Penjaga Hati

Penjaga Hati
Tak Ingin Menjauh


__ADS_3

Rubby merasa badannya sangat lelah setelah penyatuan nya dipagi hari,berlahan dia menggeser tubuh Guntur yang masih berada diatasnya,karena dia ingin membersihkan diri,tapi dengan cepat Guntur mengangkat kepalanya dan menatapnya


"A..ada apa?saya..eh aku cuma mau membersihkan diri,karena hari ini sudah waktunya untuk bekerja kembali"jawab Rubby gugup dan tak berani menatap wajah suaminya yang tepat berada di atasnya


"Kamu tidak lelah?"


"Lelah,tapi sa..eh aku tak bisa bolos kerja,nanti kena SP dari HRD"sindir Rubby sambil melirik ke arah suaminya yang terkekeh kecil


"Rajin juga kamu,takut banget kena SP dari HRD?tapi kenapa kamu g pernah takut kena marah dariku?"cibir Guntur sambil menggeser beban tubuhnya ke samping,tapi tak melepaskan tubuh istrinya dari pelukan tangan kekarnya


"Harus di jawab ya?aku sendiri tidak tau kenapa bisa seperti itu..mungkin karena HRD nya terlihat galak"mencoba melepaskan diri dari pelukan suaminya


"Emang kamu udah bisa beraktivitas seperti biasa? alerginya gimana?udah g apa-apa kalau dibuat kerja?g sesak dan gatal lagi?"lebih mengeratkan pelukannya


"G..tinggal merah-merah nya saja,ini juga udah sedikit memudar,lagian wanitamu itu sangat mengerikan, sepertinya aku harus lebih berhati-hati lagi agar tidak jadi korban salah sasaran"sungut Rubby sambil menggembungkan pipinya lucu


"Hahaha..aku tak tau harus memarahinya atau malah berterima kasih padanya,karena dengan kesalahannya itu,membuat penyamaran mu terbongkar di depanku"mengecup puncak kepala istrinya yang masih dalam dekapannya


"Huuffh... mungkin emang udah harus terbongkar,mau gimana juga tetap akan terbongkar,lain kali kalau ketemu wanitaku lagi tolong jauhi aku sejauh mungkin,aku tak ingin terlibat dengan wanita-wanita mu yang mengerikan,baru ketemu satu udah buat aku hampir mati,kalau dua,tiga dan seterusnya bisa apa aku dibuatnya"keluh Rubby membuang nafasnya kasar,dan entah kenapa membuat Guntur tegang kembali


"CK..kamu sengaja menggodaku kan?"


"Menggoda apa?aku sama sekali tak Menggoda mu"elak Rubby yang merasakan sesuatu yang keras sedang menusuk-nusuk perut bagian bawahnya


"Lain kali berhati-hati lah,meski itu hanya untuk bernafas,kalau aku hilang kendali bisa jadi kamu tak akan bisa bangun dari tempat tidur"Guntur beranjak dari ranjang dan langsung menyingkap selimut tebal yang tadi menutupi tubuh polos mereka berdua,kemudian langsung menggendong tubuh polos istrinya menuju kamar mandi


Rubby mencoba menutupi area dada yang dari tadi di tatap lapar oleh suaminya dengan kedua tangan lentiknya,dan itu membuat Guntur tersenyum lebar

__ADS_1


"Ngapain ditutupi seperti itu?bahkan aku sudah melahapnya sampai merah gitu"ledek Guntur masih dengan senyuman nya


"Hanya untuk melindungi diri,takutnya kamu hilang kendali karena melihat ini,bukannya tadi kamu bilang aku harus berhati-hati lagi dalam bersikap"Guntur sudah mendudukkannya di samping wastafel kamar mandi dan mengukungnya


"Lalu kamu membiarkan ini terbuka untuk di nikmati?"sambil mencolek daerah sensitif Rubby yang tak tertutup sambil menarik turunkan alisnya


"Aahh...jangan nakal, kondisikan tanganmu"menepis halus tangan Guntur yang bermain di bawah sana sesukanya


"Aku tak bisa mengendalikan nya,kamu yang sengaja membiarkan nya terbuka,apa dayaku yang tak bisa membiarkan ini menganggur begitu saja"dengan liar langsung memposisikan diri memasuki istrinya lagi,dan tanpa aba-aba si jumbo udah melesak masuk ke sarang sempit kesayangan nya,entah apa yang terjadi pada si jumbo hingga tak mau jauh-jauh dari sarangnya,bahkan bisa bertahan lama tanpa bocor sedikitpun,hingga membuat Guntur benar-benar bisa menggila tiap saat seperti saat ini,dia kembali menggilai tubuh istrinya yang bisa menjinakkan si jumbo dengan sangat baik,hingga beberapa saat sesi bercinta mereka dan kembali mereguh nikmatnya pelepasan untuk kesekian kalinya dan langsung berendam bersama dengan posisi Rubby berada di pangkuan Guntur meski Guntur tak mau melepaskan penyatuannya..dan itu membuat Rubby sangat tersiksa dibuatnya tapi dia tak berdaya menolak kemauan suami mesumnya itu,hingga si jumbo tenang dan melepaskan diri dari sarangnya..barulah Rubby bisa terbebas dari cengkraman yang menyiksa tapi nikmat itu..


