
Malam ini Zhou Shiyue, Feng Niu, Ruzhi Ma, Mo Sinfei, Lang Yue, Keyfeng, dan Lu Sicheng sedang berada disebuah rumah terbengkalai yang ada di desa Jongnam.
Mereka bertujuh akan menjalankan rencana yang sudah mereka susun tadi siang. Keyfeng akan bertugas menjadi umpan agar roh jahat itu datang menangkapnya. Sedangkan sisanya akan bersembunyi dan membuntuti perginya roh jahat itu. Lalu saat mereka sampai ditempat para warga disembunyikan barulah mereka akan bertindak.
Nantinya Lang Yue dan Lu Sicheng akan bertugas menyelamatkan para warga yang masih bisa diselamatkan. Sedangkan Zhou Shiyue, Feng Niu, Ruzhi Ma, dan Mo Sinfei akan bertugas menahan roh jahat tersebut selama Lang Yue dan Lu Sicheng menjalankan tugas mereka.
Saat para warga selamat barulah mereka bertujuh berkumpul kembali untuk mengalahkan roh jahat bersama-sama.
Saat bulan berada diatas mereka, semua warga sudah menutup rumah mereka dengan rapat kecuali kelompoknya Zhou Shiyue.
“Sekarang para warga sudah masuk ke rumah mereka masing-masing, sudah saatnya kau keluar Keyfeng!” ucap Feng Niu pada kawannya.
“Baik, tapi jangan lupa mengikutiku aku tidak mau mati sendirian” ujar Keyfeng dengan wajah takut.
“Iya, kami akan mengikutimu.” Ujar Ruzhi Ma untuk meyakinkan Keyfeng.
Keyfengpun dengan wajah takut ia keluar dari kediaman sambil menundukkan wajahnya, ia melirik kiri dan kanannya dengan mata tajam. Sedangkan yang lain sudah bersiap menunggu kedatangan roh jahat itu.’
GRSSKKKK.. GRSSKKKK..HGRRRR..
Suara-suara mengerikanpun terdengar jelas ditelinga mereka apalagi Keyfeng yang saat ini tengah gemetar ketakutan.
Saat Keyfeng berbalik ia melihat bayangan yang sangat besar seukuran rumah. Ia tentu saja merasa ketakutan tetapi saat melirik kearah teman-temannya yang menatapnya seolah mengatakan ‘semua akan baik-baik saja’ ia pun menjadi lebih percaya diri.
Roh jahat itu tanpa ragu langsung menyerang Keyfeng, dalam sekali serang pemuda itu langsung pingsan karena masuk dalam ilusi roh jahat.
Roh jahat itu menggunakan sihirnya ia membawa Keyfeng menjauh dari desa dan memasuki hutan dekat perbatasan dengan desa lain. Kelompok Zhou Shiyue pun mengikutinya sambil mengendap-endap takut akan ketahuan.
Roh jahat itu entah bagaimana caranya masuk ke dalam sebuah pohon membuat kelompok Zhou Shiyue bertanya-tanya. Saat mereka mendekati pohon tersebut ternyata ada ruang rahasia yang berada di bawah tanah.
Tentu mereka langsung masuk ke dalam sana, saya sekali mereka juga tetap harus mengalahkah beberapa orang yang menghalangi jalan mereka.
“Usahakan lumpuhkan musuh dalam satu kali serang dan tidak menimbulkan suara, takutnya kita akan ketahuan dan rencana kita akan gagal” Zhou Shiyue memberitahu dan diangguki oleh mereka.
__ADS_1
Semakin dalam mereka memasuki ruang bawah tanah itu, maka semakin jelas mereka mendengar jeritan orang-orang yang meminta pertolongan. Setelah beberapa menit lamanya akhirnya merekapun sampai disebuah pintu besar.
“Mungkin orang-orang itu ada di dalam.” Ujar Feng Niu
“Ya, kemungkinan besar begitu karena aku juga mendengar teriakan orang minta tolong dari dalam sana.” Ujar Zhou Shiyue.
Mereka semua membuka pintu secara perlahan, dapat mereka lihat bahwa banyak tempat penahanan para warga di dalam sana yang terbuat seperti sel penjara. Jumlah warga yang terlihat masih hidup mungkin sekitar 30 orang dan yang terbaring lemah sekitar 10 orang.
Tapi entah mengapa mereka merasa curiga pada seorang wanita yang sangat cantik berada didepan sebuah meja sambil melakukan sebuah ritual. Tiga orang warga yang sedang diikat duduk di belakangnya. Sedangkan roh jahat berada disamping wanita itu.
Wanita itu sangat cantik tapi tatapannya penuh kekejaman dan auranya juga jelas bukan orang baik. Kali ini Zhou Shiyue dan kawan-kawannya merubah rencana.
