Pendekar Legenda

Pendekar Legenda
Meminta bantuan Kaisar Mo Jingtian (S1)


__ADS_3

Zhou Shiyue dan para tetua sakte kini sedang berkumpul di aula sakte. Mereka membahas rencana untuk menangkap para pemberontak itu.


Tak lama kemudian,


“Lapor tetua, Seorang Jendral ingin menemui para tetua.” Ujar penjaga gerbang


“Persilahkan dia masuk.” Ujarnya.


Jendral ketiga masuk ke dalam setelah mendapat izin. Ia pun langsung mengeluarkan sebuah dekrit kekaisaran. Lantas semua orang langsung berlutut menunjukkan tanda hormat tanpa terkecuali.


“Kaisar memberi tugas kalian untuk menangkap para pemberontak itu dalam waktu tiga hari, beliau mengatakan bahwa 4 Jendral dan para prajurit istana akan bersama dengan kalian.” ujar Jendral ketiga


“Perintah dipatuhi.” Semua orang menjawab dan kembali berdiri saat Jendral ketiga menyimpan kembali dekret kekaisaran.


Jendral ketiga langsung pergi setelah memberitahukan informasi itu. Sedangkan Mye Jing Chen menatap semua orang yang juga saling bertatapan.


“Akhirnya Yang Mulia memberi perintah, itu artinya kita harus mempersiapkannya dari sekarang.” Ujar Mye Jing Chen


“Baik, dengan begitu sekarang aku akan pergi menunjuk para anggota yang akan ikut.” Mye Ai meninggalkan ruangan tanpa basa-basi


Di tempat lain,


“Sebuah surat?” Yi Zhang He mengerutkan kening saat seekor burung hinggap dibahunya dengan surat yang terikat di kaki burung itu.


Ia mengambil surat tersebut dan melepaskan burung itu.


‘Tuan, tiga hari lagi 4 jendral dan sakte gunung bunga persik akan menangkap kalian, sepertinya mereka akan menyerang ke sakte wudang. Jadi bersiaplah.’ Isi dari surat itu lantas membuat Yi Zhang He merasa cemas.


Ia berjalan dengan cepat menuju ruangan tempat Zhi Ruei dan Yun Yilan serta anggota sakte mereka berada.


“Gawat, tiga hari lagi para jendral akan menangkap kita.” Ujar Yi Zhang He tanpa basa-basi saat ia sudah sampai di dalam ruangan itu.


“Apa???” mereka berteriak kaget.


“Iya, lalu apa yang harus kita lakukan?”


“Sebelum mereka menyerang maka kita harus menyerang lebih dulu. Kali ini kita akan meminta bantuan dari Kaisar Mo Jingtian.” Ujar Yun Yilan dengan serius


“Apakah orang itu akan membantu?” Zhi Ruei menunjukkan wajah penasarannya

__ADS_1


“Dia pasti membantu karena jika kita tidak ada maka dia tidak akan pernah mendapatkan garam dan bijih besi lagi. Apa kalian lupa? Wilayah mereka itu miskin garam dan bijih besi. Karena disana tidak ada gunung dan laut yang melimpah” Ujar Yun Yilan membuat kedua rekannya menyadari perkataan dirinya.


“Benar juga, jadi rencananya kita akan menyerang istana terang-terangan?” Yi Zhang He bertanya


“Ya, percuma saja jika kita menyusup. 4 Jendral itu tidak akan pernah pergi dari sisinya dalam waktu dekat ini sedangkan jendral serta sakte gunung es utara dan juga gunung bunga persik akan menangkap kita dalam tiga hari lagi. Itu artinya kita tidak memiliki waktu yang pas dan keadaan kita sudah terdesak.” Yun Yilan menjelaskan.


“Hm, benar kata Yilan. Tapi jumlah yang mereka miliki tidaklah sedikit. Jika digabungkan maka mungkin sampai mencapai angka 50.000 orang. Sedangkan kita hanya memiliki anggota kurang lebih 10.000 orang saja. Apalagi mengingat kekuatan mereka lebih besar maka kekalahan kita akan mencapai 99%. Jika begini kekalahan kita sudah didepan mata.” Zhi Ruei berpendapat


“Masalah ini sangat serius karena mempertaruhkan nyawa kita. Maka dari itu kita kan meminjam pasukkan Kaisar Mo Jingtian sebanyak 50.000 orang. Dengan begitu pasukan kita akan lebih mengungguli.” Ujar Yun Yilan


“Tidak hanya itu, kita akan meminta bantuan para pendekar kuat dari kekaisaran Tang. Tanpa pendekar kuat kita bertiga hanyalah lalat bagi para jendral dan tetua sakte itu apalagi Bing Qiuran yang kekuatannya hampir mencapai tahap mahayan.” Ujar Yi Zhang He menambahkan.


