Penjaga Hati

Penjaga Hati
Bagaimana Caranya Meyakinkanmu


__ADS_3

Guntur dan Rubby langsung kembali ke resort karena cuaca yang mulai mendung gelap,saat dijalan gerimis sudah mulai membasahi bumi dan mulai jadi hujan yang cukup deras hingga mengganggu jarak pandang Guntur dalam berkendara


"Pelan saja,hujannya cukup lebat jalanan juga licin selain itu jarak pandang juga terbatas"tutur Rubby lembut


"Ok..apa kamu kedinginan?ada jaket di jok belakang, ambillah biar lebih hangat"


"Tidak usah,aku sudah cukup hangat pakai sweater rajut ini,aku bisa mengambilkan untukmu kalau mau?"tawar Rubby sambil tersenyum manis


"Tidak perlu, sebentar lagi juga sudah sampai aku mau kehangatan yang lain"balas Guntur sambil mengerling nakal


"Fokus..jalanan tidak mendukung mu untuk berbuat yang tidak-tidak"Rubby cuek dengan godaan suaminya,tapi wajahnya merona juga


"Hahaha...manis sekali,mungkin kita bisa berhenti disini untuk menghangatkan badan dulu by?"


"Jangan aneh-aneh,disini banyak pohon tinggi,nanti kalau timbang kan bahaya,lagian tinggal dikit lagi juga sampai,kita bisa menghangatkan diri saat diresort"


"Oke..siap istri ku"sahut Guntur semangat,mereka memikirkan hal yang berbeda..Guntur mikir menghangatkan badan dengan enak-enak kalau Rubby mikir menghangatkan badan dengan mandi air hangat dan bersantai di depan perapian dengan segelas kopi atau teh


Sesampainya di resort,Guntur langsung keluar dengan payung di tangannya,dan membukakan pintu untuk istrinya sekalian memayungi nya agar tidak kehujanan,sampai kedalam Guntur langsung menggendong istrinya menuju ke kamar mereka dan hendak menerkam Rubby tapi Rubby langsung menahannya

__ADS_1


"Hey..ada apa denganmu ini?kita harus segera mandi untuk menghangatkan badan,kalau tidak nanti bisa Kena flu"langsung membuka baju suaminya dengan telaten,tapi tidak dengan celananya..dan langsung menyiapkan baju dan handuknya sekalian, setelahnya dia langsung menuju kamar mandi untuk menyiapkan air hangat,Guntur yang terdiam karena kesalah tahanan dalam mengartikan kata menghangatkan badan hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal,konyol sekali istrinya terlalu lugu untuk memberi isyarat seperti itu,tapi dia punya ide yang bagus..dengan cepat dia menyusul Rubby ke kamar mandi dan segera membuka celana hingga polos


Rubby yang masih menyiapkan air hangat langsung dibuat terkejut saat Guntur memeluknya tanpa memakai apapun,dan langsung menghujaninya dengan kecupan-kecupan yang sedikit menuntut


"Aahhh..hentikan dulu,aku masih siapkan air buat kamu mandi"keluh Rubby tak tahan dengan serangan yang diberikan suaminya


"Kita akan mandi bareng setelah ini by"suara yang mulai terdengar serak dan berat membuat telinga Rubby terlihat memerah,Guntur sangat tau kalau istrinya itu pasti sudah merona..ooohh manis sekali dia


"Tapi.."belum sampai kalimatnya selesai,Guntur sudah membalikkan badannya dan menyerangnya, entah sejak kapan semua baju yang di kenakan Rubby sudah tak tersisa lagi,hingga membuat Guntur makin leluasa menjelajahi tiap inci tubuh mungil istrinya itu..


"By..oh,ini sangat nikmat sayang.."rancau Guntur saat menikmati tubuh istrinya


"Pelan-pelan..aku..aah.."


