Penguasa Yang Bereinkarnasi

Penguasa Yang Bereinkarnasi
Eps. 43


__ADS_3

♡BACA, LIKE AND COMMENT♡


“ Dimana ini? Kenapa aku bisa ada disini?”


“ Nak? Kau baik-baik saja?”


“ Kau kan… Si… Siapa kau sebenarnya? Apa tujuanmu? Kenapa aku bisa ada disini?”


“ Aku hanya ingin meminta kamu untuk memperbaiki semua kesalahan yang aku perbuat… Aku minta maaf padamu… Kau bawa kantung yang diberikan ibu pada saat baru akan berangkat kan?”


“ Ya… Aku selalu membawanya… Untuk apa kau menanyakannya?”


“ Aku akan memberi tau mu apa guna dari kantung ini… Mau lihat?”


Aku mengangguk dan mengikutinya dengan perlahan-lahan. Di tempat ini aku bisa melihat bintang dan bulan dengan jelas. Tidak perlu berjalan jauh untuk melihat langit. Ini diluar!


Di hutan! Apa aku mengkhayal? Apa aku bermimpi? Tapi saat aku mencubit pipiku sendiri. Rasanya sakit! Berarti ini bukan mimpi dan… Apakah dia nyata? Siapa dia sebenarnya?


“ Kantung ini berisi sedikit bagian dari elemen ibumu. Dan kantung yang satunya ini berisi sedikit bagian dari elemen ayahmu”


“ Lalu?”


“ Ini bisa kau gunakan untuk menambah kekuatanmu. Tapi jika digunakan terus menerus akan habis nantinya. Dan saat kau membutuhkannya tidak akan bisa lagi”


“ Ohh…”


“ Kau cukup cerdik sama sekali tidak menggunakannya sejak awal. Jadi aku bisa mengembalikan rohmu ke tubuhmu lagi”


“ Tunggu… Apa artinya aku sudah… Mati?”


“ Yah… Bisa dibilang begitu sih… Tapi sepertinya Tuhan menyayangimu. Kau juga memiliki Kristal itu kan? Sebenarnya dengan itu kau bisa menguasai dunia elf ini”


“ Ayolah… Aku tidak tertarik dengan hal itu”


“ Baik… Baik… Aku tau kau akan mengatakan hal itu”


“ Cepat katakana apa kegunaannya”


“ Kristal ini dapat merekam apapun. Dapat merekam tempat. Jika kau ingin kesuatu tempat kau bisa menggunakan Kristal ini. Asalkan ada rekaman tempat itu. Atau istilahnya kau pernah kesana sebelumnya”


“ Hanya tempat?”


“ No… No… No… Tidak hanya tempat! Kristal ini dapat merekam benda lain juga… Jadi jika salah satu sepatumu hilang kau bisa menggunakan Kristal ini untuk membuatnya lagi… Bagaimana? Hebat bukan?”


“ Biasa saja…”

__ADS_1


“ Haeh… Kalau begitu tugasku untuk menjelaskan sudah selesai… Silahkan kembali ke tubuhmu lagi~ Dadahh”


Seketika aku terkejut saat wanita itu mendorongku ke dalam sebuah lubang. Aku rasa saat mati pun akan merasakan rasanya mati lagi. Kenapa jadi bodoh sekali sih?


“ Huwaaaa!”


“ Tuan Putri? Tuan Putri anda masih hidup! Dessy senang sekali… Tuan Putri apakah merasa sakit?”


“ Tidak… E… Berapa hari aku berbaring seperti ini?”


“ Emh… 1… 2… 3… kurang lebih selama 1 minggu! Ada apa, Nona?”


“ Ka… Kau tidak bercanda kan? Dan dimana yang lainnya? Kenapa sepi sekali?”


“ Raisa kau masih hidup?! Kenapa kau berbaring begitu lama?”


“ Lalu? Kenapa? Apa kau ingin menghukumku?”


“ Ya! *tiba-tiba mengecup bibir Raisa*”


“ De… Dessy tidak melihat Dessy akan pergi menyiapkan makanan”


“ Hmp… Ng… Xi… Xion! Apa yang kau lakukan?”


“ Menghukummu! Hwaaa! Aku sangat rindu padamu Raisaaa~ *memeluk dengan erat*”


Hari itu aku sudah berhasil melihat langit. Kali ini anggota kami berkurang 2. Yang pertama adalah lelaki yang sampai sekarang aku tidak tau namanya. Dan yang kedua adalah Furu.


Yang berhasil kuajak melihat langit kali ini hanya Leo, Fernand, Xion, dan Dessy. Setelah puas melihat langit aku teringat dengan Kristal yang telah menjadi satu.