Keduanya bersiap untuk kembali bekerja setelah dua hari libur


"Aku berangkat dulu,g enak kalau telat masuk"Rubby terburu-buru membersihkan peralatan makan dan bergegas menuju tempat sepatu yang akan dia pakai,tapi tiba-tiba Guntur menarik tangannya


"Kita bisa berangkat bareng"ambil memasangkan kaca mata Rubby yang terlupa di meja makan tadi


"Eh..hampir saja ketinggalan,aku bisa naik ojol,g baik kalau terlihat kita berangkat bersama"membenarkan letak kaca mata nya lalu memakai sepatu sambil berdiri


"Terima kasih,tapi tetap saja takut jadi gosip " merapikan kemeja dan juga rambutnya


"Aku tak menerima penolakan by,kita berangkat sekarang"langsung menggandeng tangan istrinya keluar dari apartemen untuk menuju parkiran mobil,Rubby tak bisa membantah keinginan bos sekaligus suaminya itu..dia benar-benar kesal tapi tak bisa melawan dan membantah dan hanya pasrah menerimanya saja..


Keduanya berangkat bersama,sesampainya di kantor,Rubby yang biasanya naik lift karyawan langsung ditarik Guntur untuk masuk ke lift khusus untuk petinggi dan kembali lagi Rubby pasrah karenanya..


"Untuk ke depannya harus seperti ini,g boleh jauh-jauh lagi,ingat status mu sekarang adalah istri ku"tekan Guntur dan Rubby hanya mengangguk beberapa kali tapi itu malah membuat Guntur gemes dan langsung mendekatkan wajahnya pada istrinya..Rubby yang tau situasi gawat itu langsung mundur beberapa langkah..hingga menempel di dinding lift tak bisa mundur lagi


"Jangan terlalu dekat,nanti ada yang melihat jadi salah faham pada kita"menahan tubuh Guntur yang hampir menempel padanya

__ADS_1


"G ada yang berani menolak ku selain kamu by.."dengan cepat menarik tengkuk istrinya dan menyesap bibir mungil itu dengan rakus dan sedikit kasar hingga Rubby yang terkejut tak bisa menghindari itu semua..membuat penampilannya sedikit berantakan dibuatnya..setelah puas dengan ciuman panas nya,Guntur kembali merapikan penampilan istrinya..


"host..host..host.."nafas Rubby terasa hampir habis dan dia segera menghirup udara sebanyak-banyaknya saat Guntur melepaskan ciumannya


"Kamu harus lebih banyak belajar berciuman by,atau kamu akan mati karena kehabisan nafas saat berciuman.."goda Guntur sambil tersenyum nakal menatap istrinya yang terlihat sedikit berantakan karena ulahnya barusan


"Saya hanya pemula,wajar kalau tidak berpengalaman,saat saya sudah mahir nanti ciumannya tidak dengan Anda lagi"sahut Rubby kesal dan langsung melangkah keluar karena pintu lift sudah terbuka,sedangkan Guntur yang mendengar jawaban Rubby di buat kesal sendiri


"Sial.. berani-beraninya dia mau berciuman dengan pria lain,aku tak akan pernah melepaskannya,jadi dia tak bisa berciuman dengan pria lain selain aku"batin Guntur sambil berjalan mengikuti Rubby dari belakang sambil terus memperhatikan tubuh istrinya yang tepat berada di depannya


Saat hendak masuk ke ruangannya,Rubby sudah di tarik oleh Guntur untuk masuk ke ruangan bosnya itu..


"Eeeh...kok saya di tarik ke sini?"


"Mulai hari ini,kita satu ruangan"


"G bisa gitu dong..saya kan ada ruangan sendiri.."


"Tak ada penolakan" menarik Rubby untuk duduk di pangkuannya..


"Jangan seperti ini,nanti ada yang lihat"Rubby benar-benar tidak nyaman duduk di pangkuan suaminya itu


"Apa yang kamu gunakan untuk mengikatku?kenapa aku tak bisa jauh darimu?"Guntur mengeratkan pelukannya dan menelusup kan wajahnya di dada istrinya


"Jangan ngaco..aku tak pernah memakai apapun untuk mengikatmu,dan aku tak melarang mu menjauh dariku"jawab Rubby kesal karena Guntur mulai menggerak-gerakkan wajahnya di dadanya dan itu sangat geli-geli sedap


"Tapi aku selalu menggila saat bersamamu"menengadahkan wajahnya menatap istrinya

__ADS_1


"Mungkin itu hanya kesenangan sesaat,jangan terlalu terbuai,saat nanti kamu bertemu dan mendapatkan wanita yang lebih menarik dariku,kamu akan beralih dariku dengan cepat..jadi untuk saat ini nikmati dulu rasa yang ada..satu bulan kamu pasti sudah bosan"Rubby beranjak dari pangkuan Guntur,dan Guntur tak menahannya lagi


"Entahlah,aku tak tau bisa menjauh darimu atau tidak,tapi selama ini aku tak pernah merasakan senyaman ini saat bersama dengan wanita manapun..bahkan aku tak bisa menjauh darimu meski hanya sesaat"batin Guntur


__ADS_2