Oh My Brownis

Oh My Brownis
Berawal Dari Tatap


__ADS_3

Hari ini, kata Dea dia ada latihan untuk penampilan perwakilan dari kelasnya.


"Aku ikut dong" kataku sedikit merajuk pada Dea "si Evelin itu masih sering ngekor Dicky gak sih?" Akhir-akhir ini cewek kelas sebelah itu memang sering terlihat sama Dicky, entah Dicky yang ngekor atau dia yang ngekor.


"Bukannya kamu latihan juga?"


"Gampang sih itu, tinggal gladi aja"


Akhirnya aku, Dea dan Eby datang kesini, studio musik rekomendasi dan pilihan Bima. Dari arah luar aku bisa mendengar suara melodi dari arah dalam ruangan.


Cantik


Ingin rasa hati berbisik


Untuk melepas keresahan


Dirimu


Suara khas cowok mengalun lembut terdengar di telingaku. Tepat depan pintu ruangan Aku terpana melihat Dicky duduk di salah satu kursi tinggi memegang gitar, bukan. Bukan sekedar memegang tapi sambil memetiknya dan bernyanyi? Ketika Dea dan Eby berjalan mendahuluiku ingin masuk refleks aku menahan.


O cantik


Bukan kuingin mengganggumu


Tapi apa arti merindu


Selalu (ow)


Walau mentari terbit di utara


Hatiku hanya untukmu


Ada hati yang termanis dan penuh cinta


Tentu saja kan kubalas seisi jiwa


Tiada lagi


Tiada lagi yang ganggu kita


Ini kesungguhan


Sungguh aku sayang kamu


Cantik


Bukan kuingin mengganggumu


Tapi apa arti merindu


Selalu (ow)


Walau mentari terbit di utara

__ADS_1


Hatiku hanya untukmu


Ada hati yang termanis dan penuh cinta


Tentu saja kan kubalas seisi jiwa


Tiada lagi


Tiada lagi yang ganggu kita


Ini kesungguhan


Sungguh aku sayang kamu


Ya Ampun, aku kok kayak melayang. Jantungku berdegup kencang. Aku seperti lagi menonton penampilan solo yesung oppa secara live, suaranya lembut menghayati. Cowok itu terus bernyanyi sambil tersenyum seolah memang itu ungkapan hatinya untuk seseorang dan Aku-Tania- merasa cowok manis itu bernyanyi untuk ku seorang. So Sweet ihh.


Ingin ku berjalan menyusuri cinta.......


Tania masih terbuai saat Dea sudah masuk sambil tepuk tangan penuh kekaguman. Yang seketika membuat si penyanyi menghentikan aksinya.


"Keren .. keren " Kata Eby mengacungkan kedua jempolnya.


"Dicky......." Dea dengan mata berbinar mencubit lengan Dicky gemas "Bisa nyanyi ternyata, lagi dong" pintanya lagi dengan senyuman penuh.


Aku masuk paling belakang hanya tersenyum dengan hati penuh bunga saat mataku bertatapan langsung dengan mata Dicky yang juga tersipu malu. Aku merasa kalau Dicky menatapnya dengan cara yang berbeda terlihat jelas dengan senyum yang di kulumnya.


"Lagi dong, satu lagu lagi" Dea masih mendesak tapi Dicky hanya menggeleng sambil masih mengulum tersenyum. Manis banget sih kalau malu-malu kucing gitu.


"Gimana kalau kita nambah satu lagu lagi untuk penampilan kita, lagu duet. Suara kamu cocok sama aku, Dik" Ternyata Dea benar-benar tertarik dengan suara Dicky.


Aku mengernyit, sepertinya itu bukan ide yang bagus. Disatu sisi aku memang ingin melihat Dicky tampil di panggung sambil menyanyikan lagu untukku seperti tadi (emang iyah?"). Tapi disisi lain aku juga gak mau kalau cewek-cewek di sekolah malah notice keberadaan Dicky yang selama ini hampir tidak terlihat. tidak. Dicky hanya milik Tania seorang.


____


Berawal dari tatap


Indah senyummu memikat


Memikat hatiku yang hampa lara


Senyum membawa tawa


Tawa membawa cerita


Cerita kasih indah tentang kita


Dea ini tidak asal pede, dia ini memang di ciptakan sama Allah dimuka bumi ini itu tampil dengan segala yang di milikinya. Aku kadang iri liat dia nyanyi gini, bawaannya adem. menikmati banget. Jangan tanya aku, nafas aja masih fals.


Terkadang kuragu


Kadang tak percaya


Tapi kuyakin kau milikku

__ADS_1


Kau membuatku bahagia


Di saat hati ini terluka


Kau membuatku tertawa


Di saat hati ini terbawa


Terbawa oleh cintamu untukku


Untuk kita


Ini lagunya kok ngena banget, Aku mencuri pandang ke arah sang basis, yeah ternyata dia juga sedang menatapku. satu detik, lima detik kemudian dia melempar senyum smirk. Adek meleleh bang, ehh salah Kakak meleleh dek.


Di dalam dadaku ada buncahan yang menyebabkan wajahku memanas. Ada apa ini? Mama tolong anakmu.


Tatapanku terkunci, dia masih saja memainkan alat musiknya sambil terus menatap ke arahku denag senyum penuh arti sedangkan aku hanya menatapnya tanpa ekspresi. Seolah terhipnotis.


Terkadang kuragu


Kadang tak percaya


Tapi kuyakin kau milikku


Kau membuatku bahagia


Di saat hati ini terluka


Kau membuatku tertawa


Di saat hati ini terbawa


Terbawa oleh cintamu untukku


Untuk kita


Kau membuatku bahagia


Di saat hati ini terluka


Kau membuatku tertawa


Di saat hati ini terbawa


Terbawa oleh cintamu untukku


Untuk kita


Mulai hari ini this is my favorit song, harus masuk playlist tiap mau bobo.


******


Jangan lupa tinggalkan jejak yah kakak-kakak, adik-adik kece. 😇

__ADS_1


__ADS_2