MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 9 .


__ADS_3

Angin berhembus semakin kuat, teriknya panas matahari membuat sekujur tubuh menjadi panas dan terbakar. Aurora yang hampir dekat dengan helikopter kiriman Richi mendadak kepala nya terasa sakit.


Dengan kedua tangan halusnya Aurora menarik rambutnya dengan kuat, Aurora berusaha menahan rasa sakit di kepala nya. Helikopter yang masih hidup menunggu dengan sabar.


Tiba-tiba Daniel datang membuat Aurora mencoba untuk berdiri dengan tenaga yang tersisa.


" Aura ... "


" berhenti memanggil nama ku AS "


AS adalah nama lain dari Daniel, tidak ada yang tau akan hal itu kecuali anggota QUEEN.


Setiap anggota QUEEN memiliki nama julukan masing-masing dan memiliki keahlian yang berbeda.


" Queen .. kau harus pergi, aku yakin Raja Iblis sudah mengetahuinya "


Aurora masih menahan sakit yang bukan main sakitnya. Daniel merasa waktu sangat sedikit akhirnya membuka jas dan kemeja nya lalu membuangnya ke tempat sampah.


" berikan topeng ku "


Teriak Daniel kepada seseorang yang berada di dalam helikopter tersebut.


Topeng berwarna hitam yang berlambang kartu remi AS di lempar ke bawah dan di tangkap oleh Daniel.


Dengan cepat Daniel menangkap dan memakai topeng nya langsung.


" Queen .. ayo naiklah ke punggung ku"


Daniel menundukkan badan nya agar mempermudah Aurora naik ke punggungnya.


Baru saja Aurora mau naik tiba-tiba keduanya dikejutkan banyak nya orang berbaju hitam berlari menuju arah mereka.


Aurora berusaha kuat agar tidak di pandang rendah oleh orang yang melihatnya.


" kalian mau cari mati rupanya, "


Daniel menatap Aurora dengan tajam lalu menatap orang-orang yang ada di hadapan nya.


Dari kejauhan Antoni dan Orlando berjalan dengan tegap dan angkuh nya, di susul oleh Riki dan Excel. tanpa di duga mata Daniel dan mata Orlando beradu pandang membuat Orlando mengerutkan dahi nya sedangkan daniel bersikap biasa saja.


Aurora langsung menatap seseorang yang sangat mirip dengan Richi atau biasa di panggil Joker.


" Joker ... ada pemandangan seru di hadapanku "


ucap Aurora pelan yang saat ini masih terus komunikasi dengan Richi.


Tiga buah Drone beterbangan di atas kepala orang-orang yang ada di atas gedung, membuat Riki menatap kearah atas. sesekali menatap gadis yang ada di hadapannya yang menggunakan pakaian anime.

__ADS_1


" aku benar-benar sudah tidak kuat menahan lagi, aku harus pergi apa pun resiko nya "


Batin Aurora yang mulai mencari cara agar bisa pergi dari tempat itu.


Dengan tersenyum manis yang membuat semua yang melihatnya merasa ngeri dan takut.


Tiba-tiba semua yang ada di sana dikejutkan dengan puluhan helikopter berlambang Kartu Remi, seorang wanita yang usia nya lima tahun di atas Aurora turun menggunakan tangga dari helikopter, dengan pakaian kulit serba hitam yang sangat ketat bercelana panjang dan baju lengan panjang berjalan seperti model catwalk, dan tidak lupa menggunakan topeng.


" aku kira kau sudah mati My Queen, "


" Sialan kau ** "


mendengar sebuah kata dari Aurora membuat AS terkejut dan sontak melihat wanita yang ada di sisi kiri Aurora. Wanita itu yang tau arti lirikan tersebut menjawab.


" iya .. Ini aku Black Joker . ayo ... naik jika mau hidup "


Aurora mengangkat tangan kanan nya memberi perintah kepada anak buah nya untuk mengangkat senjata dan mengarahkan kepada semua yang menghalangi jalan mereka. Daniel membawa Aurora naik ke dalam helikopter. begitu juga dengan Black Joker. Orlando dan Antoni menatap tajam kearah Aurora dan para anak buah nya.


