MY SECRET QUEEN

MY SECRET QUEEN
Bab 22 .


__ADS_3

Orlando berjalan menuju ruang kerjanya. Khira yang melihat sahabatnya kesusahan membuk pintu membantu membuka pintu, Dan mempersilakan Orlando masuk terlebih dahulu. Pria yang selalu bersikap dingin itu tau kalau gadis yang digendong olehnya tertidur, dengan pelan di letakkan ditempat tidur pribadi miliknya.


" panggil Kevin kemari dalam waktu lima menit "


" lima menit, kau pikir kembaran ku punya ilmu hilang "


" gunakan helikopter di parkiran kediaman mu "


cetus Orlando kesal, tiba-tiba Riki berkata kepada Khira,


" jangan bilang sama Kevin untuk membawa bekal makan buat Aura "


Mendengar itu semua membuat Khira menjadi emosi, dengan pelan dan penuh tekanan dia menjawab.


" dalam waktu lima menit dia harus ada disini, dan dalam lima menit bagaimana caranya mencari makanan"


" Natalia, wanita itu pasti masak "


Terang Riki yang membuat Khira berdiri dan berjalan kearah pintu ruangan Orlando dan mengirim dua pesan ke nomor Kevin dan satu lagi ke nomor Daniel, karena dirinya baru ingat pesan Daniel tadi padanya.


( *📩 Kevin ke Digital dalam waktu lima menit dan jangan lupa membawa makanan buat satu orang gadis )


( 📩 kemari lah Aura ada di Digital sekarang dia sedang tertidur dalam keadaan pucat* )


Kedua pesan telah terkirim, Kevin membaca dengan cepat dan mengajak Natalia ikut bersamanya.


" Natalia, siap kan makanan untuk satu orang dan ikut aku cepat, aku tunggu di helikopter "


" baik bos, aku siap-siap sekarang "


Dengan cepat Natalia menyiapkan makanan dan minuman buat satu orang sesuai pesanan yang di katakan Kevin. Lalu bergegas menuju helikopter dan pergi ke Digital Grup.


Sementara pesan yang diterima oleh Daniel membuat Daniel khawatir atas kesehatan Aurora, karena saat ini Aurora butuh istirahat full, tanpa pikir panjang Daniel naik motor sport nya dan melaju dengan kecepatan tinggi.


" aku harap My Queen baik-baik saja"


Daniel berbicara pelan pada dirinya sendiri.


☆☆☆☆


seorang pria berdiri di sebuah rumah yang lumayan besar dan mewah apalagi untuk seorang mantan pembantu di keluarga Alfaro.


Sebuah senyuman yang mengerikan terukir di bibir pria yang cukup tampan. Tangan nya memainkan sebuah kunci motor berjalan pelan kearah motor miliknya.


Sebelum pergi tak lupa dirinya mengirim pesan kepada seorang yang sangat penting walau sampai saat ini dirinya belum dapat bertemu apalagi mengenal orang yang memerintahkan dirinya.


( 📩 My Queen, ini alamatnya , aku sherlock lokasinya, Misi telah berhasil salam dari Ten )

__ADS_1


Pria yang memakai topeng gold berlambang kartu remi 10 As, 10 hati, 10 skop, 10 wajik, langsung menaiki motor sport nya dan berlalu pergi.


Sementara seorang wanita yang menggunakan pakaian serba hitam dinegara J menemukan keberadaan seorang dibalik pembunuhan berencana pada Orlando saat itu.


( 📩 My Queen, aku dapat info yang lebih penting tentang dalang dari pembunuhan berencana itu, ini foto dan nama wanita itu, namanya Monica, By Black Joker )


Di waktu yang bersamaan J mengirim pesan kepada My Queen.


( 📩 My Queen maaf aku tidak sempat mencari info, saat ini aku sedang sibuk dengan kehidupan normal ku, sekali lagi maaf, dan aku siap terima hukuman , 'J' )


Ketiga nya menarik nafas lega karena telah mengirim pesan. Black Joker, Ten dan J menerima perintah dari panggilan telepon, setelah perintah selesai mereka hanya mengirim melalui pesan. Ketiga nya tidak berani untuk menghubungi My Queen lebih dahulu.


☆☆☆☆☆


Helikopter mendarat di atap gedung Digital Grup, Kevin turun dengan melompat dan langsung memegang tangan Natalia untuk membantunya turun dari helikopter. Jantung Natalia berdebar dengan kencang dan wajah nya mendadak merah seperti buah tomat saat tangan nya di pegang oleh Kevin. Tetapi Kevin hanya bersikap biasa saja. Kevin yang sama sekali tidak peka akan ketertarikan Natalia pada nya.


