Penjaga Hati

Penjaga Hati
Perdebatan Lucas dan Renita


__ADS_3

Disisi lain,Renita dengan serius menyusun tiap lembar berkas yang entah sudah yang ke berapa dia susun,tapi itu tak masalah untuknya,sedangkan Lucas yang terbiasa sendiri di ruang kerjanya sedikit terusik dengan kehadiran Renita di dalam ruang kerjanya


"Tadi kenapa nangis?"tiba-tiba Lucas bertanya pada Renita


"Nangis??siapa?saya pak?"Renita bingung dengan pertanyaan Lucas


"Iya lah,siapa lagi?disini kan hanya ada kita berdua!"sungut Lucas


"Oh iya-ya sampai lupa"sahut Renita konyol


"Jadi,tadi kenapa kamu nangis saat jam istirahat?"Lucas mengulangi perbuatannya


"G ada yang nangis pak,hanya terkena air saja saat di toilet"balas Renita santai


"Kamu terbiasa bohong ya? gampang banget bohongnya"ledek Lucas


"Bohongin orang seperti anda itu tak dicatat dosanya pak"tanpa takut Renita menjawab ucapan bosnya,dan itu membuat Lucas mengernyitkan dahinya


"Emang saya orang yang seperti apa?"tanya Lucas penasaran

__ADS_1


"Mau jawaban jujur atau bohong nih?"tantang Renita


"Jujur lah"


"Serius mau yang jujur?karena jujur itu sangat menyakitkan,gimana kalau bohong saja?biar menyenangkan hati"tawar Renita sambil nyengir


"CK,saya g suka kebohongan,lebih baik kejujuran yang menyakitkan dari pada bohong yang menyenangkan"


"cih, tapi anda suka status bohongan"cibir Renita


"Apa sih maksudnya?ngomong yang jelas Ren,dan katakan saya ini orang yang seperti apa..jujur ya"


"Lo..anda tau nama saya?kalau gitu saya g mau jujur,nanti anda pecat saya karena marah"sungut Renita dengan terus menyusun berkas-berkas sambil selonjoran di lantai


"Oke, menurut rumor yang beredar,anda itu bisa di katakan pria br*ngs*k,karena suka dengan banyak wanita,meski tak pernah memiliki hubungan atau status yang serius dengan wanita,tapi anda selalu memberi harapan palsu pada banyak wanita,yaaa pokoknya 11-12-13 sama pak Igo dan pak Guntur,kan kalian solmet dalam hal keburukan"tanpa ada yang ditutupi Renita mengatakan dengan gamblang apa yang sering dia dengar dari kebanyakan wanita di kantor ini


"seperti itu kah?lalu apa pendapatmu tentangku?apa kamu juga setuju dengan rumor yang beredar?"Lucas ingin memastikan tanggapan wanita yang saat ini sangat ceroboh dengan tindakannya itu,dia duduk selonjoran dengan melepas sepatunya di hadapan pria asing,ditambah rok span yang di pakainya makin ketarik ke atas,hingga memperlihatkan paha putih tanpa noda,itu sungguh menggoda,apalagi mereka hanya berdua saja di ruangan ini,apa dia tak sadar tindakannya itu bisa membangunkan singa lapar ini


"Setujulah,kan itu kenyataannya,lagian sudah terbukti kebenarannya,bahkan hampir setengah dari karyawan wanita di perusahaan ini pernah menjadi pacar pak Igo,dan juga pernah menjadi teman tidur anda dan pak Guntur,iya kan?"Renita menatap Lucas dengan tatapan geli

__ADS_1


"Hahaha..kami hanya ingin bersenang-senang saja Ren,lagian pria kan harus cari pasangan yang baik untuk dijadikan istri,anggap saja ini masa seleksi"elak Lucas


"Seleksinya dengan cara menidurinya?apa anda tak takut kena penyakit?dan kasihan sekali istri anda nanti hanya dapat bekas,karena suaminya udah menjajakan diri pada banyak wanita"Renita kembali memilah-milah berkas di depannya


"Hey..jangan pakai kosa kata MENJAJAKAN dong,mereka yang menawarkan diri,saya tak semurahan itu,lagian saya selalu pakai pengaman"elak Lucas kesal


"Apa bedanya anda dengan mereka, sama-sama menikmati kemaksiatan,tak ada jaminan pengaman bisa mengamankan,anda pakai pengaman di mana?dan apa anda tau cara penularan penyakit seperti apa?lagian virus itu kan sangat kecil,tak kasat mata jadi anda tak akan tau kalau virus itu masuk ke tubuh anda melalui apa"cebik Renita,dan itu sukses membuat Lucas terdiam sesaat,ada sedikit bimbang,takut dan khawatir,karena apa yang di katakan Renita ada benarnya juga,banyak wanita-wanita yang dia pakai berasal dari club',dan sudah pasti mereka juga sering dipakai banyak pria yang entah sudah berapa banyak pria yang menidurinya.


"Sudahlah,jangan bahas saya lagi,kamu tadi nangis karena Rubby akan menikah dengan Guntur ya?saya tadi lihat kamu dan Anjani matanya merah dan sedikit bengkak"Lucas mengalihkan pembicaraan


"Heemmhh iya pak,sangat disayangkan kalau Rubby harus mengorbankan dirinya pada pak Guntur,Rubby itu kan gadis muda yang baik,g neko-neko dan masih polos,masak iya dia jadi mangsa serigala lapar seperti pak Guntur,itu sangat g adil untuknya"cerocos Renita tak merasa bersalah sedikitpun,dia bahkan berkata seperti itu tanpa melihat Lucas


"Jaga bicaramu,kalau Guntur dengar kamu bisa dipecat"Lucas geram juga dengan Renita yang terlalu jujur


"Pak Guntur g bakalan tau kalau Anda g ngadu pak,kan kita hanya berdua saja disini,jadi aman ghibahin bos besar"


"Terserah deh..tapi kalau menurut ku Rubby beruntung,karena bisa menikah dengan Guntur meski hanya secara siri,secara Guntur itukan pria yang tampan,sukses,kaya dan sangat terkenal,dia bisa mendapatkan apapun yang dia inginkan pada Guntur"terang Lucas


"Itu tidak benar,mereka menikah tanpa rasa cinta,setelah bercinta maka tak ada lagi yang bisa di harapkan dari hubungan mereka,tak ada harapan kedepannya,pak Guntur tak akan dihilangkan apapun,tapi Rubby akan banyak kehilangan di pernikahan sesaat ini"Renita menerawang dan memikirkan nasib Rubby kedepannya akan seperti apa

__ADS_1


"Maksud kamu apa?Rubby tak kehilangan apapun,yang ada Guntur yang kehilangan banyak,karena harus menyerahkan Mega proyeknya pada perusahaan yang belum berkembang"


"Sudahlah pak,kita tak perlu banyak bicara,anda akan membela teman anda,dan saya akan membela teman saya, pembicaraan ini tidak sehat,karena pasti akan berujung pada pertengkaran,jadi jangan dilanjutkan Ok"Renita kembali berkutat pada berkas-berkas yang ada dihadapannya dengan serius,tak ada lagi pembicaraan diantara mereka


__ADS_2