
Di Sekolah terlihat anak-anak sudah berlalu lalang masuk kedalam Kelas. Ada pula yang masih asik nongkrong di Kantin. Hari ini hari Senin, dimana murid-murid akan melakukan upacara bendera. Namun hingga waktu menunjukan pukul 06.40 Vheya belum juga menunjukan batang hidungnya.
Ghea sahabat Vheya mulai resah dan panik. Karena sedari tadi menelfon sahabatnya itu, tetapi tidak aktif. Ghea sontak berpikir macam-macam, takut terjadi sesuatu terhadap Vheya . Karena biasanya, sahabatnya itu akan selalu absen memberi kabar meskipun kadang kabar tak penting sekalipun. Ya begitulah persahabatan mereka. Semoga kekal sampai nanti.
Ketika Ghea sedang duduk, tiba-tiba Vheya muncul dan mengagetkan Ghea.
"Doorrrrr. Pagi cantik." ucap Vheya mengagetkan Ghea.
"Ya ampun Vhey, untung jantung aku nggak copot. Dari mana aja kamu jam segini baru sampai." jawab Ghea posesif.
"Tadi ban mobil aku kempes. Nungguin taksi nggak ada yang lewat. Untung nemu tebengan." celetuk Vheya sembari merapikan rambutnya yang berantakan.
"Nebeng siapa? trus kenapa rambut kamu jadi acak acakan kaya gitu. Naik motor?" tanya Ghea penasaran.
"Iya naik motor. Kamu tau nggak aku nebeng sama siapa? hayoo tebakk,,,," ucap Vheya sembari menggoda Ghea.
"Mana saya tahu, saya kan tempe." jawab Ghea meledek.
"Penasaran yahh? iya kan ? hayoo ngaku. Ya udah aku kasih tau ya cantik. Aku itu nebeng sama Jo." ucap Vheya sembari berbisik di telinga Ghea.
Sontak Ghea melotot dan terkejut. Namun dia tak heran, bukan Vheya namanya kalau nggak bisa menaklukan hati laki-laki.
Bel masukpun berbunyi. Anak-anak berlari menuju Lapangan. Vheya yang malas ikut upacara, dia memutuskan untuk pergi ke Uks. Dia pura-pura sedang sakit perut dan pusing. Petugas Uks pun percaya begitu saja melihat akting dari Vheya.
Ketika sedang asik rebahan dengan santai,b tiba-tiba hpnya bergetar. Vheya bergegas membukanya. Ternyata chat dari Jo. Sontak Vheya kegirangan dan hampir berteriak. Untung saja dia ingat bahwa sekarang dirinya sedang berada di Uks dan pura-pura sakit. Kalau sampai itu terjadi, pasti terbongkar kebohongan Vheya.
📩Sayang kamu sakit?
📩Aku liat kamu masuk ruang Uks.
^^^📨Aku nggak papa kok.^^^
__ADS_1
^^^📨Lagi males ikut upacara.^^^
📩Ohhh kirain sakit atau pusing gara-gara aku boncengin tadi.
📩Maaf ya tadi ngebut. Soalnya mepet banget waktunya.
^^^📨Iya nggak papa kok.^^^
📩Nanti ketemu di Kantin ya sayang.
📩 Love you cantik,,
Vheya senyum-senyum ketika membaca chat dari Jo. Ternyata Jo adalah cowok yang romantis dan perhatian.
###
Ketika pelajaran selesai anak-anak keluar kelas. Ada yang pergi ke Perpustakaan, ada pula yang duduk santai di Taman, dan banyak pula yang pergi menuju Kantin.
"Sayang duduk sini aja" ucap Jo meraih tangan Vheya sembari mengajak duduk di bangku sampingnya.
Sontak yang lain kaget dan melotot. Apalagi Ghea yang dari tadi diam sambil bengong menyaksikan keduanya. Dia masih kaget bahkan syok mungkin, karena tiba-tiba Jo memanggil Vheya dengan panggilan sayang.
"Gue nggak salah denger Jo. Kamu tadi manggil Vhey dengan sebutan sayang." tanya Ghea penasaran.
"Iya, aku sama Vheya udah jadian. Jadi untuk merayakannya, kalian bebas mau pesen apa aja, mau makan apa aja, aku yang bakal bayar." cuit Jo sembari tersenyum merangkul pundak Vheya.
