Penguasa Yang Bereinkarnasi

Penguasa Yang Bereinkarnasi
Eps. 11


__ADS_3

BACA, LIKE AND COMMENT✨✨✨


Aku mengambil air di keran dengan gelas lalu meletakkannya di meja belajarku. Aku menyentuh air itu dengan tangan lalu muncullah sekilas wajah Mama dan Orang itu dalam bayangan air.


Hmm. Dengan begini aku bisa mendengar apa yang mereka bicarakan iya kan? Tapi…


“ Ada apa Na? kenapa kau tiba-tiba datang ke rumahku?”


“ Ehem… Begini Rin. Sebenarnya anakmu itu adalah…”


GAGAL!!!


Air di ruang tamu tiba-tiba tumpah dan telingaku tiba-tiba berdengung. Akhh sakit sekali. Aku tidak berteriak. Hanya terkejut dengan rasa sakitnya.


Sayangnya energi penyembuhan ini tidak bisa ku gunakan untuk diriku sendiri. Haehh… Sial sekalii. Bukannya bisa mendengar percakapan mereka malah mendapat sakit ini.


Malam harinya Papa datang dengan membawa buah sebagai permintaan maaf pada Mama. Karena Papa selalu pulang malam dan tidak memberi kabar padanya.

__ADS_1


Aku ingin sekali bertanya pada Mama tentang hal yang orang itu bicarakan dengan Mama. Aku sangat ingin. Ingin sekali bertanya tentang hal itu. Tapi tetap saja ragu untuk bertanya ke Mama.


“ Tadi Papa lihat ada novel yang baru rilis lho, Sa!”


“ Hah? Masa? Aku mau Paa! Papa belikan aku yaa!”


“ Hahaha… Iya. Kalau Mama mau apa?”


“ Emh… Mama mau apa yang Papa beli saja”


Aku dan Papa terkejut dengan perilaku Mama yang sejak tadi diam saja. Papa bertanya apakah ada masalah? Jika ada masalah beri tau saja. Tapi Mama tetap saja mengatakan tidak ada apa-apa.


“ Pa! Ada sesuatu yang ingin Mama ceritakan di sini! Dia! Isa! Anak kita! Mewarisi kekuatan itu! Dan tidak pernah menceritakannya pada kita!”


“ Ohh”


“ A… Apa maksudmu Ohh? *Mama terkejut dengan reaksi Papa yang santai-santai saja*”

__ADS_1


“ Tidak ada. Hanya saja. Dia kan anak kandung kita tentu saja dia mewarisi sedikit kemampuan itu *sambil mengambil lauk yang lain*”


“ Hngg… Kau kira dia hanya mewarisi sedikit saja? Bagaimana mungkin hanya sedikit? Dia adalah reinkarnasi penguasa terdahulu! Apa kau tidak ingat ramalan itu? Ternyata ramalan itu tertuju ke anak kita!”


“ Ya sudah biarkan saja”


“ Apa? Ada apa denganmu? Kenapa reaksimu begitu berbanding terbalik dengan yang aku bayangkan?”


“ Karena aku sudah tau mulai awal. Sejak dia beranjak dewasa aku sering merasakan adanya kekuatan itu di aktifkan. Meskipun kecil aku dapat merasakannya. Dan juga aku tau kalau itu dia. Isa. Anak kita”


“ Hah? A… Apa? Kenapa kau tak memberi tauku mulai awal? Hiks… hiks… dia akan pergi sayang… itu yang kutakutkan… hiks… hiks… ramalan itu tak pernah salah dan reinkarnasi itu akan menjelajahi dunia lain! Dia hanyalah seorang anak SMA! Seorang anak kelas 3 SMA! Dia belum cukup dewasa untuk mengemban tanggung jawab sebesar ituuu! Hiks… hiks…”


“ Haeh… Kau anggap anak kita ini masih umur berapa? Dia itu sudah cukup dewasa kau tau?”


“ Mama… Papa…”


“ Ya? *mereka menjawab dengan serentak dan lembut seperti biasanya. Hanya saja berbeda dengan Mama yang terisak-isak*”

__ADS_1


Aku menunjukkan kekuatanku di depan mereka hanya elemen air yang kutunjukkan. Dan hanya tekhnik yang biasa saja untuk membuktikan kebenarannya. Mama malah semakin terisak-isak.


“ Nak… Aku tau kamu bisa menguasai kemampuan yang lain. Gunakanlah itu untuk ibumu. Jika tidak dia akan depresi nanti”


__ADS_2