“Aku hampir lupa pria tua itu, dengan begini aku akan pergi sekarang dengan batu teleportasi biar bisa lebih cepat sampai disana.” Ujar Yun Yilan


“Bagus sekarang sudah disepakati. Kita akan meminta bantuan dari Kaisar Mo Jingtian itu. Eh? Tapi kapan kita akan menyerang? Jarak dari sini ke wilayah tang sangat jauh dan membutuhkan waktu 1 bulan jika berkuda. Lantas kapan mereka akan sampai?” Zhi Ruei bertanya dengan kebingunan.


“Apa kau lupa batu teleportasi yang mampu membawa jutaan orang dalam sekali perpindahan tempat?” tanya Yun Yilang dengan senyum tipis


“Hahaha iya juga ya, mengapa akhir-akhir ini aku begitu bodoh? Apa jangan-jangan waktuku didunia sudah tidak lama lagi?” Zhi Rue hanya tertawa kecil dengan tatapan tak berdaya saat mengatakan kalimat akhir.


“Tidak, tidak ada satupun dari kita yang akan mati dalam waktu dekat.” Yi Zhang He membantah perkataan wanita itu untuk menenangkannya.


Kembali ke Sakte Gunung Bunga Persik,


Semua orang tengah melakukan kegiatan masing-masing, Mye Jing Chen pergi ke lembah bulan untuk memberitahu informasi penting ini pada ketua sakte sekaligus gurunya itu.


“Zhang He? Aku akan meringkus anak itu sendiri.” Ujar ketua sakte itu.


“Dan juga aku akan memberi tugas untukmu, cari wanita bernama Ling Xifeng.” Ujar ketua sakte membuat Mye Jing Chen mengernyit.


“Ling Xifeng? Siapa dia guru?”


“Tidak perlu tau, cari saja dia sampai dapat.” Ujar ketua sakte itu.


“Baiklah kalau begitu murid undur diri.” Mye Jing Chen pun berlalu pergi meninggalkan lembah bulan.


“Setelah urusan dengan pemberontak itu selesai maka aku akan mencari wanita itu.” Ujarnya ditengah perjalaanan.


Sedangkan di tempat lain,

__ADS_1


Ling Xifeng dan Tuan Rain tengah berbincang serius di markas Rain si vampire itu. (Jika lupa dengan Tuan Rain, simak di episode 19)


“Benarkah?” Ling Xifeng membelalakan matanya menatap rekannya itu.


“Ya, anak buahku mengatakan mereka telah menemukan jejak perempaun itu di dalam hutan yang ada di gunung xuanjun. Bukankah kediamanmu ada dipuncak itu? Apa kau pernah bernah bertemu dengannya?” ujar Rain


“Tidak, aku sama sekali tidak pernah melihatnya. Tapi waktu kapan dia ada di hutan itu?” tanya Ling Xifeng penasaran.


“sekitar 9 bulan yang lalu.” Ujar Rain dengan wajah berpikir


“Ya tidah salah lagi, anak buahku mengatakan mereka menemukan liontinnya yang terlihat sudah 9 bulan tidak terawat.” Ujar Rain


(Maaf jika di novel ini seseorang bisa mengukur waktu berapa lama benda tidak terawat. Walaupun tidak masuk akal tapi tolong pahami ya hehe)


“9 bulan yang lalu?” Ling Xifeng menerawang ke waktu itu dan ia ingat waktu itu ia masih berada di kediaman.


“Diwaktu itu sepertinya aku ada dikediaman dan kebetulan waktu itu juga aku sudah membawa muridku.” Ujar Ling Xifeng dengan wajah mengingat-ngingat


“Jika tidak salah kemungkinan besar muridku pernah bertemu dengannya karena saat itu dia sedang meningkatkan kekuatannya di dalam hutan.” Ujar Ling Xifeng


“Kalau begitu kita bisa bertanya padanya untuk memastikannya, nanti jika bertemu dengannya tolong tanyakan hal ini padanya.” Ujar Rain


“Baiklah, aku akan menanyakannya.” Ujar Ling Xifeng


Mereka berduapun kembali melanjutkan obrolan sambil menceritakan kisah-kisah mereka dimasalalu yang penuh petualangan.


******


Nah teman-teman, sebentar lagi setelah konflik pemberontak itu selesai maka kita akan mulai memecahkan berbagai misteri yang belum terungkap.


Siapkan jantung dan mental kalian ya agar tidak terkejut menerima kenyataan yang mungkin diluar ekspektasi kalian.


Oh ya? Author juga akan mulai memasukkan bumbu-bumbu percintaan diepisode mendatang biar ada kesan terbawa perasaan hehe.


Tapi tentu saja sesuai janji author, kita akan menyelesaikan masalah keluarga Zhou terlebih dahulu sebelum memecahkan misteri-misteri itu.


Oke??


Sampai jumpa di episode selanjutnya 😋!!!!

__ADS_1


__ADS_2