Pendekar Legenda

Pendekar Legenda
Melawan rubah roh suci (S1)


__ADS_3

“Besok adalah hari pertemuan kita bersama Kaisar, apa yang akan kita bahas nanti?” tanya Yun Yilan, ketua sakte Wudang.


“Kita akan mengikuti pengaturan Kaisar untuk sementara, untuk hal lainnya akan kita bahas lagi setelah pertemuan kita dengan Kaisar.” Jawab Zhi Ruei, ketua sakte Emei.


“Tapi bagaimana dengan saudara Bing Qiuran? Apa kita tidak akan membawanya masuk dalam rencana kita?” tanya Yi Zhang He, wakil ketua sakte Gunung Bunga Persik.


“Tidak! Kalian pasti tau kepribadian orang itu, walaupun dia pria yang dingin dan kejam tapi dia memiliki hati yang baik dan tidak akan pernah mengkhianati Kaisar.” Ujar Yun Yilan menolak keras.


“Aku setuju dengan apa yang dikatakan Yilan, kita tidak akan bisa membawa gunung es utara bergabung bersama kita. Tapi bagaiamana dengan pria lembah bulan itu?” tanya Zhi Ruei menatap Yi Zhang He.


“Aku mana berani menghasut pria tua itu, bagaimanapun pria tua itu sangat hebat dan berkuasa aku tidak akan mengusiknya. Bahkan aku juga harus diam-diam mengumpulkan anggota sakte sendiri untuk jadi pengikutku.” Ujar Yi Zhang He.


“Tapi Mye Jing Chen dan adikmu tidak mencurigai pergerakanmu kan?” tanya Yun Yilan menatap serius kearah Yi Zhang He.


“Tenang saja, tak satupun dari mereka yang mengetahuinya. Hanya saja aku takut Mye Ai sudah tahu rencanaku mengingat sikapnya yang sinis terhadapku selama beberapa pekan terakhir.” Ujar Yi Zhang He dengan wajah cemas.


“Wanita galak itu jika sudah tahu tidak mungkin akan diam saja bukan? Dia tentu akan memberitahukannya pada yang lain.” Ujar Zhi Ruei menyahuti.


“Hm, aku harap begitu.” Ujar Yi Zhang he.


Disisi lain, saat Yi Zhang He tidak ada di sakte. Para tetua sakte sedang pergi ke lembah bulan untuk menemui ketua sakte mereka yang menetap di lembah tersebut.


“Apa yang membuat kalian semua kemari?” tanya pria itu dengan tenang.


“Guru, saudara Zhang sudah masuk dalam kesesatan. Ia memiliki rencana jahat bersama sakte wudang dan juga emei. Aku takut terjadi hal buruk pada kaisar jika mereka berhasil menjalankan rencana.” Ujar Mye Jing Chen.


Ternyata dibalik kepura-puraan para tetua ini, mereka sudah mengetahui tentang rencana yang disiapkan oleh sakte wudang, emei, dan salah satu rekan mereka.


“Anak itu.. memang masih kurang didikan. Dari semua muridku hanya dia yang mudah dihasut, aku harus memberinya pelajaran lebih.” Sahut ketua sakte, walaupun ada kerutan dikeningnya tapi ketenangan masih tergambar dalam dirinya.


“Aku juga tidak menyangka kakak bisa memiliki niat seperti itu, andai saudara Mye Ai tidak mengawasinya mungkin kita tidak akan tu apa-apa sampai sekarang.” Ujar Yi Heng menunduk sendu.


“Jangan merasa terpuruk, kakakmu hanya perlu diberi pelajaran saja oleh guru. Nanti akan kembali lagi seperti biasa” ujar Mye Jing Chen menasehati Yu Heng.

__ADS_1


“Untuk sekarang kalian hanya perlu mengawasinya dan cegah dia saat ingin melakukan hal jahat.” Ujar ketua sakte itu


“Baik guru” mereka menjawab bersamaan.


Kembali ke posisi Zhou Shiyue.


Pemuda berparas tampan itu kini sudah bangun dari tidurnya, ia kembali melanjutkan perjalanan setelah menyantap buah-buahan yang ada dihuatan yang sudah ia simpan di dalam ruang penyimpanan.


Diperjalanan ia kembali berhadapan dengan banyaknya hewan roh hingga membuatnya memanen banyak inti Kristal dan itu membuatnya sangat senang karena mengingat banyaknya uang yang ia dapatkan saat inti Kristal yang akan ia jual nanti.