“ Saudara Lang Yue dan Lu Sicheng tetap bertugas menyelamatkan para warga. Sedangkan saudara Feng Niu, Ruzhi Ma, dan Mo Sinfei bertugas menghadapi wanita itu karena aku merasa dia adalah dalang dari semuanya. Dan untuk roh jahat itu akan aku hadapi sendiri.” Ujar Zhou Shiyue merubah rencananya.
“Nah, sekarang aku akan masuk dan mengalihkan perhatian roh jahat itu baru sisanya kalian masuk saat aku berhasil membawa roh jahat itu keluar darisana.” Ujar Zhou Shiyue, mereka semua mengangguk mengerti.
BRAKKK!!
Zhou Shiyue menendang pintu dengan keras membuat perhatian semua orang yang ada diruangan tersebut tertuju kearahnya.
“Kau mengganggu ritual jadi terimalah balasannya.” Ujar wanita itu.
“Kansa serang dia!” perintahnya dan kansa yang ternyata adalah roh jahat itu langsung meleset kearah Zhou Shiyue yang saat ini berlari kelur untuk naik ke permukaan.
Sedangkan kawan-kawan Zhou Shiyue yang sedang bersembunyi dibalik tembok langsung masuk ke dalam saat Zhou Shiyue dan roh jahat telah pergi.
Wanita itu kembali menatap tajam Feng Niu dan kawan-kawannya. Ia menggerakannya kearah sebuah guci dan melempar guci itu kearah kawan-kawannya. Ternyata wanita itu bukanlah lawan yang mudah, ia bahkan mampu mengendalikan sebuah benda.
Wanita cantik itu melayang dan mendarat didepan Feng Niu dan kawan-kawan. Disamping itu Lang Yue dan Lu Sicheng bergegas menghampiri sel tempat para warga dikurung.
“Tolong aku”
“Tolong keluarkan aku dari sini”
__ADS_1
“Disini sangat mengerikan”
“Tolong bawa aku keluar”
Teriakan-teriakan minta tolong para warga tak bisa dihindari sebab mereka semua merasa frustasi dan mungkin akan mengalami trauma yang berkepanjangan. Bahkan sudah ada beberapa warga yang hanya menatap kosong keadaan.
Wanita itu tanpa basa-basi menyerang tiga orang dihadapannya. Tapi tiga pemuda itu tidak diam saja, mereka juga mengeluarkan jurus-jurus yang mereka kuasai. Ternyata aura keemasan milik Mo Singfei berhasil membuat wanita itu sedikit merasakan tekanan.
“Aura keemasan? Aku benci itu!” ujar wanita itu menatap tajam kearah Mo Sinfei dan memberikan serangan pada pemuda itu.
Sedangkan yang ditatap tidak tahu menahu dengan perkataan wanita itu, ia bahkan tidak tau apa itu aura keemasan. Yang saat ini ia tau ia sedang memegang sebuah pedang yang ia aliri energi untuk menyerang wanita tersebut.
“Ayo serang bersamaan.” Ajak Feng Niu dan diangguki oleh kedua temannya.
“Jurus tapak dewa!” seru Feng Niu yang merupakan pendekar tapak.
“Jurus api naga emas!” seru Ruzhi Ma dengan pukulan andalannya yang berpadu dengan energi api merah menyala.
“Jurus pedang dewa api!” seru Mo Sinfei.
Wanita cantik itu terkepung oleh mereka. Mereka mengitari wanita itu dengan energi yang siap mereka luncurkan.
“Sekarang!” seru Feng Niu.
Wanita itu bergerak keatas dan berputar-putar secepat kulat diatas sana membuat benda disekitar mulai berterbangan karena energi angin yang diciptakan wanita itu.
“HIYAAA!!!” wanita itu berseru keras dan mengarahkan semua benda yang ada diruangan menyerang tiga pemuda itu.
Alhasli Feng Niu dan kawan-kawannya terpental beberapa meter. Beruntung Lang Yue dan Lu Sicheng berhasil mengeluarkan para warga dari sel tahanan dua pemuda itu juga sudah menuntun warga untuk keluar dari ruangan.
Hanya wanita cantik dan Feng Niu juga kawan-kawannyalah yang tersisa diruangan tersebut.
“Bersiaplah untuk mati, kalian telah mengacaukan ritualku dan mengambil seluruh tumbalku!” ujar wanita itu dengan marah. Perlahan rambut wanita itu semakin panjang dan berubah menjadi putih.
__ADS_1
Walaupun Feng Niu dan kawan-kawannya tidak terlalu kuat tapi setidaknya mereka masih bisa menahan wanita itu dan membuat seluruh warga keluar dari sana kecuali Keyfeng yang belum sadar juga.
Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan !!!