“ Kenapa kau menyatukan Kristalnya dengan jiwaku?”


“ Karena aku ceroboh! Tidak bisa menyimpan barang dengan baik… Jadi aku membiarkan sebagian Kristal menyatu dengan jiwamu”


“(Akhirnya kau menyadarinya juga…)”


“ Itu juga karena kesalahanku. Aku memberikan Kristal itu saat tubuhmu masih muda. Jadi ibuku hanya bisa menyelamatkan sebagian Kristal dan menyimpannya”


“ Sudahlah… Itu sudah berlalu… Biarkan saja… Oke?”


Aku mengingat bahwa Kristal itu dapat merekam tempat. Aku pertama kali membawa Kristal ini dari hutan elf hijau. Jadi Kristal ini hanya bisa merekam disana. Meskipun tidak langsung di Kerajaan tapi ya sudahlah.


Daripada jalan jauh lagi kan? Setidaknya di hutan elf hijau ini bisa sekalian mengantar Xion untuk pulang kan?


“ Baiklah! Ayo kita ke hutan elf hijau!”

__ADS_1


Seketika Kristal itu mengeluarkan cahaya. Lalu melayang di tanganku. Seketika terbukalah portal. Aku mencoba untuk masuk dan benar! Ini hutan elf hijau!


Wanita itu tidak berbohong kepadaku! Kristal ini benar-benar bekerja! Sepertinya akan mudah jika bertualang dengan menggunakan ini. Bisa mempersingkat waktu!


Tapi energi yang digunakan cukup banyak. Aku hampir kehabisan tenaga dan pingsan setelah menggunakannya. Mungkin untuk kedepannya Kristal ini digunakan disaat genting saja!


Kami berpindah tepat di Kerajaan Peri Harimau Putih. Rumah Xion. Kerajaan sang Ratu Peri. Ibu dari Xion. Pihak kerajaan langsung menjemput kami dan menjamu kami masuk.


“ Xion? Ada apa denganmu?”


“ Aku ingin ikut denganmu! Aku tidak mau di hutan ini…”


“ Tapi ini kan rumahmu! *berbisik pada Xion yang merengek pada Raisa*”


“ Tidak mau! Aku ingin ikut denganmu! Tidak peduli apapun!”


“(Sepertinya ini akan sedikit sulit)”


Saat aku baru berpikir bahwa membawa Xion pergi pasti akan sulit. Tiba-tiba datanglah sang Ratu Peri. Tapi dia tidak memakai gaun? Hanya jubah dan pakaian biasa? Apa yang terjadi?


“ Sepertinya Raisa salah paham disini”


“ A… Apa?”


“ Aku bukanlah ibunya. Aku hanya seseorang yang mengambilnya saat dia terluka di hutan. Lalu merawatnya. Jadinya dia memanggilku ibu. Kuteruskan saja”


“(Tepat seperti yang aku duga. Bagaimana mungkin seorang Peri bisa melahirkan siluman! Siluman Harimau Putih pula! Sangat tidak masuk akal! Dan tidak mungkin ibu kandung akan membiarkan anaknya keluar semudah ini. Dan mengusirnya? Sungguh tidak bermoral! Apakah dia benar-benar seorang Ratu?)”


“ Xion? Jika kau ingin pergi dengan Raisa pergilah… Aku tidak akan melarangmu…”


“ Ratu? Kenapa kau tidak menggunakan gaun?”


“ Karena aku akan ikut denganmu!”


“ Hah? A… Apa? Mana mungkin… Kau kan Ratu dari para Peri disini! Bagaimana bisa kau pergi dari rakyatmu?”


“ Tenang saja… Mereka itu baik-baik saja…”


“ Apa yang kau-”


“ Ibu… Aku akan bersedia menggantikanmu…”


Saat sang Ratu datang ke meja kami. Kukira dia akan marah-marah karena tidak ingin anaknya pergi dari sisinya. Lalu menamparku atau apalah itu. Yang aku pikirkan. Tapi sepertinya bukan itu.


Ini sangat aneh. Dan tiba-tiba aku melihat seorang wanita seumuranku datang dan berkata seperti itu pada sang Ratu. Apa ini? Perpindahan kekuasaan sementara? Bukankah terlalu gegabah?

__ADS_1


Dan Xion bukanlah anak kandungnya? Sebenarnya sandiwara apa yang dia mainkan ini? Para rakyat Peri ini biasa-biasa saja melihat kejadian ini? Tidak ada ekspresi sedikitpun?


“ Tenang saja, Tuan Putri Raisa… Yang ini benar-benar adalah anak kandungku… Vey. Dia adalah calon Ratu yang sebenarnya…”


__ADS_2