
Hari ini, kata Dea dia ada latihan untuk penampilan perwakilan dari kelasnya.
"Aku ikut dong" kataku sedikit merajuk pada Dea "si Evelin itu masih sering ngekor Dicky gak sih?" Akhir-akhir ini cewek kelas sebelah itu memang sering terlihat sama Dicky, entah Dicky yang ngekor atau dia yang ngekor.
"Bukannya kamu latihan juga?"
"Gampang sih itu, tinggal gladi aja"
Akhirnya aku, Dea dan Eby datang kesini, studio musik rekomendasi dan pilihan Bima. Dari arah luar aku bisa mendengar suara melodi dari arah dalam ruangan.
Cantik
Ingin rasa hati berbisik
Untuk melepas keresahan
Dirimu
Suara khas cowok mengalun lembut terdengar di telingaku. Tepat depan pintu ruangan Aku terpana melihat Dicky duduk di salah satu kursi tinggi memegang gitar, bukan. Bukan sekedar memegang tapi sambil memetiknya dan bernyanyi? Ketika Dea dan Eby berjalan mendahuluiku ingin masuk refleks aku menahan.
O cantik
Bukan kuingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu (ow)
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Cantik
Bukan kuingin mengganggumu
Tapi apa arti merindu
Selalu (ow)
Walau mentari terbit di utara
__ADS_1
Hatiku hanya untukmu
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
Tiada lagi
Tiada lagi yang ganggu kita
Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Ya Ampun, aku kok kayak melayang. Jantungku berdegup kencang. Aku seperti lagi menonton penampilan solo yesung oppa secara live, suaranya lembut menghayati. Cowok itu terus bernyanyi sambil tersenyum seolah memang itu ungkapan hatinya untuk seseorang dan Aku-Tania- merasa cowok manis itu bernyanyi untuk ku seorang. So Sweet ihh.
Ingin ku berjalan menyusuri cinta.......
Tania masih terbuai saat Dea sudah masuk sambil tepuk tangan penuh kekaguman. Yang seketika membuat si penyanyi menghentikan aksinya.
"Keren .. keren " Kata Eby mengacungkan kedua jempolnya.
"Dicky......." Dea dengan mata berbinar mencubit lengan Dicky gemas "Bisa nyanyi ternyata, lagi dong" pintanya lagi dengan senyuman penuh.
Aku masuk paling belakang hanya tersenyum dengan hati penuh bunga saat mataku bertatapan langsung dengan mata Dicky yang juga tersipu malu. Aku merasa kalau Dicky menatapnya dengan cara yang berbeda terlihat jelas dengan senyum yang di kulumnya.
"Lagi dong, satu lagu lagi" Dea masih mendesak tapi Dicky hanya menggeleng sambil masih mengulum tersenyum. Manis banget sih kalau malu-malu kucing gitu.
"Gimana kalau kita nambah satu lagu lagi untuk penampilan kita, lagu duet. Suara kamu cocok sama aku, Dik" Ternyata Dea benar-benar tertarik dengan suara Dicky.
Aku mengernyit, sepertinya itu bukan ide yang bagus. Disatu sisi aku memang ingin melihat Dicky tampil di panggung sambil menyanyikan lagu untukku seperti tadi (emang iyah?"). Tapi disisi lain aku juga gak mau kalau cewek-cewek di sekolah malah notice keberadaan Dicky yang selama ini hampir tidak terlihat. tidak. Dicky hanya milik Tania seorang.
____
Berawal dari tatap
Indah senyummu memikat
Memikat hatiku yang hampa lara
Senyum membawa tawa
Tawa membawa cerita
Cerita kasih indah tentang kita
Dea ini tidak asal pede, dia ini memang di ciptakan sama Allah dimuka bumi ini itu tampil dengan segala yang di milikinya. Aku kadang iri liat dia nyanyi gini, bawaannya adem. menikmati banget. Jangan tanya aku, nafas aja masih fals.
Terkadang kuragu
Kadang tak percaya
Tapi kuyakin kau milikku
__ADS_1
Kau membuatku bahagia
Di saat hati ini terluka
Kau membuatku tertawa
Di saat hati ini terbawa
Terbawa oleh cintamu untukku
Untuk kita
Ini lagunya kok ngena banget, Aku mencuri pandang ke arah sang basis, yeah ternyata dia juga sedang menatapku. satu detik, lima detik kemudian dia melempar senyum smirk. Adek meleleh bang, ehh salah Kakak meleleh dek.
Di dalam dadaku ada buncahan yang menyebabkan wajahku memanas. Ada apa ini? Mama tolong anakmu.
Tatapanku terkunci, dia masih saja memainkan alat musiknya sambil terus menatap ke arahku denag senyum penuh arti sedangkan aku hanya menatapnya tanpa ekspresi. Seolah terhipnotis.
Terkadang kuragu
Kadang tak percaya
Tapi kuyakin kau milikku
Kau membuatku bahagia
Di saat hati ini terluka
Kau membuatku tertawa
Di saat hati ini terbawa
Terbawa oleh cintamu untukku
Untuk kita
Kau membuatku bahagia
Di saat hati ini terluka
Kau membuatku tertawa
Di saat hati ini terbawa
Terbawa oleh cintamu untukku
Untuk kita
Mulai hari ini this is my favorit song, harus masuk playlist tiap mau bobo.
******
Jangan lupa tinggalkan jejak yah kakak-kakak, adik-adik kece. 😇
__ADS_1