Vheya hanya terdiam dengan perasaan kaget dan malu. Semudah itu Jo mengumumkan tentang hubungan mereka. Padahal tadinya Vhey ingin agar hubungannya dirahasiakan terlebih dahulu, untuk beberapa saat sampai Vhey bener-bener siap. Namun nyatanya Jo malah sudah bergerak lebih cepat. Mungkin Jo bangga bisa memacari seorang Vheya, gadis cantik nan imut.
"Jo kamu apaan sihh?" tanya Vheya.
"Apanya yang apaan sayang?" jawab Jo sembari membelai rambut Vheya.
__ADS_1
"Kamu kenapa bilang kita baru jadian sih?kenapa nggak diem-diem aja." ucap Vheya bisik-bisik.
"Emangnya kenapa? kamu nggak seneng jadi pacar aku. Kamu malu pacaran sama aku." jawab Jo sewot.
"Ya nggak gitu Jo. Terlalu cepet aja. Nanti mereka mikir aku kegatelan, keganjenan. Baru kenal berapa hari udah mau diajak pacaran." tutur Vheya menenangkan hati Jo.
"Udahlah biarin aja. Udah gih pesen makan."
Merekapun akhirnya memesan makanan. Ketika sedang asik menyantap makanannya, ternyata ada sepasang mata yang memperhatikannya dengan tatapan tajam. Dia adalah Vino Alvian. Vino adalah laki-laki yang mengagumi Vheya dari SMP. Karena saking sukanya dengan Vheya, Vino sampe rela masuk ke Sekolah yang sama dengan Vheya. Namun tak pernah berani mengungkapkannya.
Akhirnya Vino memutuskan pergi dari tempat tersebut. Dari pada harus menahan sakit hati karenanya.
###
Bel pulang Sekolah berbunyi. Vheya dan Ghea berjalan beriringan. Mereka merencanakan akan libur bersama akhir pekan. Namun belum ada tempat dan tujuan yang pas. Biasanya mereka hanya mengisi waktu liburannya dengan belanja atau sekedar nongkrong nongkrong di Mall.
"Vhey kita bakal kemana nichh?" tanya Ghea.
"Kemana apanya? " jawab Vheya datar.
"Ikhh kamu tuhhh, besok kan libur. Masa iya cuma diem dirumah sih? jalan-jalan yuk, cuci mata gitu, siapa tau bikin mata adem. Eitttzzzzz tunggu, jangan bilang kamu ada acara sama Jo." tanya Ghea dengan muka penasaran.
"Ikhh apaan sihh ghe, ehhhh tapi nggak tau juga sihh, dia belum ngajak tuhh." jawab Vheya santai.
"Jadi kalau dia ngajak, kamu lebih milih pergi sama dia dari pada sama aku. Iya gitu vhey? kamu jahat banget sihh." tutur Ghea sembari memanyunkan bibirnya.
"Ya nggak tau sihhh, kan belum terjadi. Jadi ya aku nggak tau, dan nggak bisa jawab apapun. Bisa jadi aku lebih milih pergi sama kamu, bisa juga aku lebih milih pergi sama dia." jawab Vheya mencurigakan, membuat Ghea makin cemberut.
"Tau akhh. Kamu berubah belum apa-apa juga. Biasanya aja kalo lagi jomblo kemana mana ngintilin aku, sekarang gitu. Lupain aku dengan mudahnya. Terlalu kamu Vhey, jahat." ucap Ghea sembari meninggalkan Vheya.
"Hey tunggu Ghea. Jangan gitu dong. Tenang aja kita besok tetep jalan kok. Besok aku jemput ya. Jangan manyun gitu dong? ya udah aku pulang dulu, udah di jemput tuhh. Bye bye cantik, sampai ketemu besok." cuit Vhey sembari meninggalkan Ghea di Parkiran sendiri.
__ADS_1
Akhirnya Vheya pulang menuju rumahnya. Di perjalanan Vheya baru ingat belum membuka chat dari Jo karena sibuk berdebat dengan Ghea. Alhasil banyak chat yg Jo kirim dan belum dia baca. Pasti Jo juga ngambek seperti Ghea. Daripada pusing, Vheya memutuskan untuk tidur, ketika sampe didepan rumah barulah dia membuka matanya.