
BACA, LIKE AND COMMENT✨✨✨
Ini adalah pertama kalinya aku masuk ke ruang guru. Pengap. Masih gelap karena masih pagi. Aku, Selia dan Fire masuk dengan hati-hati.
‘ Tik’
Lampu menyala tiba-tiba. Aku juga dengan pelan masuk dan mengetuk pintu. Hening. Tidak ada orang lain selain kami. Kulihat juga tidak ada guru lain di ruang ini.
“ Oh. Maaf yah ibu terlambat. Sebenarnya ibu yang memanggil kalian bertiga. Ada sesuatu yang perlu kita bicarakan. Ini penting!”
Ibu guru itu memetikkan jarinya. Seketika ruangan di tutup oleh selaput tipis yang menutupi kami semua. Membentuk bentuk setengah lingkaran seperti rumah dari balok es di musim dingin.
“ Hmm… Boleh aku sentuh tanganmu? *menunjuk Fire dengan jarinya yang kuku-kukunya baru di poles dengan cat kuku merah*”
“ Baik… *mengulurkan tangannya*”
“ Ohh… Kau ini pengendali api ya?. Katakan padaku apa orang tuamu tau hal ini?”
“ Tidak. Orang tua ku sibuk dengan pekerjaannya. Jadi tidak sempat memperhatikanku”
__ADS_1
“ Kalau kau? *menunjuk Selia*”
“ Emh… Apa tidak apa-apa? *mengulurkan tangannya*”
“ Hah? Pengendali angin? Hahaha… tidak kusangka akan menemukan pengendali dalam hidupku ini. Orang tuamu tau akan hal ini?”
“ Ya. Mereka juga memberi tau aku cara-cara atau tekhnik untuk menggunakannya karena mereka juga bisa melakukannya”
“ Nah sekarang giliranmu. Anak pendiam”
“ Ya. *mengulurkan tangan*”
Dia memeriksa tanganku sangat lama. Tapi tidak mengatakannya padaku. Dia berkata bahwa akan memberi tauku saat waktunya sudah tepat. Tapi kenapa? Aku kan juga ingin tau.
Rumah guru itu juga aku tidak tau letak tepatnya. Mungkin bisa menggunakan itu. Tapi hal ini sangat tidak sopan. Tapi jika tidak di lakukan aku bisa mati penasaran nanti.
Hah sudahlah. Biarkan saja nanti. Mungkin aku bisa bertemu dengannya nanti. Tapi pemikiranku ternyata salah. Tak ada yang tau dimana rumah guru itu. Dan juga tidak ada yang tau tentang guru itu.
Mereka pikir aku meracau dan masih mengantuk. Selia dan Fire juga tidak mengingatnya. Apa mereka tiba-tiba hilang ingatan? Mengapa begitu? Kenapa hanya aku yang ingat?
__ADS_1
Selesai pelajaran aku pulang dengan wajah putus asa karena tak menemukan ibu guru itu. Dia juga belum mengatakan apa elemenku. Ini sangat membingungkan dan mencurigakan.
“ Mama… Aku pu… lang…"
“ Ohh… Hai! Kau masih ingat aku anak muda?”
“ Mamaaa? Kenapa dia ada di sini? *langsung lari ke belakang Mama dan bersembunyi*”
“ Hahaha… Anakmu ini lucu sekali ya. Dan juga Rin… Ada sesuatu yang ingin ku katakana padamu. Ini juga harus jelas karena kau ibunya. Ibu kandungnya”
“ Langsung saja apa yang mau kau katakan! *aku keluar dari persembunyianku dan berdiri tegak sambil berteriak*”
“ Hush… Sudah Isa… Kamu ganti baju dulu sana!”
“ Tapi Ma…”
“ Tidak boleh melawan perintah Mama!”
“ Baikk… Hmph!*naik ke atas lalu memandang sang ibu guru misterius dengan sinis*”
__ADS_1
Aku tidak tau apa yang akan di bicarakan oleh Mama dan orang itu di ruang tamu. Aku makin penasaran. Oh iya di ruang tamu tadi kan ada air di gelas yang terletak di meja?. Pakai cara itu saja deh.
PASTI BISA!!!