
Zhou Shiyue menggerakan tubuhnya dengan memberikan sentuhan lembut disetiap gerakkannya. Matanya tak bisa menutupi aura naga langit yang ia miliki.
(Aura naga langit adalah sebuah aura yang bisa membuat seseorang tertekan atau tidak bisa bergerak saat pemilik aura itu mengarahkannya keorang tersebut. Namun tergantung dengan tingkat kultivasi sang pemilik aura naga langit, jika sasarannya lebih tinggi kultivasinya dari dia maka aura naga langit tidak akan mampu menekan sasarannya. ‘jika lupa dimana MC memiliki aura naga langit, maka bisa kilas kembali di ep.38’)
“Jurus pedang naga pembelah samudra.” Ia berseru cukup keras.
Tiba-tiba,
Kraaaakkkkkkkkk….
Boommmmm…
Energi pedang yang ia arahkah ke arah hutan membuat tanah retak sampai akhirnya meledakan sebuah batu besar disana.
“Luar biasa, jauh lebih dahsyat dari pedang api. Tapi tentu pedang ciptaanku itu tidak bisa dibandingkan dengan pedang ini” ia tersenyum kecil mengingat kebodohannya yang membandingkan dua pedang yang ia miliki saat ini.
Kali ini ia kembali mengerahkan jurus tahap kedua pedang naga.
“Jurus pedang naga pembentang langit.” Serunya lagi, kali ini ada tatapan ambisius dimatanya.
Hingga tak lama kemudian,
DWARRRRR…….
Pepohonan besar itu meledak dan hancur.
Tentu melihat itu Zhou Shiyue semakin antusias dengan tahap selanjutnya. Itu saja baru tahap kedua, bagaiamana dengan tahap selanjutnya, pikirnya.
“Jurus pedang naga kehampaan jiwa.” Serunya lagi.
Reaksi pedang naga kali ini berbeda, Zhou Shiyue melihat sekelilingnya menjadi gelap gulita. Namun entah mengapa Zhou Shiyue mulai memfokuskan perhatiannya pada pohon besar diujung sana, pohon itu seperti bersinar. Tubuhnya seolah bergerak dalam sekejap dan memberi serangan dahsyat pada pohon yang bersinar itu.
Hingga,
DWARRRRRR…..
Pohon itu meledak hingga menjadi abu.
“Itu menakjubkan.” Ia merasa linglung sejenak karena merasa kagum.
Bagaiaman tidak, ia merasa dirinya dikendalikan oleh pedang itu. Seakan dirinya tiba-tiba memiliki kemampuan teleportasi. Titik fokusnya kesuatu objek juga sangat tajam membuat ia dengan mudah mengincar objeknya.
“Jurus pedang naga auman naga api.” Ujarnya
Tiba-tiba tubuhnya melayang diudara saat menggerakan jurus itu. Tak lama kemudan pedang naga berubah berwarna kemerahan dan itu mengandung energi panas yang sangat tinggi.
Tak lama setelahnya,
__ADS_1
Swusshhhhh..
Swusshhhhh…
Swushhhhhh….
Krakkkkk……
BLARRRRRRR…..
Ia bergerak secepat kilat memotong beberapa pohon didepannya hingga menimbulkan ledakan besar saat semua pohon yang ia potong tiba-tiba meledak bersamaan dan terbakar hingga menjadi abu.
Lagi-lagi pemuda itu menatap takjub pemandangan yang ada didepannya. Semakin dahsyat energi itu maka semakin antusias dirinya.
“Jurus pedang naga auman naga es penghancur.” Ia mengerahkan tahap ke lima teknik pedang naga itu.
Sampai pada akhirnya ia merasa suasana menjadi dingin. Tiba-tiba pedang naga terlepas dari tangannya. Tidak tau mengapa ia merasa dituntun untuk mengendalikan pedang itu tanpa harus memegangnya.
Ia memfokuskan energinya pada pedang itu sampai akhirnya ia langsung menuju ke sebuah batu besar disana.
Pedang itu menurut dengan patuh dan ia memancarkan energi dingin yang kuat, cahayanya sebiru langit dan itu sesuai dengan energi asli pedang itu.
Hingga pedang itu menembakkan energi esnya ke arah batu tadi dan membuat batu itu perlahan meledak hingga meledak setelahnya.
Zhou Shiyue sudah tidak tau lagi harus berkata apa, melihat betapa dahsyatnya energi itu membuat dirinya sendiri merinding.
“Pedang naga hempasan kehancuran!!!” ia berseru kencang
Gerakkan tubuhnya yang lentur dan lincah membuat sangat enak dipandang. Tetapi energi disetiap sentuhannya membuat siapapun akan merinding merasakannya. Samar-samar orang akan merasa aura yang jahat di dalam pedang itu tetapi karena penggunanya adalah orang baik maka pedang itu tidak akan berbahaya.
