
BACA, LIKE AND COMMENT✨✨✨
“ Baiklah! Kalian tunggu disini yah. Tetap disini sampai aku kembali. Oke! Aku berjanji akan kembali lagi. Ya~ Byebye”
“ Apa arti kata yang diucapkan Tuan Putri terakhir kali itu? Baibai? Apa artinya? Eh? Tunggu! Apa dia akan meninggalkan kita disini?”
“ Sungguh Raisa bodoh! Sembrono! Dia tidak tau kalau itu adalah jebakan”
“ Apa? Apa maksudmu?”
Aku mengikuti Leo kea rah yang aku tidak tau tujuannya. Ini aneh. Fernand tidak bersamanya. Padahal mereka selalu bersama kan? Apa ini adalah…
“ Hoo… Gadis galakku kembali mengunjungiku? Apakah ingin bersama denganku?”
“(Jebakan!)”
“ Oh iya. Aku tidak akan menyakitimu. Kami akan melakukannya dengan lembut~”
“ Hng… Apa kau tau? Seorang yang ada di bawah cahaya selalu memiliki bayangan? Sedangkan orang yang ada di dalam ruangan gelap tidak akan memiliki bayangan sedikitpun? Aku punya banyak orang yang membantuku! Terutama!”
“ Akh! *terjatuh karena terkena tentakel Furu*”
“ Orang-orangmu sebanyak ini tidak ada gunanya! Tau!”
“ Sialan! *berdiri dan membuang air liur yang bercampur darah*”
Beberapa saat yang lalu…
__ADS_1
Aku sudah merasakan ada aura yang tidak biasa pada diri Leo. Seperti dikendalikan oleh seseorang. Aku mengingat bahwa kemarin kami membuat geng berandalan melarikan diri.
Tidak mungkin mereka akan membiarkan kami hidup bebas jika menakuti mereka seperti itu. Untuk beberapa waktu mungkin mereka akan membiarkan kami untuk bersenang-senang.
Tapi aku menyadari bahwa dia akan menyerang balik dalam waktu dekat. Jadi aku bertanya pada Leo untuk mengetesnya. Dan benar dia telah dikendalikan.
Aku memulihkannya dengan bantuan Dessy dan Xion. Lalu memasangkan sumbat telinga pada mereka. Aku juga meminta mereka untuk berpura-pura terhipnotis.
Mudah saja bagi mereka untuk memahami perkataan si berandalan dengan memahami gerakan bibir. Dan berpura-pura terhipnotis itu sangatlah mudah bagi mereka berdua.
Dan perubahan wujud Furu juga membantuku untuk mengelabui berandalan itu yang tidak mengenal Furu dalam wujud elf. Aku memerintahkan Furu untuk membuat cloning kami.
Mungkin untuk para geng berandalan menyusup saat acara perjamuan sangatlah mudah. Dan aku bisa menggunakan hal ini untuk mengetahui rencana para berandalan.
“ Furu kau bisa membuat kloning kan?”
“ Ya! Aku bisa membuatnya semirip mungkin. Aku tidak akan mengecewakanmu! Majikan!”
“ Baik. Nona”
“ Xion kau akan menemaniku memantau para berandalan yang membawa Leo dan Fernand itu”
“*menganggukan kepala*”
“ Baik semuanya! Kita berangkat!”
Kembali ke saat ini…
__ADS_1
“ Yah… Sekarang kau sendirian, Pangeran!”
“ Ti… Tidak mungkin! Bu… Bukannya kalian terhipnotis olehku? *menunjuk Leo dan Fernand yang selesai menghabisi seluruh pengikut berandal tersebut*”
“ Hng… Hng… Hng… Jangan meremehkan aku lhoo!”
“ Ka… Kau… Siapa kau sebenarnya!”
“ Aku? Aku adalah Rubah Putih Kerajaan Elf Hijau!”
“ Ru… Rubah Putih Kerajaan Elf Hijau? A… Apa itu?”
“ Tunduklah padaku dan jangan serang orang lain lagi. Maka akan ku ampuni dirimu!”
“ Ba… Baik! Kau menang! Aku akan tunduk padamu!”
“ Daaann?”
“ Dan tidak akan menyerang orang lain lagi!”
“ Kau bersumpah?”
“ Ya! Aku bersumpah!”
“ Bagus! Ayo pergi!”
Dessy, Xion, Furu, Leo dan Fernand. Kami berjalan lagi menuju puncak pohon oak ini. Untuk melihat langit yang sangat aku idam-idamkan sejak ada di dunia ini.
__ADS_1
Sebenarnya jika di dunia manusia aku tidak begitu menyukai rasa di luar rumah seperti ini. Merasakan angin malam. Tidur di bawah rerumputan hijau. Dan tidak pernah merasakan perasaan rindu terhadap Langit yang bisa dilihat kapanpun aku mau.
Yah Kurasa Aku Rindu Dunia Manusia~