Penguasa Yang Bereinkarnasi

Penguasa Yang Bereinkarnasi
Eps. 23


__ADS_3

BACA, LIKE AND COMMENT✨✨✨


“ Selamat datang kembali, Tuan Putri”


“ Ah? Yang Mulia? Bukannya anda berukuran sangat kecil?”


“ Pfft… Hahhaha… Raisa kau salah paham. Itu bukanlah kami yang sebenarnya. Kami hanya menggunakan Kristal yang kau bawa itu untuk memanipulasi. Hanya ada beberapa yang bisa menemui kami sebanyak dirimu”


“ Maksudnya?”


“ Kristal itu sangatlah luar biasa. Ada 4 kristal di dunia. Aku tau dunia ini sebenarnya sangatlah rumit. Aku juga tau kau datang dari mana. Dunia Manusia aku benar?”


“ Ya! Apa yang kau tau?”


“ Hahaha… Tuan Putri Raisa ini sangat cepat tanggap yah?”


“ Sebenarnya kau tidaklah hilang. Hanya disembunyikan oleh orang tuamu”


“ Maksudmu?”


“ Taka pa. Kau belum siap untuk mendengarkannya. Tujuanmu adalah melihat benda langit kan? Kami berterima kasih karena kau sudah membunuh tumbuhan Dendreich itu”

__ADS_1


“ Iya. Tapi bagaimana kau bisa tau bahwa aku ingin melihat benda langit?”


“ Aku! Ibuku tau hal itu dariku”


“ Xion?”


“ Ya. Ini adalah anakku. Xion”


Aku tak menyangka Xion adalah siluman harimau. Pantas saja dia bisa bicara. Dan Ratu peri adalah Ibunya? Tapi? Bagaimana bisa? Ini sangat aneh! Benar-benar aneh!


Sebenarnya aku sedikit terkejut saat Xion berubah wujud menjadi seperti manusia hanya saja telinganya seperti harimau. Tapi aku tidak bisa menyangkal dia sangat tampannn!


Dessy sudah tertegun di sampingku. Menatap Xion tanpa berkedip. Tidak tau apa reaksi dari Leo dan Fernand. Setelah menemui Ratu, kami di sambut dengan adanya pesta malam itu.


“ Kau disini saja. Jika aku tidak kembali panggil Leo dan Fernand untuk menyelamatkanku *bisikku pada Dessy*”


Aku terkejut karena di ajak menuju ruang bawah tanah. Tapi meskipun di dalam tanah suasananya nyaman. Hangat dan terang. Seperti ada cahaya khusus di dalamnya.


Ku lihat Sang Ratu Peri sudah duduk di singgasana. Dengan Xion di sebelahnya. Ada apa ini? Apa aku akan di bunuh karena mengatakan bahwa Sang Pangeran Harimau ini Kepo?


“ Hormat kepada, Yang Mulia. Ada apakah gerangan Yang Mulia memanggil hamba?”

__ADS_1


“ Pfftt… Hahahaha… Hei Gadis kecil? Kenapa kau begitu hormat pada ibuku? Sedangkan padaku begitu galak?”


“ Sudahlah Xion”


“ Hmph! *menggembungkan pipi*”


“ Tuan Putri Raisa. Aku memanggilmu kemari karena ada sesuatu yang ingin ku katakan”


“ Ya. Apa itu, Yang Mulia?”


“ Bertunanganlah dengan Xion!”


“ A… Apa? Yang Mulia bercanda? Ka… Kami baru saja bertemu… 1… 2… 3… 3 kali, Yang Mulia. Dan kau sudah buru-buru mau menikahkan kami?”


“ Ya Ibu! Apa yang ibu pikirkan?”


“ Nak. Aku sudah semakin tua. Jika kau menikah maka ibu akan tenang di hari tua”


“ Maaf, Yang Mulia. Saya menolak!”


“ Tapi… Tuan Putri Raisa! Jika kau tidak menerima lamaran ini maka kau tidak akan bisa pergi dari sini! *memanggil kawanan Harimau Putih dan mengepungku*”

__ADS_1


“ Yang Mulia… Kau ingin berterima kasih padaku kan? Izinkan aku pergi dan terima kasihmu akan ku terima. Dan lagipula Xion sudah bersumpah padaku! Apa kau ingat sumpahmu Xion? Pemimpin Kawanan Harimau Putih tidak mungkin melanggar sumpahnya kan? Betul kan? Xion! Jawablah Pangeran Xion yang agung!”


Xion hanya tertegun dan menunduk tak berdaya di samping ibunya. Aku terus mendesaknya. Hingga dia...


__ADS_2