"Aaarrgggghhh...terima kasih sayang cup-cup-cup"Guntur mencapai puncak kenikmatan nya,dan menenggelamkan di jumbo hingga terasa sesak menyatu sepenuhnya disarang kesayangannya,dan langsung memberi kecupan basah di wajah istrinya,Rubby terlihat lemas dan berkeringat


"Bisa dilepas sekarang?milikmu terlalu besar,membuatku sedikit nyeri"Keluh Rubby


"Masak sih?kita sudah melakukannya berkali-kali,kok masih sakit?setelah mandi aku akan memeriksa nya"kata Guntur tanpa beban dan Rubby melotot mendengarnya

__ADS_1


"Itu tidak perlu,nanti juga akan sembuh sendiri"tolak Rubby,dia tidak tau apa maksud Guntur dengan kata memeriksanya itu,dikiranya sudah traveling kemana-mana


"Kenapa?kamu takut?atau Melu?"Guntur melepaskan si jumbo dengan berlahan,bahkan dia masih sempat menggerakkannya maju mundur sebentar untuk menggoda istrinya,dan dia sangat menikmati itu..


"Aahh..hentikan"rengek Rubby,entah sadar atau tidak suara Rubby sangat menggoda ditelinga nya, Guntur tertawa kecil dan menggendong istrinya untuk berendam bersama,tapi tetap saat berendam di jumbo yang masih ?on menghangatkan diri disarang nya,karena Rubby berada di pangkuan Guntur dengan posisi saling berhadapan


"Aku menyukai posisi ini,karena bisa leluasa melakukan apapun padamu"sambil terus memberi kecupan dimanapun dia mau,bahkan tangannya tak bisa diam,kadang meremas,memilin atau hanya meraba-raba bagian dada mungil istrinya


"Jangan seperti ini,milikmu tegang lagi ini"dengus Rubby kesal,karena Guntur tak ada lelahnya saat seperti ini,padahal dia hampir remuk tubuhnya karena digempur habis-habisan


"Kalau gitu kamu harus menenangkannya by"


"Aku? disini?"Guntur mengangguk dengan senyum penuh harap,dia sangat ingin memakan istrinya ini dimanapun,sungguh fantastis nya makin liar saat hasratnya bisa benar-benar tersalurkan dengan sangat memuaskan luar biasa


"Tapi kalau aku tidak bisa memuaskanmu bagaimana?"tanya Rubby sambil melihat Guntur dengan lekat


"Kamu selalu bisa memuaskanku by"sambil membantu Rubby bergerak naik turun,dan Rubby mengikutinya..setelah Rubby tau apa yang harus dia lakukan Guntur mulai menyesap dada mungil yang mulai memanggil nya untuk di nikmati.. sensasi yang luar biasa,panas membakar jiwa yang sedang menggelora dengan hasrat yang mulai naik mencapai puncaknya..Rubby langsung ambruk bersama dengan erangan keduanya yang membuncah..


"Aku sangat lelah,bisakah kita sudahi hari ini? aku mohon!"kata Rubby lirih sambil mengatur nafasnya yang memburu

__ADS_1


"Tentu,kamu sangat luar biasa sayang.."membantu Rubby menggosok tubuhnya dengan lembut,tak sungkan dia juga bermain di bagian inti istrinya dengan alasan membantunya membersihkan sisa-sisa percintaannya,Rubby tak ada tenaga untuk melawannya,jadi dia hanya pasrah dengan menggigit bibir bawahnya untuk menahan sesuatu yang menyerangnya,lalu mengangkat nya untuk membersihkan sisa-sisa sabun yang menempel ditubuhnya di bawah guyuran air shower setelah semua ritual mandi plus-plus selesai,Guntur segera membantu Rubby memakai pidananya tanpa Daleman,Guntur juga segera berpakaian,dan langsung menyelimuti tubuh istrinya yang dari tadi sangat lemas tak bertenaga,hujan di luar cukup lebat membuat keduanya makin mengeratkan pelukannya


"Aku ingin kita terus bersama by,tapi aku bingung bagaimana caranya meyakinkanmu,haruskah aku memaksamu dengan membuat perjanjian seumur hidup?atau seperti pujangga yang merayumu dengan kata-kata mesra?aku bukan pria yang romantis,aku juga tak bisa memperlakukan mu dengan manis,ajari aku untuk bisa membuatmu tetap berada di sisiku by..selamanya aku ingin kamu berada disisiku"bisik Guntur dan memberi kecupan di puncak kepala istrinya..


__ADS_2