
Di dalam hutan yang luasnya puluhan hektar. Tepatnya hutan daerah perbatasan antara wilayah selatan kekaisaran dan barat kekaisaran.
Zhou Shiyue melangkah dengan ringan, berpindah dari pohon ke pohon sampai ia melihat dua orang pria bepakaian biru seperti pakaian anggota akademi/sakte aliran puith.
Zhou Shiyue tadinya ingin mengabaikan mereka tapi saat ia tak sengaja mendengar percakapan mereka ia mengurungkan niatnya dan bersembunyi diatas pohon besar.
“Kudengar guru dan sakte lain sudah merencanakannya dengan matang mengenai pembasmian partai sesat itu” ujar pemuda yang kiranya berusia 21 tahun.
“Hm, aku pikir ide itu tidak terlalu bagus mengingat betapa bergunanya partai sesat itu jika dapat aliran putih kendalikan” sahut pemuda lainnya yang berusia 24 tahun.
“Ya hanya saja para ketua sakte menganggap tiga partai itu terlalu berbahaya dan bisa menggagalkan rencana aliansi.” Ujar pemuda 21 tahun.
“Tidak juga, bahkan tiga partai ini bisa memperkuat aliansi mengingat jurus terlarang mereka yang nanti bisa membantu aliansi untuk menggugurkan kedudukan kaisar” ujar pemuda 24 tahun sontak membuat mata Zhou Shiyue membulat sempurna.
‘menggugurkan kaisar? Apa maksudnya?’ batinya penuh tanda tanya.
“Aku juga sepemikiran, tapi mengingat pelindung kaisar yang konon katanya adalah seorang legenda membuat para ketua sakte harus memikirkan waktu yang tepat untuk bersatu menyerang pasukan kekaisaran.” Ujar pemuda 21 tahun itu.
Percakapan mereka terhenti kala Zhou Shiyue mendarat tepat didepan mereka dengan aura membunuh.
“Apa benar yang tadi kalian bicarakan?” tanya Zhou Shiue datar.
“Kau? Siapa kau?” tentu dua orang itu waspada apalagi saat Zhou Shiyue memancarkan aura membunuh yang pekat.
“Kalian tidak perlu tau siapa aku, aku hanya ingin tau apakah yang kalian katakana tadi benar?” tanyanya mengerutkan kening.
“Karena kau mengetahui rahasia besar aliansi maka sebaiknya kau mati.” Pria 24 tahun itu mengerahkan jurus pedangnya.
“Huh, aku kan hanya bertanya kenapa terlalu berlebihan?” Zhou Shiyue mendengus sambil menangkis seangan itu dengan mudah.
“Jika guru kami tau kami membocorkan rahasia maka riwayat kami akan tamat.” Pemuda itu menjawab pertanyaan Zhou Shiyue dengan sangat jelas.
Tak ada pilihan lain, Zhou Shiyue terpaksa mengeluarkan pedang apinya dan menyerang mereka berdua.
“Jurus pedang naga pembelah samudra!!” Zhou Shiyue dengan teknik pedang naga ia menyerang dua pendekar raja itu bersamaan.
__ADS_1
Kedua musuhnya terlihat mengerutkan kening, tapi kewaspadaan mereka semakin meningkat mengingat teknik yang dikerahkan musuh mereka bukanlah teknik yang umum dan mudah dibaca.
Hanya dalam beberapa kali tukaran, pukulan mereka tak berhasil menyentuh tubuh Zhou Shiyue. Mereka berdua berkeringat dingin saat Zhou Shiyue memancarkan energi listrik yang dikombinasikan dengan pedangnya.
SRETTT!!!
Ada luka besar yang tertoreh dilengah pemuda 24 tahun membuatnya menyingkir dari pertarungan.
“Jurus api neraka abadi!!” Zhou Shiyue menyalurkan energi panas ke dalam pedang api membuat pedang api bersinar merah menyala.
Zhou Shiyue berlari kencang menyerang pemuda 21 tahun yang tersisa. Pemuda itu menatap tajam kearahnya dan bersiap untuk memukul mundur Zhou Shiyue.
DWARRR!!!
Ledakan terjadi, dan pemuda 21 tahun itu terpental puluhan meter. Darah mengalir deras didadanya dan sebentar lagi pemuda itu mungkin akan mati.
“Saudara Li!” pemuda 24 tahun itu berlari sambil memegangi lengannya menghampiri pemuda 21 tahun.
Sedangkan Zhou Shiyue sudah menyimpan pedang apinya kembali ke ruang penyimpanan.
