
BACA, LIKE AND COMMENT✨✨✨
“ Tuan Putri? Kenapa sangat ingin melihat Matahari, Bulan, Bintang, dan Awan itu? Bukannya di Kerajaan saja sudah nyaman?”
“ Dessy, Menurutmu apakah Tuan Putri dari Kerajaan Elf Hijau ini harus anggun dan lemah lembut? Aku juga harus menyiapkan diriku untuk nanti. Jadi saat menjadi Ratu nanti tidak akan goyah. Paham?”
“ Baik, Tuan Putri”
“ Lagipun kamu adalah dayangku. Akan ku latih dirimu menjadi dayang yang pemberani dan tidak mudah di tindas. Karena kamu adalah dayang Putri Raisa ini!”
Entah dari mana kata-kata yang keluar dari mulutku tadi. Tapi aku merasa lega setelah mengucapkannya. Aku benar-benar tak menyangka di dalam pohon pun aka nada hutan.
Hutan ini lebat. Sangat lebat hingga cahayanya pun tak dapat masuk. Aku dan Dessy masuk dengan berhati-hati. Banyak hewan dan tumbuhan liar disini. Dan aku tidak mengenalinya satupun.
Bentuknya terlalu aneh untuk di pandang. Ada juga beberapa hewan yang aku kenali seperti kuda dan kupu-kupu yang lainnya aku tak tau. Dessy hanya bersembunyi di balik punggungku.
“ Ahh… Tuan Putri! Hummphh…”
“ Dessy? *dalam sekejap mata Dessy menghilang dari pandanganku*”
__ADS_1
“ Para pengawal bayangan keluarlah kemari”
“ Melapor Tuan Putri. Hamba adalah Galileo dan teman hamba Fernando. Hamba mengetahui apa yang menculik Dessy”
“ Benarkah? Apa itu?”
“ Itu adalah tumbuhan Dandreich yang menculik para elf yang masuk ke hutan ini. Kita harus mencari dimana pusat tanaman itu. Tapi…”
“ Tanaman itu tidak memiliki mata. Tapi penciumannya sangat tajam. Dia dapat mencium bau darah meskipun dalam radius 1 km *potong Fernando*”
“ Tapi Dessy tidak terluka sebelumnya”
“ Oh iya… Betul! Mungkin karena tamu bulanannya. Dan apakah mereka memakan para elf yang mereka tangkap?”
“ Kemungkinan besarnya, Iya”
“ Tapi mereka hanya akan memakan mangsanya setelah 48 jam”
“ Kenapa?”
__ADS_1
“ Karena mereka tidak memiliki mata. Jadi mereka harus memastikan mangsanya harus hidup atau tidak”
“ Ohh… ternyata kalian banyak mengetahuinya yah? Apakah ada sesuatu? Tidak mungkin kalian hanya mendengar rumor kan? Jika tau sebanyak ini dan sedetail ini. Paling tidak kalian pernah melihatnya!”
Mereka menunduk lesu. Dan saling berpandangan. Mereka akhirnya bercerita tentang sahabat mereka yang mati mengenaskan dimakan tumbuhan itu.
Tapi mengapa mereka masuk ke hutan ini? Apa yang sebelumnya pernah terjadi di Kerajaan Elf Hijau ini? Ahh… Ini membuatku semakin pusing.
Aku mengikuti mereka di perjalanan. Dan mereka masih mengingat pusat tanaman Dandreich ini. Aku turut prihatin dengan cerita mereka. Sungguh kasihan sahabat mereka ini.
Tidak! Tidak akan ku biarkan Dessy mengalami hal yang sama. Aku akan menemukannya dan mengajaknya melihat matahari bersama. Aku berjanji pada diriku sendiri.
Setelah berjalan beberapa lama. Mereka mengatakan hari sudah akan gelap. Dan mengatakan aku harus istirahat sejenak. Huh! Meremehkan perempuan! Bagaimanapun juga aku kan calon Tuan Putri!
Apa mereka menganggapku lemah? Aku juga bisa melindungi diriku sendiri tau! Tapi ini lebih baik daripada tidak istirahat sama sekali. Tadi mereka juga bertanya padaku.
Padahal jalan menuju pusat tumbuhan Dandreich dan jalan menuju puncak matahari berlawanan. Tapi aku tetap ingin menyelamatkan nyawa dayang yang bagi para bangsawan lain tidak berharga.
“ Hei? Memang nyawa seorang dayang bukanlah nyawa? Bagaimanapun juga dia pantas hidup!”
__ADS_1
“ Baik, Tuan Putri. Maafkanlah hamba yang sembarangan bicara ini”