Penjaga Hati

Penjaga Hati
Kerja sama


__ADS_3

Setelah puas bermesraan dengan istrinya, Arka pun mandi dan bersiap untuk kembali ke kantor.


"Sayang, nanti malam kita mau ke suatu tempat, pulang kantor aku jemput, jadi jangan ke mana-mana" kata Arka


Cenza mendekat mengikat dasi untuk Arka


"Memangnya kita mau ke mana Sayang? "


"Nanti juga kamu tahu" Arka


mencium bibir Cenza


"Kamu sangat manis sayang, rasanya jadi malas balik ke kantor" bisik Arka di mulut Cenza.


Cenza mendorong pelan dada Arka


"Nanti kamu tidak jadi ke kantor kalau begini terus" cemberut Cenza


Arka hanya tersenyum, mereka berdua turun untuk makan bersama sebelum Arka kembali ke kantor.


Vanny sedang asik bercerita dengan teman-temannya ketika ia melihat Arka muncul dari kejauhan


"Guys itu dia, aku kan sudah bilng dia tidak akan bisa move on dari aku" Vanny sangat percaya diri.


Ia menunggu Arka mendekat sambil memamerkan senyum termanis yang ia miliki.


Akhirnya kamu kembali ke pelukanku Arka


Arka berdiri menghadap Vanny, raut wajahnya dingin dan mematikan, Vanny menjadi pucat


Kenapa Arka menatap ku seolah-olah ingin menelanku


Arka melemparkan foto-foto yang dikirim Vanny kepada Cenza, foto-foto itu jatuh berserakan di kaki Vanny, teman-temannya hanya terdiam melihat bergantian kedua orang itu.


"Sekali lagi kamu berusaha membuat Cenza ku menangis kamu akan menyesal pernah berurusan dengan ku" ancam Arka. Matanya tidak berbohong, ia membuat Vanny semakin pucat


"Maksud kamu apa Ka? "


"Berhentilah berpura-pura bodoh Vanny, atau kamu ingin ku permalukan lebih banyak lagi? "


Vanny terdiam.


"Jauhi aku dan orang-orang ku, aku tidak ingin melihat mu berada di sekeliling ku"


Arka melangkah meninggalkan Vanny yang benar-benar malu di depan teman-temannya.


"Kamu sih Van, kan sudah dibilangin jangan berurusan lagi sama Arka, begini jadinya" gerutu Ellen sahabatnya.


Vanny hanya diam, dalam hati ia memaki Arka karena mempermalukannya seperti ini.


Awas kamu Ka, kamu sudah mempermalukan aku, aku akan membalasmu


David yang beberpa hari ini meminta orang suruhannya untuk membuntuti Arka mendapat ide cemerlang.

__ADS_1


Mendapat laporan bahwa ada gadis mantan kekasih Arka yang masih mengejar Arka, ia mendapat ide untuk bekerja sama dengan gadis itu.


David berusaha mencari tahu tentang Vanny, ia akan menjadikan gadis itu sekutunya dalam membalas Arka dan Vanny.


Ia akan membuat Vanny kembali menyukainya, apapun caranya.


Sore itu Vanny keluar kantor dengan mobilnya menuju minimarket terdekat. Ia hendak membeli keperluannya.


Vanny turun dari mobil namun ia tidak sengaja di tabrak seseorang yang sedang buru-buru mau ke dalam.


"Sorry sorry.. " sahut Orang yang menabrak Vanny.


Vanny berbalik menatap orang yang baru saja menabraknya


Busyet ni cowok cakep banget, ditabrak lagi juga aku mau


David pura-pura belum mengenal Vanny, Ia menyodorkan tangannya untuk mengajak Vanny berkenalan. Vanny dengan senang hati menyambut tangan David.


"David"


"Vanny"


Dan dengan keahliannya dalam mencuri hati seseorang, David pun dengan mudah memperoleh nomor ponsel Vanny.


Setelah berbasa-basi sebentar David pun pergi, meninggalkan Vanny yang kege-eran.


Dalam pikirannya Arka tidak ia dapatkan cintanya tidak masalah, David pun bisa jadi incaran barunya. Sepertinya David bukan hanya tampan tapi juga tajir.


 


 


David mulai melancarkan aksinya dengan lebih dulu mengirim pesan ke Vanny.


