
BACA, LIKE AND COMMENT✨✨✨
Aku bangun dengan peluh di pipi dan di kening. Mama sudah duduk di sampingku dengan wajah yang cemas tak terkira. Aku juga mulai memeluk Mama dengan pelan.
“ Mimpi apa, Isa?”
“ Nggak mimpi apa-apa, Ma… Cuman terkejut aja di dalam mimpi”
“ Ya udah langsung bangun aja, ya. Udah pagi juga. Kita langsung sarapan. Kamu mandi dulu, ya”
“ *Aku hanya menganggukan kepala mengiyakan perkataan Mama*”
Karena perintah Mama aku langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Lagi-lagi aku bermain dengan air di bak. Tapi kali ini berbeda.
Airnya sepertinya enggan mengikuti gerakan tanganku. Mungkin karena pikiranku kacau. Sejak adanya mimpi pertama itu aku jadi selalu kepikiran hal itu.
Selesai membersihkan diri aku membantu Mama menyiapkan sarapan. Ku lihat mata panda Mama. Sepertinya Mama begadang semalaman menunggu Papa yang tak kunjung kembali.
Saat di meja makan pun aku memimpikan hal itu lagi. Hingga Mama heran denganku yang sedari tadi melamun dengan tatapan kosong ini. Makanannya pun jadi dingin karena diriku yang tidak selera makan.
“ *Nak? Aku hanya ingin memberi tau kamu. Dalam hidup ini kita harus selalu waspada. Meskipun orang itu sangat dekat dengan kita. Kamu harus hati-hati”
__ADS_1
“ Anda siapa sih? Kenapa selalu muncul di mimpiku*!”
Hal itu cukup membuatku terkejut dan kacau. Di tambah lagi tiba-tiba Fire datang ke rumah. Karena ingin berangkat bersama katanya. Aku juga tidak tau dia tau alamat rumahku dari mana.
Mama yang melihat seseorang yang lawan jenis datang ke rumah dan mengajakku untuk berangkat bersama pun mulai berpikiran yang macam-macam dan menganggap kami punya hubungan.
Padahal baru kenal. Benar! Sepertinya dia benar-benar orang yang paling bodoh di kelas! Tapi aku juga tidak bisa asal tuduh begini kan? Soal Lia. Aku masih enggan untuk menceritakan hal ini dengannya.
Pada waktu itu entah kena angin apa sepertinya ada orang yang menjahiliku. Padahal aku tidak pernah sekalipun menyinggung seseorang di kelas.
Saat aku masuk ke kelas. Tiba-tiba saat membuka pintu…
‘Byurr…’
Membuat gumpalan air itu menguap. Sedangkan Lia tiba-tiba berada di kelas padahal aku dan Fire berada di pintu masuk kelas. Dan jendela kelas juga tertutup rapat. Bagaimana dia bisa masuk?
“ Woah! Kekuatan tersembunyi!”
“ Siapa? *Aku, Lia, dan Fire terkejut karena menemukan seseorang di kursi belakang yang diam sedari tadi*”
“ Wowww! Hebat sekali, ya. Ternyata inilah ramalan yang aku tunggu-tunggu. 3 orang sahabat yang memiliki kekuatan. Memang tidak sia-sia aku pindah kemari”
__ADS_1
“ Siapa kamu?”
“ Aku? Bukannya kamu tau, Isa? Aku lah orang yang meneriakkan kalimat bahwa orang yang paling bodoh ke Lia di kelas agar dia merasa putus asa”
“ Apa tujuanmu!”
“ Hah? Heh anak baru! Jangan sok belagu lah! Kamu mau deketin Isa karena dia punya Kristal itu kan?”
“ *Seketika aku langsung menjauh dari Fire*”
“ Apa maumu?”
“ Haehh… Si Lia… Yang sok baik padahal cuman mau nyontek doang!”
“ Kamu! Siapa kamu!”
“ Aku? *Seketika ruangan kelas di tutupi kabut hitam tebal. Sejenis tameng yang menutupi kami*”
“ Siapa kamu! Apa yang kamu mau dari kami Hah!”
“ Aku? Kamu masih ingat aku? Putri Selia?”
__ADS_1
“ Dania! *Tiba-tiba dia berubah wujud menjadi makhluk dengan tanduk di kepala. Mengerikan*”