Saat ia mengisi kembali energinya, ia dikejutkan dengan seekor rubah berbulu emas. Matanya berbinar menatap hewan itu.


“Itu rubah roh suci.” Gumamnya menatap rubah yang saat ini menatapnya tajam.


Tanpa basa-basi Zhou Shiyue langsung mengeluarkan pedang apinya dan bersiap untuk bertarung melawan rubah tersebut.


“Kekuatan dewa petir abadi!!!” ia berseru dengan keras, mengalirkan energi petir ke dalam pedang api dan melau menyerang rubah.


Rubah itu ternyata tidak bodoh, bahkan tidak disangka-sangka rubah itu bisa berteleportasi(berpindah tempat dengan waktu hanya 1 detik)


Akibat serangannya pohon besar tumbang dan terbakar. Zhou Shiyue mengerutkan kening saat melihat rubah itu menghilang.


“Dimana dia?” ia bergumam dan melihat sekitarnya tapi entah mengapa ia merasakan energi yang sangat kuat dari atas kepalanya.


BRAAKKKK…


Zhou Shiyua masuk ke dalam tanah akibat serangan yang diberikan oleh rubah itu. Zhou Shiyue merasakan sakit yang lauar biasa di kepalanya, tapi karena ia masih kuat jadi ia dengan sekuat energinya menekan rubah itu kembali ke atas tanah.


TAPP..


Ia menginjakkan kakinya diatas tanah setelah beberapa detik diterjang ke dalam tanah oleh rubah itu.


“Sialan.” Ia mengutuk dengan marah rubah itu.

__ADS_1


Zhou Shiyue kali ini ia menggunakan teknik kombinasi yang sama saat seperti meluluh lantakan ular roh suci kemarin.


“HIYAAAA….”


WUSSHHHHH…. BBOOMMMMM….


Ledakan besar tak terhindari, namun sayang sekali serangan kuat itu tak berhasil membuat rubah roh suci itu bernasib sama seperti ular kemarin.


“Mungkin harus menggunakan teknik berbeda” gumam Zhou Shiyue.


Pada akhirnya Zhou Shiyue memiliki ide cemerlang, ia menyimpan pedang api menganggap pedang itu tak mempan pada rubah itu.


Tak lama kemudian angin berhembus sangat kencang, Zhou Shiyue mengombinasikan energi petir dan api di kedua tinjunya. Sedangkan ia juga mengalihkan perhatian rubah itu melalui energi angin cipataannya.


Zhou Shiyue dengan secepat kilat ia muncul di hadapan rubah itu. Tapi saat rubah itu ingin merungkupnya, Zhou Shiyue berhasil menghindar sedangkan serangan dua energi petir dan api berhasil ia lancarkan kearah punggung rubah itu membuat rubah itu terpental kedepan.


BLAAARRRR…


Tak salah lagi, bunyi ledakan itu berasal dari tubuh rubah yang sudah hancur berkeping-keping hingga menyisakan inti Kristal berwarna putih cerah.


“Huhh, rubah yang menyebalkan.” Gumamnya saat mengingat dirinya yang ditenggelamkan ke dalam tanah.


Ia pun berjalan mendekati inti Kristal hewan roh suci dan menyimpannya ke dalam ruang penyimpanan.


“Aku sudah berhasil mendapatkan dua inrti Kristal hewan roh suci, itu artinya aku hanya mengumpulkan 8 inti Kristal lagi.” Gumamnya.


Zhou Shiyue terus mendaki gunung untuk segera sampai keatas puncak, karena waktunya untuk mengobati Huang Ran sudah tidak banyak.


Waktu terus berlalu, tak terasa sudah empat hari ia mendaki. Akhirnya Zhou Shiyue sampai dipuncak gunung rinjang yang dipenuhi hutan rimbun itu.


Selama empat hari terakhir ia berhasil memanen inti Kristal hewan roh kurang lebih 500 inti Kristal yang memiliki keunggulan masing-masing. Ia juga berhasil mendapatkan empat inti Kristal hewan roh suci yang ia dapatkan dari ular roh suci, rubah roh suci, merak roh suci, dan harimau roh suci.


Saat dirinya melihat sekitaran matanya tertuju pada suatu benda yang ia cari-cari selama ini, itu ada diatas pohon yang sangat-sangat tinggi. Bahkan tingginya ratusan meter, Zhou Shiyue terperangah melihat pohon itu.

__ADS_1


“Kenapa sangat tinggi? Pohon apa itu?” tanyanya sambil menengok keatas.


Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan !!!


__ADS_2