya agar bisa dilihatnya saat bersama Monica nanti.


Isabella yang mulai seperti cacing kepanasan sebenarnya telah membuat gigolo itu naik birahi.


Sebelum Johan pergi, Johan duduk di sofa kamar untuk melihat aksi gigolo pertama kepada Isabella. Isabella yang tidak tau apa-apa mendadak berteriak kesakitan saat gigolo pertama sudah naik keatas tubuh Isabella. Melihat itu Johan langsung tersenyum dan pergi, Johan membiarkan pintu kamar Isabella terbuka lebar.


bukan hanya itu saja, Johan sudah berpesan kepada semua pembantu yang ada di mension nya agar tidak pernah naik keatas jika mendengar teriakan-teriakan dari atas.


Semua pembantu hanya menurut saja.


Johan menghubungi Monica agar datang ke mension nya untuk menikmati waktu berdua, diruang bawah tanah mension yang tidak diketahui oleh Isabella.


☆☆☆☆☆


Di tempat Monica dimana wanita itu tinggal di hotel milik keluarga Alfaro. Monica sudah siap untuk pergi menemui Johan, saat Monica berada di parkir mobil di hotel Monica dikejutkan dengan kedatangan Ten.


" nona Monica , apa kabar ? My Queen memerintahkan aku buat memberi USB ini kepada nona Monica "


Monica masih diam saat melihat Ten menghampirinya. Monica melihat benda kecil yang diberikan oleh My Queen untuk nya.


" apa ini ? "


" lihat saja, dan satu lagi batalkan niat mu buat pergi menemui Johan "


Monica mengambil USB dari tangan Ten, dengan cepat Monica memasang di handphone, setelah itu Monica melihat isi dalam USB itu.

__ADS_1


Saat hendak membuka sebuah video Monica melirik Ten dengan tatapan tajam. Ten berkata pelan kepada Monica,


" lebih baik nona Monica menggunakan handset dengan volume tinggi "


Monica membuka pintu mobil nya dengan remote di tangan nya, lalu mengambil handset yang tergeletak di kursi mobil miliknya.


Monica memasang handset ke handphone nya, setelah itu membuka video yang ada di USB itu, saat membuka video itu Monica terkejut dan mematung dengan tangan yang masih memegang handphone.


Ten tersenyum miring melihat ekspresi Monica, kali ini Monica harus tau siapa lawan nya.


" Oh iya Nona Monica, jangan pernah coba-coba mencari masalah atau membahayakan tuan muda Orlando, setidaknya nona tidak lupa bukan kejadian di Negara j , "


kata Ten sambil melepaskan salah satu handset di telinga Monica.


Kali ini Monica benar-benar dibuat takut oleh tangan kanan My Queen. Monica masih berdiri kaku, suara teriakan dan ******* yang didengarnya membuat Monica terduduk tidak berdaya. Ten duduk agar sejajar dengan Monica, tangan kekar Ten mencengkeram mulut Monica dengan kasar.


" dengar perempuan kotor, kali ini baru segini yang dilakukan My Queen, lain kali mungkin lebih parah lagi, siap-siap saja suatu saat kau akan dijual oleh Johan, atau kau bisa mengandung anak Johan agar posisi mu aman, tapi ... mungkin akan lebih menjadi neraka setelah My Queen tau "


Dengan kasarnya Ten mendorong tubuh Monica, kali ini Monica benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa lagi.


Ten pergi dengan tersenyum miring, setelah kepergian Ten, Monica masih terduduk disamping mobil sport nya. sesaat kemudian dering handphone nya berbunyi, Monica hanya diam menatap layar handphone nya.


My Honey nama yang tertera di layar handphone Monica. tetapi diabaikan oleh Monica.


Dari kejauhan Johan merasa kesal melihat Monica tidak ada jawaban dari tadi dan saat melihat siaran langsung yang dia pasang dikamar pribadinya malah membuat Johan emosi apalagi dengan teriakan Isabella yang saat ini sedang bersama dua gigolo suruhan nya. Johan membanting handphone nya ke dinding ruangan pribadi dibawah tanah.


Johan keluar dari kamar bawah tanah nya dan berjalan naik keatas menuju kamar pribadi nya, dimana Isabella saat ini mulai merasa sangat lelah tapi masih sadar.


Dua gigolo itu melihat bos nya datang, sang bos hanya melirik tanda menyuruh dua gigolo terus melakukan aksinya. Johan datang dan berbisik kepada Isabella.


" sayang .. aku punya permainan yang sangat gila, tapi aku tidak bisa melakukannya sendiri, apa kau mau "


" tidak Johan, tidak .. ini saja "


" baiklah .. "


jawab Johan sambil pergi meninggalkan Isabella.


☆☆☆☆☆


Monica menguatkan diri dan berjalan masuk ke hotel menuju kamar pribadinya, Setelah sampai Monica dikejutkan dengan kehadiran AS, Monica menarik nafas panjang melihat AS duduk di sofa kamar Monica.


" apalagi kali ini "


" ini tiket kembali ke Negara J, tinggalkan tempat ini dan tanda tangan, kau akan jadi model di perusahaan My Queen "

__ADS_1


AS berkata sambil melempar satu amplop coklat kepada Monica, dengan wajah yang masih shok Monica membuka amplop yang dilemparkan oleh AS. Monica tampak gemetar saat membaca isi surat yang di buat My queen.


" ini gila, My Queen benar-benar gila "


teriak Monica dengan wajah kesalnya.


AS berjalan kearah Monica dan menampar wanita yang ada dihadapan nya dengan wajah iblis nya, sambil tersenyum lebar.


' plak '


" ini satu tamparan karena kau membantah, aku bukan seperti Ten yang masih sedikit sopan, wanita murahan seperti kamu, cara seperti ini yang pantas, tanda tangan dan kembali"


Monica hanya menurut dan menandatangani nya.


" sekarang pergilah, satu lagi ini kau bacalah "


AS berkata lagi sambil melempar selembar kertas ke hadapan Monica dengan kasar, setelah itu pergi dengan cepat.


Monica membaca isi pesan dari My Queen,


" cari seorang pria dan tidur bersamanya setelah kau menghubungi Johan, buat Johan datang dan bertemu dengan mu di dalam hotel kamar kalian, kau harus benar-benar melakukan nya"


Monica kali ini benar-benar kalah.


.


.


.


.


.


hai ..


aku up lagi, semoga masib setia ya.


jangan lupa like. ..


jangan lupa bantuannya juga.


.


.

__ADS_1


.


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2