Keduanya merasa kesal dan marah karena lawan yang di hadapi sangat berat. tatapan mata keduanya menjadi tajam saat melihat seluruh helikopter pergi dari tempat tersebut, dan di susul oleh tiga buah Drone. Orlando mengeluarkan sebuah senjata api untuk menembak Drone yang beterbangan, dengan cepat tangan nya di genggam oleh Riki.


" Jangan ... ada yang aneh dengan Drone itu " sambil menggeleng kepala, Saat ini Orlando makin dibuat emosi.


" Cari tau siapa mereka ? "


Dengan wajah datar nya Orlando berjalan meninggalkan atap gedung.


" di belakang nya ada hacker yang sangat hebat "


Bisik Riki di telinga kiri Orlando. lalu berjalan meninggalkan Orlando yang masih berdiri tegap dan terdiam.


" Tuan Orlando, mereka tidak bisa di tangkap "


teriak Antoni yang berjalan meninggalkan atap di susul oleh anak buahnya.


Mendengar akan kata-kata dari Antoni seperti di sambar petir di siang bolong. Selama ini dirinya selalu menang dan berhasil menjatuhkan musuh-musuh nya tetapi hari ini membuat dirinya murka karena gagal menangkap musuhnya.


Sebelum Excel pergi meninggalkan atap gedung hotelnya, diri nya berhenti dan berbicara kepada Orlando.


" My Queen, Mafia legendaris yang diberikan turun temurun, hanya ada dua pilihan buat semua orang bila bertemu atau pun negoisasi dengan mereka, yaitu kawan atau lawan "


Baru saja Excel berbalik tiba-tiba terhenti karena ucapan Orlando.


" jawaban mu ? "


Excel menoleh lalu menjawab.


" aku belum tau, itu tergantung kakak pertama ku "

__ADS_1


Excel berjalan meninggalkan Orlando.


Orlando menatap Drone yang masih terbang di udara. mata berwarna biru menatap tajam bentuk dan warna Drone tersebut. Dengan perasaan yang masih penuh dengan amarah dirinya pergi meninggalkan atap gedung.


☆☆☆☆


" My Queen .. aku pamit "


Tegas wanita yang menggunakan topeng dan pindah helikopter dengan dengan anak buah Aurora yang lain.


Sementara Aurora tidak sadarkan diri dan berada di pelukan Daniel.


Daniel yang penasaran tentang sosok Black Joker hanya bisa diam dan tidak berkata apa-apa. Peraturan di My Queen hanya Queen yang tau siapa lima orang inti kepercayaannya. kelima orang tersebut menggunakan topeng berwarna gold, yang dimana di setiap sisi topeng ada ukiran kartu remi sesuai julukan mereka.


Terkecuali Richi dan Daniel mereka berdua mengetahui di saat bersamaan saat Aurora menghubungi mereka, tiga kandidat lagi masih di biarkan bebas.


Helikopter sampai di sebuah vila yang sangat luas, dimana Richi sudah menunggu kedatangan Aurora dan Daniel. Saat Helikopter berhenti Richi terkejut melihat Aurora pucat.


" Apa yang terjadi ? "


Daniel hanya menggeleng kepala dengan lemah nya.


Richi dengan cepat memeriksa kondisi Aurora, tidak beberapa lama Richi terkejut karena selama ini dugaannya benar tentang penyakit Aurora. Daniel yang melihat Richi panik bertanya.


" kenapa ? apa yang terjadi ? "


" tebakan ku tidak pernah meleset, apa yang harus aku lakukan ? "


Melihat Richi panik membuat Daniel bergegas mengangkat tubuh Aurora kedalam ruangan perawatan, Di vila yang besar ada rumah sakit kecil khusus di siapkan jika ada hal yang mendadak.


Melihat Richi masih terduduk diam membuat Daniel kesal.


" Joker .. apalagi yang kau tunggu "


Desak Daniel dengan perasaan khawatir akan kesehatan Aurora.


Richi pun berusaha menguatkan hati untuk mencari solusi tentang penyakit Aurora. Richi pun berlari mengikuti Daniel dari belakang.


.


.


.


Like ... like ... jangan lupa di My favorit dan jangan pernah bosan membaca novel nya.


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝

__ADS_1


__ADS_2