Berbasa-basi sebentar dan David mulai memancing Vanny


"Aku sih baru saja merasakan kecewa karena ditinggal sama orang yang sangat aku sukai"


"Oh ya? bagaimana ceritanya? "


"Aku kembali ke sini untuk bertemu dengannya, tapi dia sudah menjalin hubungan dengan salah satu pengusaha muda kaya raya, yang membuat aku sangat kecewa"


"Sudahlah toh bukan cuma dia cewek di dunia ini, aku juga baru dikecewakan seseorang, tapi untuk apa terus-terusan memikirkan orang yang tidak peduli sama kamu"


"Yah aku juga maunya begitu, tapi aku sangat marah karena merasa dipermalukan, meskipun harus melawan seorang Arka Adijaya aku tidak takut" Arka melempar umpan


Dan umpannya langsung di sambar Vanny


"What? Arka Adijaya? kita kok berjodoh ya, dia juga orang yng sudah membuat aku dipermalukan"


"Wah benar-benar suatu kebetulan. Aku sangat ingin memberinya sedikit pelajaran, namun masih bingung harus membalasnya dengn cara apa"


"Aku punya ide, bagaimana kalau kita menerornya melalui pacarnya? "

__ADS_1


"Ide bagus, aku juga memikirkan hal itu"


"Kalau begitu besok kita ketemuan"


"Ok"


David sangat senang mengetahui pancingan nya berhasil. Ia akan lebih mudah membalas Cenza dan Arka dengan bantuan Vanny.


Esoknya, David dan Vanny bertemu di restoran depan kantor Cenza. Mereka berdua sudah merencanakan untuk membuat Arka stress melalui Cenza.


"Kamu bisa ke kantornya sekarang, sebelum ia dijemput Arka"


"Tapi apa tidak sebaiknya kamu saja Dave?"


Vanny masih takut mengingat ancaman Arka padanya.


"Kalau aku bisa aku sudah ke sana, masalahnya mereka sudah mengenalku jadi aku tidak diijinkan bertemu Cenza".


Setelah ragu-ragu sejenak, Vanny pun keluar dan berjalan ke arah kantor Cenza, mobilnya ia tinggalkan di parkiran restoran.


Vanny memasuki kantor dan mengatakan kepada security bahwa ia ingin bertemu Cenza.


Beberapa saat kemudian Cenza muncul, dan betapa terkejutnya dia melihat Vanny, ia ingin berbalik ke dalam daripada meladeni Vanny, tapi itu akan terkesan seolah-olah ia takut bertemu Vanny. Karena tidak ingin merasa terintimidasi Cenza berjalan terus menghampiri Vanny


"Ada yang bisa saya bantu? " tanya Cenza tanpa bertele-tele


"Aku ingin memberitahu kamu kalau kamu itu bukan level aku untuk bersaing mendapatkan Arka. Kamu tahu sendiri kalau aku sama Arka tuh sangat dekat"


"OMG kamu jauh-jauh ke sini cuma mau menyampaikan itu? buang-buang waktuku saja"


Cenza sudah hendak berlalu meninggalkan Vanny, namun Vanny keburu berdiri dan menghadang Cenza


"Apa lagi? "


"Kamu jangan merasa menang dulu, aku akan merebut Arka kembali dan membuatmu menjadi gembel. Kamu akan menyesal karena sudah mencari permasalahan denganku"


"Aku sangat takut mendengar ancamanmu. Saking takutnya aku ingin segera menikah dengan Arka"


jawab Cenza sambil tersenyum mengejek


Vanny mengepalkan tangannya


"Kamu tidak bisa dikasih tahu dengan baik-baik ya, mungkin kamu harus diberi sedikit pelajaran supaya kamu bisa tahu dengan siapa kamu berbicara" Vanny mulai kesal karena diejek Cenza


"Kenapa kamu tidak menemui aku saat aku bersama Arka? kamu takut ya dia akan menunjukkan kalau dia lebih perhatian ke aku? sama seperti saat dia memperkenalkan aku sebagai pacarnya saat itu? "


"Kamu sangat percaya diri, aku kuatir kamu akan sangat sakit jika nanti ditinggalkan Arka"


"Percayalah Arka tidak akan meninggalkan aku. Dia terlalu cinta sama aku".


Vanny menahan napas saking kesalnya,


" Aku akan membuatmu menyesal"

__ADS_1


Vanny segera pergi meninggalkan Cenza yang hanya bisa tertawa melihat usaha Vanny untuk membuat ia berpisah dengan Arka.


__ADS_2