MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 41.


__ADS_3

My Queen memberi sebuah undangan ketangan Gracia, yang membuat Gracia terkejut dan terdiam sambil menatap My Queen.


My Queen hanya tersenyum menatap Gracia.


" dari mana kau dapat undangan ini? "


tanya Gracia penasaran. My Queen berjalan kearah sebuah sofa tunggal dan duduk dengan anggun disana sambil menyilangkan kaki putih bening nya.


Flash back.


My Queen yang saat itu sedang menatap mobil sport mewah yang tak ternilai harganya, dimana mobil tersebut berbaris rapi di parkiran pribadi milik Orlando.


My Queen yang sedang serius menatap seluruh mobil sport milik Orlando, tiba-tiba ada sebuah pesan email masuk.


(📧 My Queen, Monica kembali, saat ini ia berada di hotel Digital Grup, undangan ada di beuty, Black Joker )


My Queen tersenyum bahagia mendengar kabar Monica.


" kali ini kita pasti bertemu Monica"


ucap My Queen pelan dengan senyum miring nya.


My Queen bergerak dengan cepat menuju mobil sport berwarna merah dan menaiki lalu mengemudikan sampai kedepan pintu mension besar milik Orlando dengan sebuah senyuman yang penuh arti.


Off Back.


My Queen hanya tersenyum menatap Gracia.


" My Queen ... aku bertanya darimana kau dapat undangan ini "


teriak Gracia di samping My Queen.


My Queen menatap Gracia dengan sambil menggelengkan kepala.


My Queen menatap jam tangan,


" saat nya pergi, ayo .. Grac "


Gracia hanya mengekor dibelakang My Queen dengan bibir yang mengerucut karena ada rasa sedikit kesal dengan My Queen.


" ini "


kata My Queen kepada salah satu kasir yang ada di beuty.


" ini kan .. "


" kenapa? "


" maaf kartu ini milik keluarga Alfaro, anda siapa nya Alfaro "


kata salah satu kasir dengan nada pelan dan sopan kepada My Queen.


Black card yang pernah diberikan kepada My Queen ada label bertuliskan Alfaro di sudut kanan kartu dengan warna gold.


Sehingga membuat kasir tersebut terkejut secara keluarga Alfaro hanya memiliki satu orang putri, sedangkan yang ada di hadapan nya dua orang gadis yang sepertinya berbeda.


" kalian kenal gadis inikan ? dia yang punya kartu ini "


ucap My Queen kepada dua kasir dihadapan nya saat menarik tangan Gracia.


" ke ... kenal nona "


kata dua kasir itu bersamaan.


" kau menjual aku lagi , sebagai ganti nya ajari aku bela diri "

__ADS_1


" tenang, apa yang sudah aku janjikan akan aku lakukan "


kedua gadis cantik itu berjalan masuk kedalam lift dan turun ke lantai dasar, dimana sang pemilik sedang menunggu di pintu keluar.


Disana ada sebuah mobil mewah yang sudah menunggu kedatangan dua gadis tersebut.


Ten yang baru pertama kali melihat J menatap J dengan tatapan tajam seperti mengintimidasi.


" kenapa kau menatap aku seperti itu? "


" apa keahlian mu ? "


" seharusnya kau sudah tau apa keahlian ku "


" apa kau sudah bertemu dengan Joker dan AS ? "


" setau ku yang pernah bertemu dengan mereka Black Joker. apa kau sudah bertemu dengan mereka? "


Ten menatap tajam kearah mata J. Ten tersenyum miring yang membuat J memalingkan wajah nya.


" aku sudah bertemu dengan mereka berdua, diantara Joker dan AS dari yang aku lihat sepertinya Joker mempunyai kemampuan hampir diatas "


jelas Ten yang membuat J mencerna ucapan pria di sampingnya .


" cara membunuh diantara kita berlima yang paling mengerikan adalah Joker, dengan karya nya"


Ten menghembuskan nafas panjang, mata nya menatap kearah atas melihat langit yang sangat indah.


Tiba-tiba terdengar suara dari arah pintu salon Beuty,


" terima kasih My Queen "


kata pemilik Beuty sambil membungkukkan punggung dan kepalanya.


" pergilah dan kabarin jika mendengar sesuatu "


dengan masih membungkukkan badan.