Setelahs selesai menggerakan jurusnya tiba-tiba saja pedang naga mrnjadi besar dan sangat-sangat besar. Jika diperkirakan mungkin sebesar gorilla.
BOMMMMMMMM…
Pedang itu menyerang apapun yang ada didepannya, meski besar tetapi di dalam genggaman Zhou Shiyue tak terasa berat sama sekali, namun siapa sangka aslinya pedang itu sangatlah berat.
Bahkan akibat energinya membuat cekungan dalam didepan sana. Zhou Shiyue membelalakan matanya.
“Gawat, sesepuh akan marah melihat hutan di halaman belakang rumahnya menjadi seperti ini.” Gumamnya saat melihat betapa kacaunya yang ia perbuat.
Tapi Zhou Shiyue mengenyampingkan lebih dulu tentang gurunya, ia kembali melanjutkan teknik pedang naga tahap ke tujuh.
“Jurus pedang naga kemurkaan dewa petir.” Ujarnya sambil memperagakan jurus tersebut.
Hingga dirinya kembali dipaksa pedang naga untuk melayang diudara. Perlahan tapi pasti pedang naga menunjukkan energi petir, itu bahkan berhasil membut langit yang tadinya cerah kini mendung dengan kilat-kilat bersahutan.
Dalam hati Zhou Shiyue hanya berpikir, apakah seluar biasa itu?
__ADS_1
Sampai akhirnya Zhou Shiyue mengerahkan pedang itu jauh kedepan sana. Sekitaran yang memang sudah hancur dibuatnya tadi kini semakin hancur bahkan cekungan itu terbelah menjadi dua dan itu meledak.
Bommm Bommmm Bommmmm…
Ledakan terjadi beberapa kali sampai pada akhirnya…
KRAKKKKK….
Tanah itu retak dan terjun bebas kebawah sana. Zhou Shiyue berjalan dengan gugup mendekati jurang itu.
“Gilaaa ini benar-benar gila, sesepuh akan marah besar!” Zhou Shiyue berkata dengan tidak berdaya melihat bagaimana yang tadinya adalah hutan rimba kini menjadi jurang dalam ribuan meter.
“Cukup sampai disini, aku tidak berani melanjutkan teknik itu. Jika tidak maka aku akan binasa dibunuh sesepuh.”
Zhou Shiyue menyimpan kembali pedang naga, ia tak berniat lagi melanjutkan teknik lanjutan pedang naga itu.
Disisi lain,
“Siapa yang berani melakukan ini?” Dewa Petir berteriak marah karena beberapa kali energinya ditarik paksa dan dirinya merasa seperti dikendalikan.
“Itu, mungkin takdir langit itu.” Sang bawahan berkeringat dingin mengingat tuannya yang tadi hampir kehilangan kendali.
“Artinya takdir langit itu sudah bertindak, ini semua gara-gara dewa takdir itu. Aku harus memarahinya, huh!” Dewa Petir pergi dengan marah, ia tiba-tiba menghilang dari pandangan sang bawahannya.
Sedangkan Dewa Takdir yang sedang menulis takdir-takdir manusia kini dikagetnya dengan seseorang yang berteriak disampingnya.
“Astagaa!! Aku pikir hantu.” Dewa Takdir mengelus jantungnya karena kaget.
“Ini semua gara-gara kau dewa takdir sialan.”
Dewa Takdir dibuat bingung dengan kawannya yang kini ingin menyerang dirinya.
Kembali ke tempat Zhou Shiyue,
Pemuda gagah itu kini sedang santai diatas punggung naga hijau yang mengantarnya ke Sakte Gunung Bunga Persik.
“Jadi kau sudah memutuskan akan menggunakan pedang naga itu nanti?” naga hijau bertanya dengan penasaran
“Ya”
“Apa kau tidak takut dirimu akan diincar oleh musuh-musuh yang mungkin saja lebih kuat?” naga hijau itu mengangkat alisnya
“Untuk apa takut, kalian berkata aku takdir langit. Dan aku percaya itu,seperti apapun masalahannya aku bisa menyelesaikannya.” Ujar Zhou Shiyue dengan percaya diri.
“Hmm baiklah kalau begitu” naga hijau pun hanya bisa menyetujui keputusan pemuda itu.
Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan 😁 !!!
__ADS_1
Maaf ya teman, beberapa hari lalu author gak ada update. Itu karena ada acara pernikahan saudara saya dan saya benar-benar sibuk jadi gak ada waktu buat nulis.