" ayo cepat, kalau tidak tuan muda itu akan murka "


" ba .. baik bos "


Kevin berjalan dengan tegap menuju ruang kerja Orlando, begitu juga dengan Natalia. Sekretaris Orlando langsung berdiri dan menundukkan kepala nya saat Kevin dan natalia lewat.


Kevin dan Natalia langsung masuk kedalam, Orlando yang duduk di meja kerja sibuk dengan banyak berkas, Riki duduk di sofa sambil mengerjakan sesuatu di dalam laptop miliknya sedangkan Khira hanya berdiri di sudut dekat pintu kamar pribadi milik Orlando.


" siapa yang sakit, sampai-sampai aku harus kesini dalam waktu lima menit "


Natalia berjalan menunduk dan duduk di samping Riki sambil meletakan tas medis milik Kevin. Dikamar Aurora terbangun dari tidurnya dan langsung mengecek pesan yang masuk di watch apple miliknya. Raut wajah Aurora mendadak berubah, saat mencari handphone nya Aurora sadar bahwa dirinya tidak membawanya.


" sial .. apa yang harus aku lakukan "


Sesaat matanya tertuju pada sebuah headset di dekat meja kecil tempat tidur. Sebuah senyuman kecil lolos dari bibir mungilnya. Aurora berdiri dan berjalan kearah dinding kaca sambil menghubungi Richi dan Daniel.


" My Queen kau baik-baik saja ? "


tanya Daniel begitu mengangkat panggilan dari Aurora.


" buka pesan, datangi alamat yang aku sherlock sekarang, salah satu dari kalian datang menjemput aku "


" AS kau yang pergi ke alamat itu, biar aku yang menjemput My Queen "


" bawain aku sebuah gaun jangan lupa topeng kebesaran ku "


" siap My Queen "


Panggilan terputus, Aurora dengan cepat mengunci pintu, dan mencari cara keluar dari gedung yang sangat tinggi. Tanpa diduga matanya menuju sebuah pintu yang ada di sudut dengan kamar mandi, Dengan perlahan-lahan Aurora membuka pintu tersebut, saat pintu terbuka betapa bahagianya Aurora karena pintu itu terhubung ke atap.


Dengan headset yang masih terpasang di telinga Aurora, Gadis manis itu menghubungi Richi dengan cepat dijawab oleh Richi.

__ADS_1


" hallo, My Queen "


" Joker , waktu ku tidak banyak, aku tunggu di atas gedung Digital Grup, jangan lupa bawa sesuatu yang aku sukai "


Richi tersenyum miring sambil melihat beberapa bunga Higanbana.


Tidak butuh waktu lama sebuah helikopter berlambang Queen dan king kartu remi menuju di atap. Richi melempar sebuah gaun dan topeng kepada Aurora, dengan cepat di tangkap Aurora dan langsung mengganti pakaian. Tak beberapa lama Aurora keluar dari kamar dan langsung naik tangga yang di turuni oleh Richi.


" Ada helikopter di sebelah sana, apakah ada orang "


" tidak ada, ayo Joker kita pergi "


Richi tersenyum manis kepada Aurora. Gadis itu duduk dengan santai nya didalam helikopter.


" berikan aku leptop "


" ini My Queen "


Sambil menyerahkan laptop ketangan putih mulus itu. Aurora mencari data tentang Monica, sementara Richi hanya melihat di samping.


" Joker kita dapat mainan baru "


" siapa wanita ini ? "


Sambil menunjuk dengan jari telunjuk kearah gambar seorang wanita yang selalu berpakaian seperti perempuan nakal yang mencari mangsa.


" wanita ini petunjuk kita untuk mencari tau siapa dalang lima belas tahun yang lalu "


" My Queen apa kau ingat sesuatu "


" tidak , kenapa ? "


Aurora menatap tajam kearah Richi, sebuah senyum mengerikan keluar dari bibir merah basah milik Aurora yang membuat suasana di dalam helikopter terasa dingin.


" Joker jangan ikut campur cukup ikuti saja, oke! "


Joker atau nama sebenarnya Richi hanya mengangguk tanda setuju.


.


.


.


Hallo semua jangan lupa di sukai yang tiap bab yang kalian baca. Oke !!!!.


😉😉😉😉😉😉

__ADS_1


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2