My Queen keluar bersama Gracia. Saat Gracia hendak berjalan kearah mobil sport milik Orlando. My Queen dengan cepat menarik tangan Gracia dan menuntun kearah Ten dan J.


" bukan mobil itu tapi yang ini "


" siapa mereka berdua ? "


" Ten dan J. hati-hati dengan mereka berdua "


Gracia menatap Ten dan J bergantian dan kedua orang yang di tatap menundukkan kepala seperti tanda hormat.


" kenapa harus hati-hati My Queen"


mendengar Gracia memanggil My Queen membuat Ten dan J terkejut.


" tenang .. mereka tidak akan jahat sama kamu, kalian berdua harus memanggilnya nona muda, mengerti ? "


" mengerti My Queen "


jawab keduanya bersama. J membukakan pintu buat My Queen, sedangkan Ten membukakan pintu buat Nona muda Gracia.


Ten menatap Nona muda Gracia dengan penuh hati-hati karena takut ketahuan.


My Queen yang melihat gerak gerik Ten tersenyum sinis sambil berkata yang membuat Ten terdiam.


" tenang saja, dia tidak akan tau kalau kau punya dua identitas, lagi pula kau yang dilihat dan kau yang sekarang berbeda. jalan J "


J yang diperintahkan langsung mengemudikan mobil mewah nya menuju hotel milik Digital Grup.

__ADS_1


☆☆☆☆☆


" ahh .... sial kemana mereka berdua"


teriak Orlando frustasi sehingga membuat Riki dan Daniel terkejut.


" ada apa? "


tanya Riki yang saat itu sedang bermain game di laptop nya.


" bantu aku lacak keberadaan Aura dan Gracia, kedua gadis itu menghilang dari CCTV yang terhubung di laptop ku "


Daniel spontan berdiri mendengar ucapan dari Orlando.


" kemana Gracia, dia tau kan malam ini ada acara di hotel "


" tenang saja, tidak butuh waktu lama melacak kedua gadis itu "


Riki langsung dengan cepat melacak keberadaan Gracia dan Aura. disaat bersamaan Richi mengacak keberadaan My Queen dan Gracia agar tidak di temukan oleh siapa pun.


Daniel bersikap seperti orang yang cemas agar tidak ada yang curiga bahwa dirinya telah mengetahui kemana arah tujuan My Queen dan adik nya.


" sialan ... lagi dan lagi Richi menghalangi "


" Richi ... sial "


ucap Orlando dengan mengepalkan tangan nya dan memukul meja dengan kuat.


" seperti nya kita akan berurusan dengan My Queen lagi, kali ini siapa target mereka "


kata Daniel yang membuat Orlando dan Riki menatap nya.


Tiba-tiba ada yang mengetuk kaca jendela ruang rapat kerja Orlando.


Ketukan itu membuat Orlando, Riki dan Daniel terkejut. Ketiga pria tampan itu berdiri bersamaan dan melihat kearah suara ketukan.


Dimana yang mengetuk pintu hanya tersenyum seperti tanda menantang.


{" Joker .. bagaimana bisa dia di sini , apa lagi rencana My Queen pada nya? "}


batin Daniel sambil menatap tajam kearah Joker. Tetapi Joker hanya bersikap biasa. Orlando mengeluarkan sebuah senjata api dan mengarahkan kearah Joker.


" kau mau membunuh ku, aku kesini hanya menyampaikan pesan dari seseorang agar kau berhati-hati malam ini, aku yakin dengan kemampuan mu kau akan aman dan selamat tapi tetap saja kau harus berhati-hati, Riki Marco kehebatan mu masih dibawah Richi jadi jangan harap kau bisa mengalahkan nya atau menangkapnya "


Joker memasang pengeras suara dan dengan bakat heaker nya dia bisa menyambungkan kedalam ruang rapat kerja Orlando. Yang hanya bisa di dengar oleh Orlando, Riki dan Daniel.


Joker pun pergi dibawa oleh helikopter. Sebelum helikopter bergerak Joker menatap Daniel seakan-akan memberi petunjuk untuk jangan bergerak dan tetap disana.


.


.


.


.


Hai .. hai .. maaf ya aku baru up, akhir-akhir nya banyak sekali yang aku kerjakan.


.


.


.


🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2