“Katakan pada guru kalian untuk membatalkan rencana jahat kalian karena AKU TIDAK AKAN PERNAH MEMBIARKANNYA TERJADI!” ujarnya menekankan kalimat akhir.
‘Dunia ini memang penuh ilusi! Ternyata yang baik lebih berbahaya dari yang jahat!’ pikirnya.
(Bocoran: semua teori novel ini ada dalam puisi yang dikatakan oleh pria senja itu)
Dua minggu telah berlalu, perjalanan dalam hutan sangatlah panjang bahkan Zhou Shiyue baru keluar dari hutan yang sangat luas itu.
“Akhirnya aku sampai diwilayah barat.” Ucapnya sambil menghela nafas lega.
Zhou Shiyu yang saat ini berada diperkebunan warga pun kini berjalan melewati tanaman-tanaman warga sampai ia menginjakkan kakinya di sebuah gang. Ia menelusuri gang tersebut sampai ia berada di sebuah keramaian.
Ia menghampiri seorang pria tua dan bertanya
“Permisi kek, ngomong-ngomong desa ini apa namanya?” tanyanya.
__ADS_1
“Ini desa Xujong anak muda, apa kau seorang pengelana?” tanya kakek itu sambil mengernyit penasaran.
“Ya kek, dan oh ya kek kalau boleh tau dimana letak gunung rinjan?” tanya Zhou Shiyue membuat raut wajah kakek itu berubah.
“Apa kau ingin pergi kesana? Gunung itu ada dipenghujung wilayah barat. Kau harus melewati Kota Xudong dulu baru sampai kesana. Tapi saranku jangan pernah pergi kesana karena sudah banyak pendekar sakti yang hilang dan tak pernah kembali dari gunung itu.” Ujar kakek tersebut.
“Ya kek, terima kasih atas bantuannya.” Ujar Zhou Shiyue sambil berlalu meninggalkan kakek itu, ia tak ingin bertanya lebih mengenai kemana hilangnya pendekar di gunung rinjan itu.
Zhou Shiyue tanpa berniat untuk singgah di desa ia kembali melanjutkan langkagnya, hampir dua minggu waktu yang ia habiskan untuk sampai di Kota Xudong.
“Kota Xudong, benar-benar kota megah dan tidak kalah dari Kota Yuhan.” Gumamnya saat ia melihat bangunan-bangunan tinggi dikota itu, apalagi para penduduk yang kini sedang beraktivitas membuat suasana benar-benar ramai.
Zhou Shiyue memasuki kota itu dengan langkah santai, ia ingin melihat-lihat suasana kota dulu sebelum pergi melanjutkan perjalanan. Sampai akhirnya ia melihat kerumunan yang cukup riuh.
Zhou Shiyue berjalan mendekati kerumunan itu, disana ia melihat seorang pria berpenampilan rapi sedang mengumumkan sebuah informasi.
“Bagi siapapun yang bisa menyembuhkan penyakit tuan muda Huang Ran, maka akan diberi imbalan dua buah inti Kristal hewan roh suci dan 1000 keping emas.” Ucap orang tersebut.
Zhou Shiyue diam-diam menunjukkan senyum miring saat mendengar hadiah yang akan diberikan jika bisa menyembuhkan tuan muda tersebut.
“Bagi siapapun yang ingin mencoba memeriksa kondisi dan menyembuhkan tuan muda, maka besok bisa hadir di depan mansion keluarga Huang.” Ujar pria tersebut sebelum pergi meninggalkan kerumunan.
“Luar biasa, hadiahnya tidak main-main.”
“Jangankan dua buah inti Kristal hewan roh, dikekaisaran ini sebutir inti Kristal hewan roh saja sangat sulit dicari apalagi mengingat hewan roh itu setingkat pendekar suci.”
“Aku harus mencoba untuk menyembuhkan tuan muda agar bisa mendapat hadiah.”
Seruan para warga yang bersemangat saat mendengar berita itupun kini bergema di pelosok kota. Semua orang telah membubarkan diri dan bersiap untuk melatih teknik penyembuh mereka agar bisa menyembuhkan penyakit tuan muda yang konon katanya adalah penyakit langka.
Jangan lupa baca episode selanjutnya kawan-kawan !!!
**Catatan:
Mulai hari ini sampai tanggal 30 Desember 2021, author cuma bisa up 1 episode perhari.
__ADS_1
Karena bulan ini author banyak banget kesibukan mulai perayaan natal sampai tahun baru, jadi author minta maaf yang sebesar-besarnya.
Dan mulai up 2 episode perhari nanti pas tanggal 3 Januari 2022 dan seterusnya**.